Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Implementasi Metode Goal-Directed Design Dalam Perancangan Antarmuka Website MDMC Kabupaten Klaten Berbasis Kebutuhan Pengguna Adika Sri Widagdo; Fachruddin Edi Nugroho Saputro; Krisna Nuresa Qodri; Nisrina Akbar Rizky Putri; Rizal Adimas Ronaldo
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol. 5 No. 2 (2025): Mei 2026
Publisher : LKP Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/jirsi.v5i2.355

Abstract

This research is driven by the need for structured information media, specifically a website, to support disaster response reporting at MDMC Klaten Regency. Previously, information remained fragmented on social media, necessitating a more comprehensive platform. This study aims to design the MDMC Klaten Regency website interface based on user needs to ensure effective information delivery. The method employed is Goal-Directed Design (GDD), consisting of Research, Modeling, Requirement, Framework, Refinement, and Support stages. Data were collected through observations, interviews, and document studies, then transformed into Volunteer and General Public personas. The result is a website interface prototype featuring report publication workflows and location mapping visualization as primary features. Usability evaluation using the System Usability Scale (SUS) instrument with 59 respondents yielded an average score of 87.97. These results place the system in the "Acceptable" category with a "Grade A" rating and an "Excellent" Adjective Rating. In conclusion, the GDD approach is effective in producing interface designs aligned with user goals, characterized by high levels of navigation ease and information clarity. This study recommends further development of map interactivity to continuously optimize the user experience.
Peningkatan Kapasitas UMKM Kabupaten Cilacap Melalui Kecerdasan Buatan dan Keamanan Transaksi Digital Bella Adinda Putri; Linda Perdana Wanti; Satriawan Desmana; Krisna Nuresa Qodri; Ratih Ratih; Abdul Rohman Supriyono; Muhammad Nur Faiz; Oman Somantri; Ratih Hafsarah Maharrani
Wahana Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/wahana.v5i1.1778

Abstract

UMKM di era digital menghadapi tantangan karena kurangnya pemahaman tentang literasi digital dan kesadaran akan ancaman siber. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM–yang didukung oleh BAZNAS Kabupaten Cilacap–dalam memanfaatkan teknologi AI dan aplikasi keamanan digital. Metode pelaksanaannya menggunakan pelatihan praktik langsung, diskusi interaktif, dan pendampingan langsung melalui dua tahap: (1) pengenalan konsep AI untuk keamanan transaksi digital; dan (2) pelatihan tentang aplikasi pendukung keamanan digital (GetContact, Kredibel, dan VirusTotal). Kegiatan ini melibatkan 100 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha. Evaluasi yang dilakukan melalui pre-test dan post-test menggunakan 10 pertanyaan terkait materi pelatihan menunjukkan peningkatan yang signifikan dengan rata-rata skor peserta meningkat dari 78,09 (pre-test) menjadi 97,50 (post-test), yang menggambarkan peningkatan sebesar 19,41 poin atau 28,98%. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan tersebut efektif meningkatkan literasi keamanan digital dan memberdayakan pelaku UMKM untuk melindungi bisnis mereka dari ancaman kejahatan siber dan penipuan online.
Analisis Performa ModSecurity Core Rule Set Menggunakan GoTestWAF untuk Mengidentifikasi Serangan dan Teknik Bypass pada Aplikasi Web Satriawan Desmana; Krisna Nuresa Qodri; Ratih Ratih; Bella Adinda Putri; Muhammad Abdul Muin
Academic Journal of Computer Science Research Vol 8, No 1 (2026): Academic Journal of Computer Science Research (AJCSR)
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Bina Sarana Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38101/ajcsr.v8i1.16107

Abstract

Keamanan aplikasi web menghadapi tantangan yang semakin kompleks dengan meningkatnya serangan siber seperti SQL Injection, Cross-Site Scripting (XSS), Command Injection, serta berbagai teknik evasion yang dirancang khusus untuk menghindari mekanisme deteksi konvensional. ModSecurity sebagai Web Application Firewall (WAF) open-source telah banyak digunakan karena fleksibilitas dan integrasinya dengan OWASP Core Rule Set (CRS). Namun demikian, efektivitas ModSecurity sangat bergantung pada kualitas dan pembaruan rule set yang diimplementasikan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi performa ModSecurity versi 3 dengan CRS 4.19.0 dalam mendeteksi serangan modern menggunakan framework pengujian otomatis GoTestWAF. Pengujian dilaksanakan pada lingkungan terkontrol melalui analisis true-positive, true-negative, dan false-negative terhadap 816 payload berbahaya maupun legitimate. Hasil penelitian menunjukkan ModSecurity hanya mampu memblokir 45,44% dari total payload berbahaya, sementara 54,56% berhasil melewati perlindungan. Selain itu, 17,73% traffic aman salah diblokir (false positive), yang berpotensi mengganggu operasional aplikasi. Kelemahan terutama ditemukan pada payload berukuran besar, teknik obfuscation, encoding kompleks, dan struktur request non-standar. Secara keseluruhan, konfigurasi default CRS 4.19.0 pada paranoia level 1 belum memadai menghadapi serangan kontemporer. Optimalisasi diperlukan melalui peningkatan paranoia level, aktivasi optional rules, tuning aturan, dan penambahan custom rules. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris bagi peningkatan implementasi WAF open-source pada aplikasi web masa kini.
Pembelajaran Berbasis Kasus untuk Pendidikan Keamanan Siber: Tinjauan Literatur Sistematis dan Agenda Penelitian Vokasi Bella Adinda Putri; Ratih Ratih; Krisna Nuresa Qodri; Satriawan Desmana; Abdul Rohman Supriyono
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Juli
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v5i1.1833

Abstract

Pembelajaran Berbasis Kasus (Case-Based Learning/CBL) telah terbukti efektif dalam pendidikan profesi seperti kedokteran, hukum, dan bisnis. Namun, penerapan dan kajian sistematisnya dalam bidang keamanan siber khususnya di pendidikan tinggi vokasi di negara berkembang masih sangat terbatas. Belum ada sintesis komprehensif yang memetakan pendekatan CBL, luaran kompetensi, instrumen pengukuran, maupun tantangan implementasi yang spesifik pada bidang ini. Tinjauan Literatur Sistematis (TLS) ini bertujuan memetakan pendekatan CBL dalam pendidikan keamanan siber (2014–2025), mengidentifikasi kompetensi yang dikembangkan, mensintesis instrumen pengukuran efektivitas, mengarakterisasi tantangan implementasi, dan menyusun agenda penelitian untuk pendidikan tinggi vokasi di negara berkembang dengan rujukan konteks Indonesia. Mengikuti panduan PRISMA 2020, pencarian sistematis dilakukan pada enam basis data elektronik (Scopus, Web of Science, IEEE Xplore, ACM Digital Library, ERIC, dan Google Scholar). Kriteria inklusi mengikuti kerangka PICOS. Dua peninjau independen melakukan penyaringan; penilaian kualitas menggunakan Mixed Methods Appraisal Tool (MMAT) yang diadaptasi. Sintesis menggunakan pendekatan naratif, tematik, dan pemetaan frekuensi. Terdapat sekitar 40–70 studi primer yang akan diinklusikan. Temuan yang diantisipasi mencakup dominasi kasus diskusi dan laboratorium; luaran kompetensi yang terkonsentrasi pada domain Serangan & Pertahanan serta Keamanan Sistem dari CyBOK; dan konteks vokasi negara berkembang yang sangat kurang terwakili. TLS ini menghasilkan peta komprehensif CBL dalam pendidikan keamanan siber, agenda penelitian berbasis bukti untuk institusi vokasi, dan rekomendasi desain modul CBL yang relevan untuk Prodi Rekayasa Keamanan Siber Politeknik Negeri Cilacap.
Analisis Komparatif Pengaruh Kedalaman Arsitektur Convolutional Neural Network untuk Deteksi Anomali Jaringan Krisna Nuresa Qodri; Satriawan Desmana; Bella Adinda Putri; Ratih Ratih; Muhammad Abdul Mu'in
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Juli
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v5i1.1841

Abstract

Tingkat kecanggihan serangan siber yang terus meningkat menjadi tantangan serius bagi sistem keamanan jaringan konvensional. Penelitian ini mengkaji efektivitas Convolutional Neural Network (CNN) dalam mendeteksi anomali jaringan menggunakan dataset UNSW-NB15. Dua arsitektur CNN dengan tingkat kompleksitas berbeda dibandingkan, yaitu CNN dasar dengan satu blok konvolusi dan CNN menengah dengan tiga blok konvolusi. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa arsitektur CNN menengah memberikan kinerja yang lebih unggul dengan akurasi 97,91%, presisi 98,89%, dan nilai ROC-AUC 0,9979, jauh melampaui model dasar yang hanya mencapai akurasi 94,36%. Tingkat false positive yang rendah, yaitu 1,93%, serta tingkat false negative sebesar 2,18%, mengindikasikan kelayakan praktis yang kuat untuk diterapkan pada lingkungan operasional nyata. Temuan ini memberikan bukti empiris bahwa rekayasa kedalaman arsitektur yang moderat disertai regularisasi kuat memegang peranan krusial dalam menjaga stabilitas konvergensi dan mengeliminasi risiko overfitting ekstrem pada sistem deteksi intrusi jaringan.