Irhamni Abdullah
Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Karakteristik Sosial Ekonomi Peternak Sapi Potong Dan Kaitannya Dengan Skala Usaha Di Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo Irhamni Abdullah; Ishak Korompot; Ramlan Pomolango; Meity Melani Mokoginta; Dewa Oka Suparwata
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik sosial dan ekonomi peternak sapi potong serta hubungannya dengan skala usaha di Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 91 responden yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur. Variabel penelitian meliputi karakteristik sosial (umur, pendidikan, pengalaman beternak dan jumlah tanggungan keluarga), karakteristik ekonomi (sumber modal, biaya operasional dan pendapatan), serta skala usaha yang diukur berdasarkan jumlah kepemilikan ternak. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik sosial peternak berada pada kategori sedang hingga tinggi dan relatif homogen, sedangkan karakteristik ekonomi berada pada kategori rendah hingga sedang. Skala usaha peternakan sapi potong didominasi oleh skala kecil hingga menengah. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa karakteristik sosial tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan skala usaha (rs = 0,037; p > 0,05), sedangkan karakteristik ekonomi memiliki hubungan yang sangat kuat dan signifikan (rs = 0,837; p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa faktor ekonomi merupakan determinan utama dalam pengembangan skala usaha peternakan sapi potong, karakteristik sosial tidak berpengaruh secara langsung. Peningkatan skala usaha perlu difokuskan pada penguatan akses terhadap sumber daya ekonomi, khususnya modal dan pendapatan usaha.