Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peer Group Based Health Promotion: Menguatkan Pengetahuan Gizi Dan Kesehatan Reproduksi Untuk Keputusan Sehat Pada Remaja: Peer Group-Based Health Promotion: Enhancing Nutritional and Reproductive Health Knowledge for Healthy Decision-Making in Adolescents Nadia Taqiyya; Dewi Kartika Sari; Faizah Oktaviani
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Batikmu
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v6i1.2448

Abstract

Remaja rentan terhadap risiko kesehatan terkait gizi dan reproduksi karena literasi kesehatan yang terbatas. Pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk memperkuat pengetahuan remaja melalui pendekatan kelompok sebaya. Kegiatan dilaksanakan pada 44 siswi kelas IX SMP Islam Roudlotul Huda, meliputi penyuluhan gizi seimbang, edukasi kesehatan reproduksi, dan sesi praktik teman peduli. Evaluasi dilakukan melalui pre-post test dan observasi proses belajar. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai prinsip gizi seimbang, kesadaran kesehatan reproduksi, dan kemampuan memberikan dukungan teman sebaya. Disarankan kegiatan lanjutan memperluas sampel peserta dan meninjau media edukasi agar pengetahuan lebih mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
SENI MENGATUR DIRI: KONTROL DIRI DAN MORAL DISENGAGEMENT Faizah Oktaviani; Gama Dwi Fitrianawati
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena perilaku menyimpang seperti perundungan, kecurangan akademik, dan pelanggaran aturan sosial menunjukkan bahwa individu sering kali tidak hanya bertindak secara impulsif, tetapi juga melakukan pembenaran moral atas tindakannya. Kondisi ini berkaitan erat dengan lemahnya kontrol diri dan munculnya mekanisme moral disengagement. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya kontrol diri sebagai benteng moral serta mengenalkan konsep moral disengagement dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan berupa webinar psikoedukasi yang diikuti oleh mahasiswa dan masyarakat umum. Materi disampaikan melalui ceramah interaktif, diskusi, dan refleksi diri. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta tentang peran kontrol diri dalam mencegah perilaku menyimpang serta kesadaran akan kecenderungan melakukan pembenaran moral. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun perilaku etis dan kepatuhan terhadap norma sosial melalui penguatan kontrol diri.