Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategy to Improve Financing for Gold Installment Products at PT Bank Syariah Indonesia, Tbk. KCP Panyabungan Ali Topan Lubis; Muhammad Safii Handika; Meliana Meliana; Muda Ahmad Siregar; Abdul Rasyid; Lahuddin Lahuddin; Khoirun Nisa; Ermadina Lubis; Amelia Dewita
Jurnal Pengabdian Nusantara Vol. 4 No. 3 (2026): JUNI
Publisher : Konsorsium Nasional Pengelola Jurnal Pengabdian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpn.v4i3.248

Abstract

This study aims to analyze the strategy for increasing gold installment financing at PT Bank Syariah Indonesia, Tbk., Panyabungan Branch Office. Gold installment financing is a financing service offered by Islamic banks to facilitate the public's ability to own gold as an investment instrument through an installment payment system in accordance with Sharia principles. This product is a popular investment alternative because gold has a relatively stable value and can be used as a form of long-term savings. This study used a qualitative approach with a descriptive approach. Data collection techniques included interviews, observations, and documentation with the bank and customers using the gold installment product. The data obtained were then analyzed using qualitative data analysis techniques through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that the gold installment financing mechanism at PT Bank Syariah Indonesia, Tbk., Panyabungan Branch Office is implemented through several stages: the customer's financing application, the bank's feasibility analysis process, the execution of the contract, and the installment payments according to the agreed term. Strategies to increase gold installment financing include product promotions, improving customer service quality, and educating the public about gold investment and Islamic banking products. Furthermore, utilizing digital media is also a strategy to expand the reach of gold installment financing products to the public. This study also found that the increase in gold installment financing was influenced by several supporting and inhibiting factors. Supporting factors include high public interest in gold investment and the ease of the financing application process. Meanwhile, inhibiting factors include low public understanding of Islamic banking products and diverse economic conditions.
Membangun Kesadaran Kolektif: Strategi Penyuluhan Bahaya Judi Online dan Narkoba dalam Meningkatkan Generasi Muda Desa Tambangan Pasoman, Mandailing Natal Affan Muhammad Hasibuan; Riski Towilah NST; Siti Masitoh Lubis; Dinil Arifah; Taminna Dongoran; Amelia Dewi; Widiya Haliza; Muda Ahmad Siregar; Indra Wahyudi; Imelda Sari
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2025): SEPTEMBER-OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/phvz2p79

Abstract

Judi online dan narkoba telah menjadi fenomena yang memiliki dampak negatif dalam tatanan sosial masyarakat. Tujuan pengabdian masyarakat untuk memberikan pemahaman secara mendalam dan membentuk kesadaran masyarakat Desa Tambangan Pasoman agar terhindar dari kedua perbuatan ini dengan memberikan edukasi dan membuka diskusi yang terarah (focus discussion) agar menjawab kekeliruan selama penyuluhan berlangsung. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan perubahan sikap masyarakat secara signifikat akan bahaya dari judi online dan narkoba dimana masih banyak masyarakat yang kurang memahami dampak buruk ini di sebabkan kurangnya literasi hukum dan pengawasan pemerintah desa. Edukasi yang dilakukan secara persuasif telah menunjukkan hasil positif dengan membangun kesadaran baru danĀ  keterlibatan pemuda sebagai tonggak keberhasilan pengabdian ini. Mereka tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi menjadi agen perubahan dengan menyebarkan pesan positif ke lingkungan sekitarnya. Hal ini memicu adanya komunitas ataupun kelompok yang sigap untuk mengawasi indikasi adanya praktik judi atau penyalahgunaan narkoba. dengan demikian diharapkan desa dapat lebih proaktif menanggulangi masalah ini sebelum meluas dan menyebabkan dampak yang lebih besar.