Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Model Optimalisasi Manajemen Strategik Berbasis Balanced Scorecard untuk Membangun Keunggulan Kompetitif di Universitas Islam Kuantan Singingi Ikrima Mailani; Zulhaini; Fitra Wahyuni
Ameena Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/aij.v4i2.248

Abstract

Islamic higher education institutions in Indonesia face persistent challenges in building integrated, measurable strategic management systems that are oriented toward competitive advantage. Many institutions experience a strategy gap between institutional-level planning and unit-level implementation, with performance indicators that remain fragmented, human resource development that is reactive rather than planned, and budget allocations that are disconnected from strategic priorities. This study aims to formulate a strategic management optimization model using the Balanced Scorecard approach to build the sustainable competitive advantage of Universitas Islam Kuantan Singingi. The study employed a qualitative approach with a case study design conducted in 2025. Data were collected through in-depth semi-structured interviews with 12 informants comprising university leadership, lecturers, and administrative staff, structured observation, and document review, then analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña model through data reduction, data display, and conclusion drawing. Data validity was ensured through four criteria based on Lincoln and Guba standards: credibility, transferability, dependability, and confirmability. The findings reveal three key empirical gaps in the university’s strategic management: the strategic plan has not been fully internalized across faculties and work units; the performance measurement system remains partial and lacks cause-and-effect integration across perspectives; and human resource development is reactive rather than systematically anchored to institutional strategic direction. Based on these empirical findings, an optimization model comprising six interrelated stages was developed: strategic environment analysis, strategic direction formulation, Balanced Scorecard-based strategy map development, key performance indicator formulation, strategic program implementation, and continuous monitoring and evaluation. The four Balanced Scorecard perspectives; learning and growth, internal business processes, stakeholders, and financial form a value chain in which each perspective strengthens the next, collectively building institutional competitive advantage. Islamic values, including amanah, honesty, quality, and sustainability, function as an authentic layer of differentiation embedded throughout the entire model, creating institutional character that cannot be replicated through financial investment alone. This study contributes a contextual Balanced Scorecard framework that specifically integrates Islamic institutional character, governance quality, and competitive advantage-building within a single operational model addressing a gap in the existing literature on strategic management in Indonesian Islamic higher education.
Festival Anak Sholeh sebagai Sarana Pengembangan Potensi Keagamaan dan Kreativitas Anak di Desa Pasir Emas: Penelitian Desta Olivia Fitri; Wahyuni; Risno; Mifta Alhairi; Sundari Dwi Astuti; Aurora Azzra W; Nurul Khasanah; Afzilla Frizka Selmi; Sella Freselia; Ari Saputra; Pidora Andreans S; Fitra Wahyuni
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6966

Abstract

Festival Anak Sholeh merupakan salah satu program unggulan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Islam Kuantan Singingi Tahun 2026 yang dilaksanakan di Desa Pasir Emas, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan potensi keagamaan, kreativitas, dan kepercayaan diri anak melalui berbagai perlombaan bernuansa Islami. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap perencanaan, koordinasi dengan pemerintah desa dan lembaga pendidikan, penyusunan proposal, pelaksanaan kegiatan, serta evaluasi program. Festival Anak Sholeh dilaksanakan pada tanggal 22–24 Mei 2026 di Aula MDTA Nurul Hidayah Desa Pasir Emas dengan melibatkan peserta dari berbagai lembaga pendidikan di lingkungan desa. Kegiatan yang diselenggarakan meliputi lomba pidato cilik, adzan, hafalan surah pendek, fashion show busana muslim, dan mewarnai kaligrafi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Festival Anak Sholeh mampu menjadi sarana pengembangan bakat dan minat anak dalam bidang keagamaan, meningkatkan kreativitas melalui kegiatan seni Islami, serta menumbuhkan keberanian dan kepercayaan diri untuk tampil di depan umum. Tingginya antusiasme peserta dan dukungan dari pemerintah desa, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat turut mendukung keberhasilan kegiatan. Festival Anak Sholeh efektif membentuk karakter religius, kreativitas, dan kepercayaan diri anak di masyarakat.
Nilai-Nilai Pendidikan dalam Bulan Ramadhan Terhadap Pembentukan Karakter: Penelitian Zulhaini; Ikrima Mailani; Fitra Wahyuni; Irfandi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6181

Abstract

Bulan Ramadhan merupakan momen yang sangat tepat untuk membentuk karakter seorang manusia. Hal ini dikarenakan dalam pelaksanaan Ramadhan manusia berusaha untuk memaksimalkan waktu untuk mendekatkan diri kepada Allah dan menjaga hubungan social. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terhadap pentingnya nilai-nilai ramadhan dalam pembentukan karakter.  Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Masjid Al-Falah desa Teberau Panjang Kabupaten Kuantan Singingi. Peserta dari kegiatan ini adalah masyarakat desa teberau panjang dari berbagai kelompok usia. Tahapan pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari presentasi materi, diskusi, dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Puasa membentuk dan melatih karakter manusida dalam aspek aspek kedisiplinan, meningkatkan Iman dan Taqwa, keperdulian sosial dan kesabaran
PENYULUHAN INSERSI NILAI-NILAI KARAKTER MELALUI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM BAGI MAJLIS GURU PP.AS-SALAM AL-MUBAROKAH A Mualif; Bustanur Bustanur; Alhairi Alhairi; Ikrima Mailani; Sopiatun Nahwiyah; Zulhaini Zulhaini; Helbi Akbar; Andrizal Andrizal; Fitra Wahyuni
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 1 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i1.4290

Abstract

Pendidikan karakter merupakan aspek fundamental dalam pembangunan manusia seutuhnya, khususnya dalam konteks pendidikan Islam. Pembelajaran bahasa Arab, sebagai bahasa Al-Qur’an dan sumber utama ajaran Islam, memiliki potensi besar dalam menanamkan nilai-nilai karakter yang luhur. Penyuluhan ini bertujuan untuk mengintegrasikan nilai-nilai karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, toleransi, dan kerja sama ke dalam proses pembelajaran bahasa Arab. Dengan pendekatan edukatif yang terintegrasi, pembelajaran tidak hanya berfokus pada aspek linguistik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai spiritual dan moral. Metode penyuluhan ini mencakup ceramah interaktif, diskusi kelompok, serta simulasi pembelajaran yang menekankan penerapan nilai-nilai karakter dalam konteks keseharian siswa. Hasil penyuluhan menunjukkan bahwa insersi nilai-nilai karakter dalam pembelajaran bahasa Arab dapat meningkatkan kesadaran peserta didik terhadap pentingnya akhlak dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus memperkuat pemahaman mereka terhadap bahasa Arab sebagai sarana pembentukan kepribadian Islami.
Upaya Guru PAI dalam Menanamkan Perilaku Sopan Santun pada Siswa SDN 006 Desa Serosah: Studi Kasus Kualitatif Fitra Wahyuni; Gunardi Hamza
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i1.2624

Abstract

This research is based on the phenomenon of the emergence of less commendable attitudes among students in the school environment. This behavior cannot be separated from various factors that influence it and give rise to positive and negative implications. In this modern era, students tend to experience emotional fluctuations, difficulty in making choices, and easily show emotional reactions when facing problems. At SDN 006 Serosah Village, it was found that there were odd attitudes of students who were unfriendly, easily emotional, and seemed indifferent to the environment, so that attitudes that lacked sympathy and empathy towards the surrounding environment became a benchmark for the lack of morals of the students themselves. This research uses a qualitative approach with a case study design which was carried out at SDN 006 Serosah Village. Data collection techniques included observation and in-depth interviews with Islamic Religious Education (PAI) teachers and students at SDN 006, Serosah Village. This study aims to examine the efforts of Islamic Religious Education (PAI) teachers in instilling polite behavior through guidance, role modeling, advice, and motivation The results of this study state that Islamic Religious Education (PAI) teachers have a strategic role in directing and fostering student behavior to instill polite attitudes.ABSTRAK                 Penelitian ini berangkat dari fenomena munculnya sikap kurang terpuji di kalangan peserta didik pada lingkungan sekolah. Perilaku tersebut tidak terlepas dari beragam faktor yang memengaruhi serta menimbulkan implikasi positif maupun negatif. Pada perkembangan zaman ini, peserta didik cenderung mengalami fluktuasi emosi, kesulitan dalam menentukan pilihan, serta mudah menunjukkan reaksi emosional ketika menghadapi permasalahan. Di SDN 006 Desa Serosah ditemukan adanya kejanggalan sikap peserta didik yang tidak ramah, mudah emosi, dan terkesan cuek terhadap lingkungan, sehingga sikap yang tidak bersimpati dan empati terhadap lingkungan sekitar menjadi tolok ukur kurangnya akhlak peserta didik itu sendiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di SDN 006 Desa Serosah. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi dan wawancara secara mendalam guru PAI dan siswa di SDN 006 Desa Serosah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya guru PAI dalam menanamkan perilaku sopan santun melalui pendekatan bimbingan, ketauladanan, nasehat dan motivasi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam mengarahkan dan membina perilaku siswa untuk menanamkan sikap sopan santun.