Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KEMITRAAN PEMERINTAH DAN PT ASTRA AGRO LESTARI TBK DALAM IMPLEMENTASI PROGRAM ASTRA CERDAS DI KABUPATEN PASANGKAYU Made Serik Ayu; Abdul Galang Maulana; Mustika Mustika; Tiara Adita Syabilla; Almoonra Dwison I Yunde; Widya Mega Putri; Siti Nuranisah; Dudung Jiniar; Dian Nurfadila; Puspitasari Puspitasari; Riska Ayu Fahrany; Eka Andani; Fariska Riski; Nawawi Natsir; Muhammad Afandi; Askar Mayusa
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 3 (2026): Mei
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i3.10433

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemitraan antara Pemerintah Kabupaten Pasangkayu dan PT Astra Agro Lestari Tbk dalam implementasi Program Astra Cerdas di Kabupaten Pasangkayu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan Focus Group Discussion (FGD). Penelitian ini berfokus pada bentuk kerja sama, implementasi program, serta dampak Program Astra Cerdas terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemitraan antara pemerintah daerah dan PT Astra Agro Lestari Tbk berjalan secara kolaboratif melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang pendidikan. Program Astra Cerdas dilaksanakan melalui berbagai kegiatan seperti pemberian beasiswa prestasi, bantuan sarana dan prasarana pendidikan, insentif guru honorer, pelatihan sekolah, parenting session, serta pendampingan pendidikan bagi masyarakat adat Suku Bunggu. Dalam pelaksanaannya, perusahaan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, pemerintah desa, serta masyarakat sehingga program dapat disesuaikan dengan kebutuhan daerah dan mendukung prioritas pembangunan pendidikan di Kabupaten Pasangkayu. Program Astra Cerdas memberikan dampak positif terhadap peningkatan akses dan kualitas pendidikan masyarakat. Selain membantu siswa dan sekolah yang memiliki keterbatasan fasilitas, program ini juga memperkuat hubungan kemitraan antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat. Meskipun masih terdapat beberapa kendala seperti pemerataan bantuan dan koordinasi antar pihak, kemitraan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dapat menjadi strategi yang efektif dalam mendukung pembangunan pendidikan yang berkelanjutan.
DAMPAK PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY BIDANG KESEHATAN PT. PASANGKAYU TERHADAP MASYARAKAT KELURAHAN MARTAJAYA KECAMATAN PASANGKAYU KABUPATEN PASANGKAYU Andrian; Muzdalifah; Ratu Amanda Busman; Muhamad Riski Nugraha; Riska Ayu Fahrany; Lely Elviana; Anil Zikri; Febrianty; Audietya Chantieka Aura; Friscia Novianti Setiawan; Rachamat; Muzakir Tawil; Askar Mayusa
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i4.11104

Abstract

Corporate Social Responsibility (CSR) is a form of corporate social responsibility that contributes to improving community welfare, particularly in the health sector. This study aims to analyze the implementation and impact of PT. Pasangkayu’s CSR health program on the community of Martajaya Village, Pasangkayu District, Pasangkayu Regency. The study employed a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The findings show that the CSR program was implemented through mobile health services, distribution of insecticide-treated mosquito nets, supplementary feeding for stunted children, health education, fogging activities, and training for Posyandu cadres. The program positively improved access to healthcare services, reduced malaria cases, increased public health knowledge, and encouraged healthier lifestyles. However, challenges remain, including unequal distribution of benefits and limited access to healthcare services.