Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Penerapan Modul Ajar dengan Metode Deep Learning untuk Mendorong Pembelajaran Aktif dan Kolaboratif di SD Negeri 06 Pekan Selasa Riza Eka Putri; Afrimon; Rosmadiana; Dinda Lusti Amelia; Efni Dwi Rachma Nasti; Mulia Novemberi; Regi Anggara; Valenia Dwi Putri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPMWI-JULI
Publisher : LPPM Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpmwi.v1i3.77

Abstract

Deep Learning di sekolah dasar tidak menekankan kepada penggunaan teknologi mutakhir tetapi lebih menekankan kepada konsep memahami, mengaitkan, dan mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan nyata. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan kepada guru di SD Negeri 06 Pekan Selasa mengenai Metode Deep Learning dan penerapannya dalam pembuatan modul ajar agar guru bisa mengintegrasikan prinsip belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menyenangkan. Kegiatan ini dilakukan dalam tiga tahap, pertama melakukan observasi awal dengan memberikan kuisioner. Kedua membuat surat ijin. Ketiga melakukan pelatihan tentang konsep pelaksanaan metode Deep Learning dan penerapannya dalam pembuatan modul ajar. Hasil kuisioner menunjukkan hanya sebagian kecil guru memiliki pemahaman dasar tentang deep learning tetapi masih sebatas konsep. Pemahaman otodidak yang diperoleh melalui internet dan belum adanya pelatihan resmi membuat guru berusaha memahami secara mandiri dan merasa kesulitan untuk menerapkan dalam pembuatan modul ajar agar pembelajaran aktif dan kolaboratif bisa terlaksana. Kegiatan diadakan selama satu hari. Tim PKM STKIP Widyaswara Indonesia memberikan materi tentang konsep mendasar dan mendalam tentang konsep Deep Learning kemudian dilanjutkan dengan memberikan contoh penerapan modul ajar sesuai kepakaran masing-masing. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mengimplementasikan Deep Learning di Sekolah Dasar serta membuka peluang kolaborasi lanjutan antara sekolah dengan perguruan tinggi.
Implementasi Program Pengenalan Lingkungan Persekolahan terhadap Pengembangan Keterampilan Mengajar Mahasiswa di UPT SDN 09 Kepala Bukit Valenia Dwi Putri; Afrimon
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPMWI-JULI
Publisher : LPPM Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpmwi.v1i3.124

Abstract

Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) merupakan kegiatan dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa calon guru dalam mengenal secara langsung situasi, kondisi, budaya, dan memahami dinamika sekolah. Melalui PLP, mahasiswa diharapkan dapat memahami iklim akademik, tata tertib, karakteristik peserta didik, manajemen sekolah, serta peran pendidik dan tenaga kependidikan. Kegiatan ini menjadi kegiatan dasar dan membantu bagi mahasiswa untuk membangun kompetensi pedagogik, sosial, dan profesional sebelum melaksanakan praktir mengajar secara penuh. Kegiatan ini dilaksanakan di SDN 09 Kepala Bukit, mahasiswa terlibat dalam penyusunan perangkat pembelajaran, pembuatan media, praktik mengajar, serta pengelolaan kegiatan kurikulum dan ekstrakurikuler. Pengalaman langsung ini memudahkan mahasiswa menghubungkan teori yang diperoleh di perkuliahan dengan praktik di lapangan. Dengan demikian, PLP menjadi langkah awal yang tepat dalam mempersiapkan calon pendidik yang kompeten, kreatif, dan siap menghadapi tantangan di sekolah dasar.
Penerapan Metode One Step Each (OSE) untuk Merangsang Kemampuan Kognitif dan Kreativitas Belajar melalui Kegiatan Ekstrakurikuler di Sekolah Dasar Riza Eka Putri; Fitriani; Afrimon; Dwi Sefti Hendro; Isma Sukni Lastri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 1 (2026): JPMWI-JANUARI
Publisher : LPPM Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpmwi.v2i1.157

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengenalkan Metode One Step Each (OSE), yangmerupakan pendekatan pembelajaran bertahap yang menekankan aktivitas sederhana, berurutan, danmenyenangkan sesuai dengan karakteristik siswa Sekolah Dasar, untuk merangsang kemampuan kognitifdan kreativitas siswa dalam belajar. Kegiatan ini dilaksanakan di UPT SD Negeri 11 Bancah Kec. KPGDKabupaten Solok Selatan atas permintaan sekolah yang mengeluhkan bahwa masih ada siswa yang belumlancar membaca. Karena di Sekolah ini juga sudah di ajarkan Bahasa Inggris, maka sekaligus meminta agardiberikan pelatihan untuk pembelajaran Bahasa Inggris. Pelatihan melibatkan guru-guru mengenaipelaksanaan pembelajaran membaca dan Bahasa Inggris yang dipadukan dalam kegiatan ekstrakurikuler.Pelaksanaan kegiatan meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, yang diwujudkan melalui aktivitasmembaca bertahap, permainan bahasa, latihan kosakata, serta praktik komunikasi sederhana. Hasil simulasikegiatan melalui guru-guru yang berperan sebagai siswa menunjukkan bahwa penerapan Metode OSEmampu merangsang kemampuan kognitif dan kreativitas siswa dalam belajar. Guru-guru bisa merasakansiswa mereka nantinya akan menjadi lebih aktif, percaya diri, dan antusias dalam mengikuti kegiatanpembelajaran. Dengan demikian, penerapan Metode OSE dapat menjadi solusi alternatif yang efektif dalamkegiatan Pengabdian kepada Masyarakat untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di SekolahDasar.
Peran Mahasiswa PLP dalam Mendukung Kegiatan Ekstrakurikuler di UPT SDN 09 Kepala Bukit Efni Dwi Rachma Nasti; Afrimon
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 1 (2026): JPMWI-JANUARI
Publisher : LPPM Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpmwi.v2i2.213

Abstract

Kegiatan Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) merupakan salah satu program akademik yang bertujuan memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa calon guru dalam memahami kondisi lingkungan sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan di UPT SDN 09 Kepala Bukit dengan fokus pada pengamatan dan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ekstrakurikuler sekolah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, dokumentasi, dan partisipasi langsung mahasiswa selama pelaksanaan PLP. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program ekstrakurikuler di UPT SDN 09 Kepala Bukit berperan penting dalam mengembangkan bakat, minat, kreativitas, kedisiplinan, serta karakter peserta didik. Kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan meliputi kepramukaan, kesenian, olahraga, Unit Kesehatan Sekolah (UKS), dan qasidah ria. Melalui kegiatan tersebut mahasiswa memperoleh pengalaman langsung mengenai pengelolaan kegiatan sekolah, pembinaan karakter siswa, serta penerapan pendidikan nonakademik di sekolah dasar. Dengan demikian, kegiatan PLP memberikan manfaat bagi mahasiswa dalam meningkatkan kompetensi pedagogik, sosial, dan profesional sebagai calon pendidik.
Peran Pendidik Sebagai Motivator Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas II Pada Mata Pelajaran Matematika Di SDN 04 Sungai Aro Kabupaten Solok Selatan Yosi Miskori; Yelli Marthaliza; Lili Ratnasari; Afrimon; Fitriani
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 3 No. 3 (2026): JPWI-AGUSTUS
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i2.208

Abstract

Peran Pendidik sebagai Motivator dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas II pada Mata Pelajaran Matematika Kelas II di SDN 04 Sungai Aro Kabupaten Solok Selatan. Skripsi Program Studi PGSD Widyaswara Indonesia. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran pendidik sebagai motivator dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana peran pendidik sebagai motivator dalam pembelajaran Matematika, serta dampaknya terhadap motivasi belajar peserta didik kelas II di SDN 04 Sungai Aro Kabupaten Solok Selatan. Pada penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian guru kelas II, kepala sekolah, dan peserta didik kelas II. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendidik berperan aktif sebagai motivator melalui penggunaan metode pembelajaran kooperatif, media konkret, pemberian penghargaan, serta penyisipan ice breaking. Strategi tersebut terbukti meningkatkan semangat, rasa percaya diri, dan partisipasi aktif peserta didik dalam pembelajaran Matematika. Dengan demikian, peran pendidik sebagai motivator berkontribusi penting dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan meningkatkan motivasi belajar peserta didik.
Pengaruh Soal Higher Order Thinking Skills Terhadap Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Alam Dan Sosial (IPAS) Siswa Kelas IV SD Negeri 09 Kepala Bukit Kabupaten Solok Selatan Yusi Marsa Heriyandini; Afrimon; Rosma Diana; Ade Marlia; Nurvazlin Nova
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 3 No. 3 (2026): JPWI-AGUSTUS
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i2.209

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa kelas IV SD Negeri 09 Kepala Bukit, Kabupaten Solok Selatan, dalam menyelesaikan soal berbasis masalah pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Untuk mengatasi hal tersebut, digunakan soal berbasis Higher Order Thinking Skills. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan soal Higher Order Thinking Skills terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-eksperimental tipe One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas IV. Penelitian dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan, di mana setiap pertemuan terdiri dari tahap pretest, pemberian perlakuan, dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa, yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata dari Pretest sebesar 63,48 menjadi 83,91 pada Posttest. Uji hipotesis dilakukan menggunakan uji Wilcoxon, dengan hasil Asymp.Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Dengan demikian, terdapat perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan soal Higher Order Thinking Skills berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Negeri 09 Kepala Bukit Kabupaten Solok Selatan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa kelas IV SD Negeri 09 Kepala Bukit, Kabupaten Solok Selatan, dalam menyelesaikan soal berbasis masalah pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Untuk mengatasi hal tersebut, digunakan soal berbasis Higher Order Thinking Skills. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan soal Higher Order Thinking Skills terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-eksperimental tipe One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas IV. Penelitian dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan, di mana setiap pertemuan terdiri dari tahap pretest, pemberian perlakuan, dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa, yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata dari Pretest sebesar 63,48 menjadi 83,91 pada Posttest. Uji hipotesis dilakukan menggunakan uji Wilcoxon, dengan hasil Asymp.Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Dengan demikian, terdapat perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan soal Higher Order Thinking Skills berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Negeri 09 Kepala Bukit Kabupaten Solok Selatan.
Peningkatan Hasil Belajar IPAS Mengunakan Model Inquiry Based Learning (IBL) Berbantuan Wordwall di Kelas V SDN 09 Kepala Bukit Kabupaten Solok Selatan Mulia Nopemberi; Afrimon; Eka Puji Lestari
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 3 No. 3 (2026): JPWI-AGUSTUS
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v3i3.332

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS murid kelas V SDN 09 Kepala Bukit. Solusi pemecahan masalah tersebut, mengunakan model pembelajaran Inquiry Based Learning (IBL) Berbantuan Wordwall.  Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar murid dalam mata pelajaran IPAS melalui penerapan model Inquiry Based Learning (IBL) berbantuan Wordwall di kelas V SDN 09 Kepala Bukit, Kabupaten Solok Selatan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah murid kelas V SDN 09 Kepala Bukit Kabupaten Solok Selatan pada semester II tahun ajaran 2025/2026. Penelitian ini dilakukan selama dua siklus, masing-masing siklus dua pertemuan, yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa hasil pengamatan pada aspek guru siklus I pertemuan 1 diperoleh persentase 74,07%, dan pada pertemuan 2 diperoleh  persentase 77,78%. Pada siklus II pertemuan 1 diperoleh persentase 85,19%, dan pertemuan 2 diperoleh persentase 92,59%. Hasil pengamatan pada aspek murid pada siklus I pertemuan 1 diperoleh persentase 59,26%, dan pada pertemuan 2 diperoleh persentase 66,67%. Pada siklus II pertemuan 1 diperoleh persentase 74,07%, dan pertemuan 2 diperoleh persentase 81,48%. Hasil belajar murid pada siklus I diperoleh tingkat ketuntasan 54,55%, dan siklus II diperoleh ketuntasan 77,27%.  Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa model Inquiry Based Learning (IBL) berbantuan Wordwall dapat meningkatkan proses dan hasil belajar murid kelas V SDN 09 Kepala Bukit Kabupaten Solok Selatan.