Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Optimalisasi Asuhan Kebidanan Komprehensif pada NY L Usia 29 tahun G3P1A1 Usia Kehamilan 33 Minggu dengan KEK di Puskesmas Cempaka Mulia: Optimization of Comprehensive Midwifery Care for NY L, 29 Years Old, G3P1A1, 33 Weeks of Pregnancy with KEK at Cempaka Mulia Community Health Center Rena Oki Alestari; Evy Kasanova; Neneng Safitri; Annisa Nur'aini
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v12i1.11519

Abstract

Latar belakang : Asuhan kebidanan komprehensif adalah layanan kesehatan yang diberikan secara berkelanjutan kepada ibu sejak masa kehamilan hingga masa KB. KEK ditandai dengan hasil pengukuran lila >23,5 cm pada ibu hamil, penyebabnya karena ketidakseimbangan antara asupan energi dan protein, sehingga kebutuhan gizi tubuh tidak terpenuhi dan dapat menimbulkan risiko komplikasi seperti sering terjadi perdarahan saat melahirkan, atau bahkan kematian.Tujua$n$ pen$elitia$n$: Dapat memberikan asuhan kebidanan yang lengkap dari kehamilan sampai kontrasepsi, menggunakan pendekatan manajemen kebidanan 7 langkah Varney pada Ny. L berusia 29 tahun dengan kehamilan ektopik. Metode: jenis penelitian adalah case study dengan menggambarkan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. L di Puskesmas Cempaka Mulia. Subjek penelitian adalah Ny. L Usia kehamilan 33 minggu. Penelitian menggunakan variabel bebas, lokasi di Puskesmas Cemapak Mulia Kab. Kotawaringin TImur pada Februari-April 2025. Hasil penelitian dianalisis menggunakan pendekatan manajemen asuhan 7 langkah varney dan pendokumentasian menggunakan SOAP. Hasil: Asuhan dimulai sejak kehamilan usia 33 minggu hingga 38 minggu, ditemukan lila 22 cm dengan kunjungan kehamilan 4 kali. Persalinan diusia 39 minggu berlangsung normal dengan lama kala I 5 jam, kala II 28 menit, kala III 5 menit, kala IV 2 jam. Kunjungan nifas 4 kali ditemukan asi ibu tidak lancar, kunjungan neonatus 3 kali, By. S dilakukan imunisasi dan Ny. L diberikan pelayanan KB. Kesimpulan: Asuhan Kebidanan komprehensif pada Ny. L G3P1A1 Usia 29 Tahun mendapatkan hasil fisiologis yang baik dan normal
Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. R Usia 24 Tahun G2P1A0 dengan Resiko Tinggi Jarak Kehamilan < 2 Tahun di Puskesmas Baamang I Kabupaten Kotawaringin Timur: Comprehensive Midwifery Care for Mrs. R 24 Years Old, G2P1A0 with High-Risk Pregnancy and Interpregnancy Interval < 2 Years at Baamang I Community Health Center East Kotawaringin Regency Evy Kasanova; Lidia Widia; Neneng Safitri; Rena Oki Alestari
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v12i1.11707

Abstract

Tujuan Penulisan: Memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif kepada Ny. R dengan jarak kehamilan <2 tahun di Puskesmas Baamang I Kotawaringin Timur. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah studi kasus. Subjek adalah Ny. R yang menerima asuhan kebidanan komprehensif di Puskesmas Baamang I pada Januari–April 2025. Penelitian mencakup observasi, wawancara, dan dokumentasi sesuai standar pelayanan kebidanan. Hasil: Asuhan dilakukan sejak kehamilan trimester III usia 34 minggu dengan 4 kali kunjungan antenatal, pertolongan persalinan, 3 kali kunjungan bayi baru lahir, 4 kali kunjungan masa nifas, dan 1 kali kunjungan KB. Hasil menunjukkan kondisi ibu dan bayi dalam keadaan baik selama masa asuhan. Kesimpulan: Asuhan kebidanan komprehensif berhasil dilaksanakan pada Ny. R mulai dari kehamilan trimester III hingga pelayanan KB, dengan hasil kondisi ibu dan bayi baik.
PEMBERDAYAAN KELUARGA MELALUI EDUKASI 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DIKECAMATAN CEMPAGA KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR Meyska Widyandini; Evy Kasanova; Ivana Devitasari; Siska Purwita Sari
MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment Vol. 3 No. 4 (2026): MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment, Juli 2026( In Press)
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/maju.v3i4.2744

Abstract

Stunting is a major public health problem that adversely affects physical growth, cognitive development, and the quality of human resources. Stunting prevention can be achieved by optimizing nutritional and health interventions during the First 1,000 Days of Life (1,000 HPK), a critical period from conception until a child reaches two years of age. However, inadequate family knowledge regarding the importance of this period remains a significant challenge. This community service program aimed to improve family knowledge of the First 1,000 Days of Life as a strategy for stunting prevention in Cempaga District, Kotawaringin Timur Regency. Participants included pregnant women, mothers of children under five, prospective brides and grooms, Posyandu (Integrated Health Service Post) cadres, and other family members. The program was conducted through health education sessions, interactive discussions, demonstrations of nutritious meal preparation, distribution of educational materials, and evaluation using pretest and posttest assessments. The results indicated an improvement in participants' knowledge following the educational intervention. Participants also demonstrated a better understanding of balanced nutrition, antenatal care, iron supplementation, exclusive breastfeeding, appropriate complementary feeding, immunization, and clean and healthy living behaviors. Education on the First 1,000 Days of Life was effective in improving family knowledge as an important strategy for stunting prevention