Penelitian ini menganalisis pengaruh beban kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja ASISTEN PNS (ASN) di Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi beban kerja, lingkungan kerja, dan kinerja ASN, serta untuk menguji pengaruh parsial dan simultan beban kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif serta desain survei. Populasi terdiri dari 85 ASISTEN PNS, yang semuanya digunakan sebagai sampel melalui pengambilan sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, dan regresi linier berganda dengan IBM SPSS Statistics 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berada pada kategori tinggi (rata-rata 3,97), lingkungan kerja juga berada pada kategori tinggi (rata-rata 4,03), dan kinerja ASN berada pada kategori sangat tinggi (rata-rata 4,27). Secara parsial, beban kerja memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja ASN (p < 0,001), dan lingkungan kerja juga memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja ASN (p = 0,003). Secara bersamaan, beban kerja dan lingkungan kerja secara signifikan mempengaruhi kinerja ASN (p < 0,001) dengan koefisien determinasi sebesar 35,1%, sedangkan 64,9% dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan beban kerja yang proporsional dan lingkungan kerja yang kondusif sangat penting untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja ASN di instansi pekerjaan umum dengan tugas yang kompleks.