Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENGARUH ETIKA KERJA DAN LINGKUNGAN NON FISIK TERHADAP DISIPLIN KERJA KARYAWAN DI AFRA MUSLIM DISTRO Bias Dhia Rabbani; Dudi Hendaryan; Inne Satyawisudarini
Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 5 No. 2 (2026): Juni: Jurnal ekonomi dan Manajemen
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jekma.v5i2.2838

Abstract

Kepatuhan kerja staf pada Afra Muslim Distro Bandung dikaji melalui sudut pandang moralitas profesional dan atmosfer kerja non-material dalam riset ini. Studi kuantitatif yang mengusung sifat deskriptif serta verifikatif ini menempatkan etika kerja beserta kondisi lingkungan non-fisik selaku variabel bebas, sedangkan kedisiplinan bertindak sebagai variabel terikat. Seluruh karyawan yang berjumlah 33 orang dijadikan subjek amatan secara menyeluruh lewat skema sampling jenuh atau sensus. Penjaringan opini mengandalkan instrumen kuesioner dengan skala Likert, di mana datanya dikonversi memakai Method of Successive Interval sebelum diuji lewat analisis jalur. Berdasarkan hasil olah data, moralitas kerja secara parsial terbukti membawa kontribusi positif dan signifikan dengan nilai koefisien beta sebesar 0,612 serta nilai t hitung mencapai 4,342, melampaui t tabel sebesar 2,042 pada tingkat signifikansi kurang dari 0,001. Di samping itu, lingkungan non-fisik juga memperlihatkan pengaruh positif dan signifikan yang serupa, ditandai oleh koefisien beta sebesar 0,323 dan nilai t hitung 2,293 dengan signifikansi di bawah 0,029. Apabila diuji bersama-sama, kombinasi kedua aspek tersebut berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan karyawan dengan capaian F hitung sebesar 61,013 yang berada di atas F tabel sebesar 3,32 serta signifikansi di bawah 0,001. Gabungan faktor tersebut memberikan sumbangsih sebesar 80,3 persen pada variasi disiplin, sedangkan sisa 19,7 persen dipicu oleh aspek eksternal lain di luar amatan. Oleh karena itu, penguatan nilai moral dalam bekerja serta pencarian suasana kerja non-fisik yang harmonis menjadi kunci strategis demi mendongkrak ketertiban kerja staf.
PENGARUH RETURN ON ASSET (ROA) DAN EARNING PER SHARE (EPS) TERHADAP HARGA SAHAM PADA BANK BUMN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2016-2025 Muhammad Naufal Suhermanudin; Dudi Hendaryan; Muhamad Hidayat
PERFORMANCE: Jurnal Bisnis & Akuntansi Vol 16 No 1 (2026): Performance: Jurnal Bisnis & Akuntansi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Wiraraja Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/feb.v16i1.5333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Return on Asset (ROA) dan Earning per Share (EPS) terhadap harga saham pada bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan dan harga saham empat bank BUMN, yaitu Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, dan Bank Tabungan Negara selama sepuluh tahun pengamatan sehingga diperoleh 40 observasi. Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak EViews. Berdasarkan hasil pemilihan model, Random Effect Model merupakan model yang paling sesuai digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Return on Asset memiliki hubungan positif terhadap harga saham, namun tidak berpengaruh signifikan. Demikian pula Earning per Share menunjukkan hubungan negatif dan tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Secara simultan kedua variabel juga belum mampu menjelaskan perubahan harga saham secara signifikan, sehingga mengindikasikan bahwa pergerakan harga saham bank BUMN selama periode penelitian lebih banyak dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti kondisi makroekonomi, sentimen pasar, kebijakan moneter, dan perilaku investor dibandingkan indikator fundamental perusahaan.
PENDAMPINGAN PEMBENTUKAN ORGANISASI ALUMNI FEB-UNIVERSITAS LANGLANG BUANA Mirna Nurwenda; Dudi Hendaryan; Ryan Fani
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/m56g6291

Abstract

Berdasarkan adanya himbauan dari Rektor Unla kepada seluruh civitas academica untuk ikut mencari solusi mempertahankan jumlah mahasiswa supaya tidak putus kuliah, maka salah satu solusinya pemberian beasiswa pendidikan. IKA FEB Unla berusaha memenuhi himbauan tersebut dengan membentuk organisasi kepengurusan dalam bidang pendidikan. Pembentukan IKA FEB Unla memerlukan anggaran dasar dan rumah tangga (AD/ART)yang disahkan oleh notaris. Pengabdian berupa pendampingan pembentukan organisasi alumni. Pengabdian ini berhasil menyusun AD/ART tersebut untuk didaftarkan sebagai perkumpulan pada Kemenkumham.
Capital Structure, Profitability, and Firm Value in Indonesian State-Owned Banks: Panel-Data Evidence 2021–2025 Satrio Putra Prijowedar; Dudi Hendaryan
Almana : Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol. 10 No. 2 (2026): August
Publisher : Bandung: Prodi Manajemen FE Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36555/almana.v10i2.3067

Abstract

Firm value is an important indicator of investor confidence, yet accounting performance and market valuation do not always move together in Indonesian state-owned banks. This study examines the associations of the Debt-to-Equity Ratio (DER) and Return on Assets (ROA) with Price-to-Book Value (PBV) in four state-owned banks listed on the Indonesia Stock Exchange during 2021–2025. A balanced panel of 40 bank-semester observations was estimated using a bank fixed-effects model. The reported conventional estimates indicate positive associations of DER and ROA with PBV. The adjusted R² is 0.8468, but it includes the bank fixed effects and should not be attributed to the two financial ratios alone. Because the panel contains only four banks and the available output does not provide panel-robust standard errors, the inferential results are interpreted cautiously as associational evidence. The findings underline the need to interpret bank liabilities as part of the intermediation model and to assess profitability together with bank-specific risk and capitalization indicators.