Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penggunaan Media Papan Jurang Angka dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika Siswa Kelas V SDN 04 Sungai Aro Kabupaten Solok Selatan Fazila; isnaniah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 4 (2025): JPMWI-OKTOBER
Publisher : LPPM Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpmwi.v1i4.138

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini tentang penggunaan media papan jurang angka dalam meningkatkan motivasi belajar matematika siswa. Yang mana diharapkan dengan penggunaan media papan jurang angka ini siswa dapat termotivasi dalam belajar sehingga siswa dengan mudah memahami materi pembelajaran saat mengikuti proses pembelajaraan di kelas. Metode pelaksanaan diawali dari tahapanpersipan, pembekalan dan pelaksanaan. Penggunaan media papan jurang angka pada pembelajaran matematika dengan materi bilangan cacah sampai 100.000 dapat membantu menumbuhkan, meningkatkan, mendorong motivasi siswa untuk semangat dalam belajar matematika. karena media papan jurang angka bukan hanya sekedar media pelajaran yang menarik tetapi juga bisa sebagai permainan yang menyenangkan, meningkatkan ketertarikan dan antusias siswa dalam belajar matematika. Jadi, penggunaan media papan jurang angka dalam proses pembelajaran matematika sangat dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Meskipun pelaksanaan penerapan media ini masih belum maksimal, tetapi ini merupakan salah satu trik untuk menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan menarik.
Strategi Guru Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Matematika Siswa Kelas V SDN 133/III Pondok Siguang Kecamatan Danau Kerinci Barat Kabupaten Kerinci Aulya Ramadhani; isnaniah; Desmaneni
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 3 No. 3 (2026): JPWI-AGUSTUS
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i2.210

Abstract

Strategi Guru dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Matematika Siswa Kelas V SDN 133/III Pondok Siguang Kecamatan Danau Kerinci Barat Kabupaten Kerinci. Matematika merupakan mata pelajaran penting yang melatih kemampuan berpikir logis, kritis, dan kreatif, namun sering dianggap sulit oleh siswa sekolah dasar. Banyak siswa mengalami hambatan, terutama dalam memahami soal cerita, pecahan, dan konsep pengukuran. Kondisi ini menuntut peran guru untuk menerapkan strategi pembelajaran yang tepat agar kesulitan belajar dapat teratasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam mengatasi kesulitan belajar Matematika siswa kelas V di SDN 133/III Pondok Siguang, Kecamatan Danau Kerinci Barat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan sumber data utama kepala sekolah, guru kelas, serta siswa kelas V. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri dibantu pedoman wawancara dan catatan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi pembelajaran yang variatif, seperti pendekatan konkret, diskusi kelompok kecil, penggunaan alat peraga, media digital, hingga simulasi kontekstual. Guru juga memberikan perhatian individual, serta memberikan motivasi. Penerapan strategi ini mampu meningkatkan pemahaman siswa, mengurangi rasa cemas, serta menumbuhkan sikap aktif dan percaya diri dalam belajar Matematika.
Peningkatan Hasil Belajar Ipas Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Murid Kelas V : Bahasa I ndonesia Wulan Dari; Esa Yulimarta; isnaniah
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 3 No. 3 (2026): JPWI-AGUSTUS
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v3i3.259

Abstract

Latar belakang dari studi ini adalah rendahnya hasil belajar murid pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas 5 SDN 15 Sungai Padi, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperbaiki hasil belajar murid melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan evaluasi. Partisipan dalam penelitian adalah murid kelas 5 dari SDN 15 Sungai Padi. Data dikumpulkan lewat tes pencapaian dan lembar observasi untuk mengamati aktivitas guru dan murid selama proses pembelajaran. Analisis data dilakukan dengan pendekatan kuantitatif-deskriptif serta kualitatif-deskriptif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar murid secara bertahap di setiap siklus. Penilaian aktivitas guru menunjukkan peningkatan dari 52,7% pada sesi pertama menjadi 62,5% pada sesi kedua dalam siklus pertama. Sementara itu, pada siklus kedua, ada kenaikan dari 81,9% pada sesi pertama menjadi 95,8% pada sesi kedua. Selain itu, penilaian keterlibatan murid juga mengalami peningkatan; pada Siklus 1, peningkatan dari 52,7% di sesi pertama menjadi 58,3% di sesi kedua, dan pada Siklus 2, terjadi peningkatan signifikan dari 86,1% di sesi pertama menjadi 95,8% di sesi kedua. Ini menunjukkan bahwa model Pembelajaran Berbasis Masalah secara efektif mendukung peningkatan hasil belajar dalam IPAS bagi murid kelas lima di SDN 15 Sungai Padi, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan.