Produktivitas jagung di tingkat petani masih belum optimal akibat belum diterapkannya intensifikasi budidaya secara menyeluruh serta lemahnya pengelolaan agribisnis usaha tani. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan petani jagung dalam penerapan intensifikasi budidaya dan pengelolaan agribisnis jagung. Kegiatan dilaksanakan di Desa Gununganyar, Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso dengan melibatkan 30 petani jagung sebagai peserta. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif masyarakat melalui kegiatan penyuluhan dan pelatihan materi budidaya jagung serta penguatan manajemen usaha tani. Materi yang disampaikan meliputi pengaturan jarak tanam, pemupukan berimbang, pengendalian hama dan penyakit, analisis usaha tani sederhana, serta pemasaran hasil pertanian. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pendekatan pretest dan posttest retrospektif untuk mengukur tingkat pemahaman peserta sebelum dan setelah kegiatan dilaksanakan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta pada seluruh indikator yang diukur, terutama pada aspek pemupukan berimbang, efisiensi penggunaan input produksi, dan pengelolaan usaha tani. Selain itu, peserta juga menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai pentingnya pencatatan usaha tani, akses informasi pasar, serta penguatan kelembagaan kelompok tani. Tingginya partisipasi dan keterlibatan aktif peserta menunjukkan bahwa materi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan petani. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini dinilai mampu meningkatkan kapasitas petani jagung baik pada aspek teknis budidaya maupun pengelolaan agribisnis usaha tani.