Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Metode Moving Average, Exponential Smoothing, dan Arima dalam Peramalan Permintaan untuk Pengendalian Stok Floor Rear : (Studi Kasus : PT. SAI) Windi Nurlaela; Annisa Indah Pratiwi; Hilda Tri Yulianti
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.1134

Abstract

Banyaknya permintaan yang fluktuasi menjadi permasalahan utama dalam pengendalian persediaan, khususnya pada komponen penting seperti floor rear di PT SAI. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta membandingkan tiga metode peramalan, yaitu Moving Average (MA), Exponential Smoothing (ES), dan Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA),  Dari tiga metode pramalan tersebut digunakan untuk memperoleh metode prediksi yang paling akurat untuk mendukung efisiensi pengendalian stok. Data historis permintaan digunakan sebagai dasar perhitungan, sedangkan tingkat akurasi dievaluasi menggunakan Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Squared Error (MSE), dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Moving Average 3 Bulan menghasilkan tingkat akurasi terbaik dengan nilai MAPE sebesar 2,935%, lebih rendah dibandingkan ARIMA (3,761%) maupun Exponential Smoothing (4,418%). Artinya, Moving Average lebih tepat digunakan dalam memprediksi kebutuhan produk floor rear di PT SAI. Implikasi dari temuan ini sangat signifikan bagi manajemen persediaan perusahaan, karena penerapan metode terbaik dapat menekan risiko overstock maupun stockout, serta mendukung proses rantai pasok yang lebih efisien dan adaptif terhadap perubahan permintaan.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN MATLAB DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA Yuni Syifau Rohmah; Hilda Tri Yulianti; Rika Amelia
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 5 No 1 (2026): AL–IRSYAD JOURNAL OF MATHEMATICS EDUCATION
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v5i1.687

Abstract

Aljabar linear merupakan mata kuliah fundamental namun menantang bagi mahasiswa teknik karena karakteristik konsepnya yang abstrak. “Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh media pembelajaran MATLAB terhadap hasil belajar dan motivasi mahasiswa dalam mata kuliah aljabar linear.” Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental pretest-posttest control group yang melibatkan 160 mahasiswa “Program Studi Teknik Industri Universitas Buana Perjuangan Karawang” terbagi menjadi kelompok eksperimen (menggunakan MATLAB) dan kelompok kontrol (pembelajaran konvensional). “Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar dan kuesioner motivasi belajar yang telah divalidasi.” Data dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney dan Independent Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan pada hasil belajar (p=0,003) dengan rerata kelas eksperimen 83,88 berbanding kelas kontrol 60,53, serta motivasi belajar (p=0,015) dengan rerata kelas eksperimen 99,53 berbanding kelas kontrol 88,27. Penelitian ini menyimpulkan bahwa MATLAB efektif meningkatkan pemahaman konseptual dan motivasi mahasiswa melalui visualisasi interaktif konsep abstrak. Disarankan integrasi MATLAB secara sistematis dalam kurikulum matematika dengan dukungan infrastruktur memadai dan pengembangan kompetensi dosen.
Analisis Efisiensi Kerja Teknisi Maintenance AC Menggunakan Metode Full-Time Equivalent (FTE) dan Time Motion Study Dede Sukendar; Nana Rahdiana; Hilda Tri Yulianti
Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro dan Informatika Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro dan Informatika
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jtmei.v5i3.6446

Abstract

Air conditioning system maintenance is a vital activity to maintain the reliability of production facilities in the manufacturing industry. This study aims to evaluate and balance the workload of eight AC Maintenance technicians operating in tandem in four different work areas. Field observations were conducted using the Stopwatch Time Study approach with the shadowing method to measure the actual work duration, then analyzed using the Full-Time Equivalent (FTE) method. The initial evaluation results showed a significant workload imbalance between operators; two operators in Area 2 (Finishing Area) experienced overload with an average FTE index of 1.49 (149%), while two operators in Area 3 (Cast Coated Area) were underloaded with an average FTE of 0.92 (92%). Through repair simulation scenarios focused on eliminating waste and standardizing standard time per AC unit, activity duration inefficiencies were successfully reduced. Reducing wasted time by 6,452 minutes/month in Area 2 and absorbing the schedule overflow to Area 3 resulted in the normalization of all work areas to inload status (FTE 1.10-1.17). The underload conditions that emerged in Area 1 and Area 3 post-optimization were not directed at reducing the workforce, but rather were optimized through a job enlargement strategy in the form of routine 5S inspection activities, completing preventive maintenance checklists, and cross-area support functions. This study proves that workload balancing based on real-time data is able to produce optimal and balanced manpower allocation without adding or reducing personnel.