Mgs. Arya Cannavaro
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kinerja Layanan SIMRS di RSUD Siti Fatimah Palembang Menggunakan Pendekatan ITIL V4 Mgs. Arya Cannavaro; Adya Duta Maulaya; M Ghalyndra Perdana; Fenny Purwani
Journal of Information Systems and Business Technology Vol 2 No 3 (2026): Journal of Information Systems and Business Technology
Publisher : PT Jurnal Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah sakit semakin bergantung pada sistem informasi untuk menunjang operasional klinis dan administratif. RSUD Siti Fatimah Palembang telah mengimplementasikan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) mandiri berbasis framework Laravel sejak September 2023. Namun, tata kelola manajemen layanan TI (IT Service Management/ITSM) yang menopangnya masih memerlukan evaluasi menyeluruh guna menjamin nilai layanan dan kepatuhan regulasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kondisi ITSM eksisting menggunakan kerangka ITIL v4 dan ISO/IEC 20000, memetakan proses bisnis menggunakan notasi BPMN 2.0, melaksanakan audit ITSM menggunakan model kematangan COBIT 2019, serta memberikan rekomendasi strategis. Survei lapangan dan wawancara mendalam mengungkapkan bahwa tingkat kematangan ITSM secara keseluruhan berada di level 1-2 (Ad-hoc hingga Managed), dengan gap kritis pada Incident Management, Knowledge Management, Backup & Disaster Recovery, dan enkripsi data. Rekomendasi strategis meliputi implementasi GLPI sebagai sistem ticketing formal, penyusunan prosedur Backup & DRP, penerapan enkripsi HTTPS/TLS, serta pembangunan knowledge base digital menggunakan BookStack. Dengan implementasi terstruktur menggunakan tools open-source, RSUD Siti Fatimah dapat meningkatkan tingkat kematangan ITSM ke level 3 dalam 12 bulan tanpa investasi finansial yang besar.
Pengelolaan dan Publikasi Data Izin Usaha Industri pada Portal Satu Data Sumatera Selatan Mgs. Arya Cannavaro; Gusmelia Testiana
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1403

Abstract

Kebijakan Satu Data Indonesia (SDI) yang ditetapkan melalui Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 mewajibkan setiap instansi pemerintah untuk mengelola dan mempublikasikan data sektoral secara baku, bermetadata, dan interoperable melalui satu portal data yang terintegrasi. Penelitian ini membahas implementasi pengelolaan dan publikasi data sektoral Izin Usaha Industri (IUI) pada Portal Satu Data Sumatera Selatan di Dinas Perindustrian Provinsi Sumatera Selatan, yang dilaksanakan melalui Program Magang Berdampak Satu Data Diskominfo Provinsi Sumatera Selatan Batch 2 Tahun 2026. Masalah yang dihadapi adalah ketidaksesuaian antara lima indikator data yang semula diarahkan dengan kewenangan data riil dinas, sehingga menuntut verifikasi ulang kewenangan produsen data di tengah pelaksanaan program. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan partisipasi aktif selama periode 22 April sampai dengan 30 Juni 2026. Hasil rapat reviu evaluasi menetapkan bahwa hanya satu dari lima indikator, yaitu Persentase Izin Usaha Industri yang Diterbitkan, yang benar-benar menjadi kewenangan langsung dinas, dan berhasil dipublikasikan pada aplikasi CKAN Portal Satu Data Sumsel beserta metadata lengkap sesuai standar SDI. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi SDI di tingkat Organisasi Perangkat Daerah lebih ditentukan oleh kejelasan kewenangan dan akuntabilitas data dibandingkan jumlah dataset yang dipublikasikan, sehingga pemetaan kewenangan produsen data sejak tahap perencanaan menjadi prasyarat penting keberhasilan program.