Sitti Hajar
Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Kompetensi Mahasiswa PGSD Melalui Program Asistensi Mengajar Berbasis Experiential learning di SD IT Darul Muhsin Makassar Sitti Hajar; Sayidiman
LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/lestari.v4i1.3355

Abstract

Program Asistensi Mengajar di Sekolah Dasar (AMSD) merupakan implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang memberi ruang bagi mahasiswa calon guru untuk mengembangkan kompetensi melalui pengalaman mengajar langsung. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kompetensi mahasiswa PGSD sekaligus mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di SDIT Darul Muhsin Makassar. Program dilaksanakan selama enam pekan dengan melibatkan 14 mahasiswa PGSD FIP Universitas Negeri Makassar. Metode kegiatan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berbasis experiential learning melalui tahap observasi, perencanaan, pelaksanaan asistensi mengajar, dan refleksi-evaluasi. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, wawancara, telaah laporan mahasiswa, dan refleksi kegiatan. Hasil program menunjukkan bahwa mahasiswa menghasilkan luaran berupa modul ajar, LKPD, bahan ajar, asesmen sederhana, media pembelajaran digital, media nondigital, video praktik mengajar, dokumentasi kegiatan, dan laporan refleksi. Program ini juga berdampak pada peningkatan variasi aktivitas belajar, pendampingan siswa, serta dukungan terhadap kegiatan literasi, market day dan kegiatan ekstrakurikuler lainnya. Dengan demikian, AMSD berbasis experiential learning berkontribusi dalam penguatan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian mahasiswa serta memberi manfaat nyata bagi sekolah mitra.
Edukasi Berbasis Literasi Sains dalam Membentuk Kebiasaan Konsumsi Makanan Bergizi pada Generasi Alpha Siti Zahra Mulianti Natsir; Erma Suryani Sahabuddin; Hardiyanti Hatibu; Sitti Hajar; Rifhani Handayani L.
LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/lestari.v4i1.3364

Abstract

Kebiasaan konsumsi makanan tidak sehat pada anak sekolah dasar menjadi salah satu permasalahan yang meningkat pada era Generasi Alpha. Paparan media digital dan tingginya konsumsi makanan instan menyebabkan siswa lebih tertarik mengonsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak dibandingkan makanan bergizi seimbang. Hasil observasi awal di UPT SPF SD Negeri Layang III Kota Makassar menunjukkan bahwa sebagian besar siswa masih memiliki kecenderungan mengonsumsi jajanan instan dan minuman manis tanpa mempertimbangkan kandungan gizi maupun dampaknya terhadap kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan membangun kebiasaan konsumsi makanan bergizi berbasis literasi sains pada siswa sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan pada siswa kelas IV dan V dengan jumlah peserta sebanyak 35 siswa. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, tanya jawab, dan diskusi menggunakan media visual berupa poster dan gambar makanan sehat. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test berbasis framework literasi sains PISA 2025 yang mencakup domain kompetensi sains, pengetahuan sains, environmental science, dan identitas sains. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata siswa dari 59,7 menjadi 85,7. Kegiatan ini efektif meningkatkan literasi sains siswa terkait konsumsi makanan bergizi dan perilaku hidup sehat. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi sains siswa dalam memahami pentingnya konsumsi makanan bergizi serta mendukung pembentukan kebiasaan hidup sehat pada Generasi Alpha di sekolah dasar.