Sayidiman
Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Pelatihan Pendidikan Karakter Berbasis Budaya Sekolah bagi Guru Sekolah Dasar di SDN Centre Malino Hamzah Pagarra; Hardianto Rahman; Sayidiman; Muhammad Nur Abdullah; Ahmad Syawaluddin
LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/lestari.v4i1.3335

Abstract

Pendidikan karakter berbasis budaya sekolah merupakan salah satu strategi penting dalam membentuk peserta didik yang berkarakter, disiplin, dan berintegritas. Namun, implementasi pendidikan karakter di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, terutama keterbatasan kompetensi guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai karakter ke dalam budaya sekolah secara sistematis dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang serta mengimplementasikan pendidikan karakter berbasis budaya sekolah di SDN Centre Malino Kabupaten Gowa. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan partisipatif, diskusi kelompok, studi kasus, simulasi, praktik penyusunan program budaya sekolah, serta pendampingan berbasis Learning Management System menggunakan Google Classroom. Kegiatan diikuti oleh 21 peserta yang terdiri atas kepala sekolah dan guru. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep pendidikan karakter dan budaya sekolah dengan tingkat penguasaan materi mencapai rata-rata 88%. Selain itu, peserta mampu menyusun rancangan program budaya sekolah yang kontekstual dan sesuai dengan kebutuhan sekolah. Pemanfaatan Google Classroom juga membantu meningkatkan aksesibilitas materi, interaksi peserta, dan efektivitas evaluasi pelatihan. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat budaya sekolah sebagai basis pendidikan karakter sekaligus meningkatkan kompetensi profesional guru sekolah dasar.
Penguatan Kompetensi Mahasiswa PGSD Melalui Program Asistensi Mengajar Berbasis Experiential learning di SD IT Darul Muhsin Makassar Sitti Hajar; Sayidiman
LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/lestari.v4i1.3355

Abstract

Program Asistensi Mengajar di Sekolah Dasar (AMSD) merupakan implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang memberi ruang bagi mahasiswa calon guru untuk mengembangkan kompetensi melalui pengalaman mengajar langsung. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kompetensi mahasiswa PGSD sekaligus mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di SDIT Darul Muhsin Makassar. Program dilaksanakan selama enam pekan dengan melibatkan 14 mahasiswa PGSD FIP Universitas Negeri Makassar. Metode kegiatan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berbasis experiential learning melalui tahap observasi, perencanaan, pelaksanaan asistensi mengajar, dan refleksi-evaluasi. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, wawancara, telaah laporan mahasiswa, dan refleksi kegiatan. Hasil program menunjukkan bahwa mahasiswa menghasilkan luaran berupa modul ajar, LKPD, bahan ajar, asesmen sederhana, media pembelajaran digital, media nondigital, video praktik mengajar, dokumentasi kegiatan, dan laporan refleksi. Program ini juga berdampak pada peningkatan variasi aktivitas belajar, pendampingan siswa, serta dukungan terhadap kegiatan literasi, market day dan kegiatan ekstrakurikuler lainnya. Dengan demikian, AMSD berbasis experiential learning berkontribusi dalam penguatan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian mahasiswa serta memberi manfaat nyata bagi sekolah mitra.