Silviana Dian Putri Ichsani
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PELATIHAN PADA IBU BAYI UNTUK MENCEGAH MALNUTRISI DENGAN TEKNIK BABY MASSAGE DI DUKUH NUSUPAN DESA KADOKAN KECAMATAN GROGOL KABUPATEN SUKOHARJO Silviana Rahmawati Ekaputri; Zahrani Bakhita Hanifah; Nabila Windi Aulia; Devina Dara Safitri; Nera Bela Beauty Nur; Sevia Yayustika Qoirunnisa; Silviana Dian Putri Ichsani; Nida Zahrotul Ummah; Jami'atulhita Alfirizqi; Wildan Prima Jalu Prasojo; Ziddan Arif Darmawan
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1, No. 1, Januari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v1i1.2747

Abstract

Malnutrisi atau gizi kurang masih menjadi di Desa Kadokan dikarenakan bayi yang sulit makan menyebabkan bayi kekurangan asupan karbohidrat, protein, lemak dan vitamin sehingga bayi mengalami kesulitan dalam meningkatkan berat badan. Pada usia 1-3 bulan merupakan masa pertumbuhan yang sangat cepat, sehingga perlu menjaga berat badan bayi sesuai umur. Memberikan stimulus pada bayi dapat digunakan sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Stimulus yang diberikan berupa stimulasi taktil dengan memberikan pelatihan pijat bayi, karena dengan pijat tersebut dapat merangsang otot – otot, tulang dan sistem organ untuk berfungsi secara maksimal. Tujuan dilakukannya pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan ibu dan memahami mengenai jenis makanan yang mengandung zat gizi dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan balita dan memantau berat badan secara teratur serta pelatihan pijat bayi untuk meningkatkan kemampuan ibu sehingga dapat mengetahui cara dan manfaat dari pijat bayi yang merupakan salah satu stimulus untuk menjaga berat badan bayi normal sesuai dengan umur. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu penyuluhan pijat bayi dan pelatihan secara langsung. Hasil dari pengabdian ini yaitu terdapat peningkatan pengetahuan dan kemampuan ibu bayi yang mana dapat dilihat dari hasil pretest dan postest. Simpulan dari pengabdian ini mengalami peningkatan pengetahuan dan kemampuan ibu bayi dalam pelatihan pijat bayi ini. Saran untuk orang tua bayi dapat mencari informasi dan lebih meningkatkan pengetahuan dalam hal pijat bayi dan untuk kegiatan selanjutnya melakukan kegiatan yang bekerja sama dengan bidan desa atau perangkat desa untuk mengembangkan kegiatan ini dengan metode atau desain yang berbeda.
PELATIHAN PADA IBU BAYI UNTUK MENCEGAH MALNUTRISI DENGAN TEKNIK BABY MASSAGE DI DUKUH NUSUPAN DESA KADOKAN KECAMATAN GROGOL KABUPATEN SUKOHARJO Silviana Rahmawati Ekaputri; Nabila Windi Aulia; Zahrani Bakhita Hanifah; Devina Dara Safitri; Nera Bela Beauty Nur; Sevia Yayustika Qoirunnisa; Silviana Dian Putri Ichsani; Nida Zahrotul Ummah; Jami'atulhita Alfirizqi; Wildan Prima Jalu Prasojo; Ziddan Arif Darmawan; Noor Alis Setiyadi; Dian Hudiyawati
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1, No. 1, Januari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v1i1.2864

Abstract

Malnutrition or malnutrition is still common in Kadokan Village because babies who have difficulty eating cause babies to lack intake of carbohydrates, protein, fat and vitamins so babies have difficulty gaining weight. Providing stimulation to babies can be used as a solution to overcome these problems.  The purpose of doing this service is to increase mother's knowledge and understand about the types of foods that contain nutrients in amounts that are in accordance with the needs of toddlers and monitor body weight regularly and baby massage training to improve mother's abilities so that they can know the ways and benefits of baby massage which is one of the stimuli to maintain normal baby weight according to age. The method used in this service is baby massagec ounseling and direct training. The result of this service is that there is an increase in the knowledge and abilities of baby mothers which can be seen from the results of the pretest and posttest. The conclusion from this service is that the knowledge and abilities of the baby'smother have increased in this baby massage training. Suggestions for parents of babies can seek information and further increase knowledge in terms of infant massage and for further activities to carry out activities in collaboration with village midwives or village officials to develop these activities with different methods or designs
Pemberian Penyuluhan Hipertensi sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Pencegahan Hipertensi di Masyarakat Dusun 4 Desa Jatingarang Weru Sukoharjo Silviana Dian Putri Ichsani; Anton Sujarwo; Zara Mutiara Dewi; Caroline Isadora Corry; Sahasika Apta Kirana; Intan Alifah Febriyanti; Muhammad Rasyid Bintang Abdulmajid; Ruci Caraka Wedha Utamie; Ajeng Dyah Kusumaningrum; Findia Wulan Djari; Eni Fauziana; Noor Alis Setiyadi
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyebab nomor satu kematian di dunia dan diperkirakan jumlah penderita hipertensi akan terus meningkat seiring dengan jumlah penduduk yang membesar. Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan seperti di negara berkembang dengan terbatasnya ketersediaan informasi mengenai hipertensi. Hipertensi dapat menyebabkan prevalensi, tingkat deteksi yang rendah, serta pencegahan dan pengendalian yang kurang optimal. Pengetahuan mengenai hipertensi merupakan sebuah hal penting yang harus ditingkatkan terutama pada daerah pedesaan, kelompok lansia, dan tingkat pendidikan yang rendah. Tujuan: Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan responden terhadap penyakit hipertensi melalui program penyuluhan kesehatan. Metode: Pengabdian ini menggunkan metode Pendidikan Masyarakat, yaitu penyuluhan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta pemahaman masyarakat terkait dengan hipertensi yang diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan responden dilihat dari hasil uji Wilcoxon menghasilkan nilai p = 0,000 yang artinya terdapat perbedaan pengetahuan antara sebelum dan sesudah diberikannya penyuluhan dan pemberian leaflet. Berdasarkan hasil pre test dan post test yang dilakukan oleh peserta didapatkan hasil rata-rata peningkatan sebesar 1,85. Kesimpulan: Dengan adanya pegabdian ini diharapkan dapat memberikan dasar yang kuat bagi pengembangan program edukasi kesehatan yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat Dusun 4 Desa Jatingarang, sehingga dapat berkontribusi pada penurunan angka hipertensi dan meningkatkan kualitas kesehatan.
Penyuluhan dan Demonstrasi Jus Penurun Hipertensi di Dusun I Desa Jatingarang Sukoharjo Silviana Dian Putri Ichsani; Ahmad Ikhlasul Amal; Nuhawanis Habibati; Indah Sulistyowati; Ayu Anisah; Melly Meisya; Khalifa Wingy Andini; Lusi Rahmawati; Eka Nurul Fathonah; Sevty Nur Hasanah; Eny Fauziana; Mitoriana Porusia
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi dapat didefinisikan sebagai tekanan darah konstan dimana tekanan sistolik di atas 140 mmHg dan tekanan diastolik di atas 90 mmHg. Faktor yang mempengaruhi terjadinya hipertensi dibagi menjadi dua kelompok utama, yaitu faktor yang tidak dapat diubah seperti jenis kelamin, usia, genetik, dan faktor yang dapat diubah yaitu pola makan, kebiasaan olahraga, berhenti merokok, dan lain sebagainya. Kegiatan pemberdayaan yang dilakukan untuk mencegah dan mengurangi hipertensi berbentuk penyuluhan kesehatan tentang hipertensi disertai dengan demonstrasi pembuatan jus penurun hipertensi yang terdiri dari mentimun, seledri, dan madu. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu mengupayakan penegndalian tingginya kasus hipertensi serta memberikan inovasi baru. Penyuluhan dilakukan dengan beberapa tahap yakni Screening, pre-test, penyuluhan dan demonstrasi, tanya jawab atau diskusi, post-test, dan monitoring dan evaluasi. Media yang digunakan yaitu leaflet. Dari hasil Intervensi terkait penyuluhan hipertensi telah dilakukan uji beda (T-Test) dan diperoleh hasil bahwa nilai mean skor pre-test adalah 43.42 dan nilai mean skor post-test adalah 71.68. hasil uji tersebut menunjukkan nilai p value 0,00 < 0,05 yang artinya terdapat perbedaan sebelum diberikan intervensi dan sesudah diberikan intervensi dengan mengukur pengetahuan menggunakan pre-test dan post-test. Setelah dua hari pelaksanaan sosialisasi, lansia dikumpulkan kembali untuk dilakukan pengecekan tekanan darah setelah mengonsumsi jus penurun hipertensi (JUPENSI). Dari hasil pemeriksaan tekanan darah setelah dilakukan intervensi JUPENSI terdapat 40 dari 50 sasaran mengalami penurunan tekanan darah yang artinya intervensi tersebut berhasil.