Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Literatur Review: Peran BPJS Kesehatan dalam Penguatan Layanan Primer Nur Arofah; Lilis Banowati; Laili Nurjannah Yulistiyana; Aniq Alimmuddin; Yosi Yusrotul Khasanah
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2026): Edisi April
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v4i4.1366

Abstract

Mutu layanan primer di Indonesia masih menjadi tantangan meskipun Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran BPJS Kesehatan dalam penguatan layanan primer melalui mekanisme pembiayaan dan tata kelola sistem. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis terhadap artikel dan jurnal ilmiah yang diterbitkan pada periode 2018-2024. Penelusuran sumber dilakukan melalui Google Scholar dan perangkat Publish or Persih. menggunakan kata kunci BPJS Kesehatan, layanan kesehatan primer, Jaminan Kesehatan Nasional, dan strategic purchasing. Hasil kajian menunjukkan bahwa BPJS Kesehatan berperan strategis sebagai pembeli layanan kesehatan (strategic purchaser) dengan menerapkan mekanisme kapitasi dan insentif berbasis kinerja di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP). Mekanisme ini berkontribusi pada peningkatan efisiensi pembiayaan hingga 10–15% pada FKTP yang mencapai indikator mutu dan keberhasilan program Prolanis. Namun, pelaksanaannya belum optimal karena keterbatasan kapasitas manajerial, sumber daya manusia, serta infrastruktur teknologi informasi, terutama di wilayah terpencil. Dalam perspektif Health System Strengthening Framework WHO, aspek pembiayaan yang dikelola BPJS merupakan salah satu pilar penting, namun keberhasilan penguatan layanan primer menuntut dukungan pada pilar lain seperti tenaga kesehatan, sistem informasi, dan tata kelola. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi kebijakan melalui program Integrasi Layanan Primer (ILP) menjadi solusi strategis untuk memperkuat koordinasi antarlembaga, meningkatkan mutu layanan, dan mempercepat pencapaian Universal Health Coverage di Indonesia.
Tren Penelitian Health Literacy Tahun (2015–2025): Analisis Bibliometrik Menggunakan Publish or Perish dan VOSviewer Awis Hamid Dani; Cucu Herawati; Nur Arofah; Aniq Alimmuddin
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 2 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss2.2722

Abstract

Health literacy is an important competency in public health related to an individual's ability to access, understand, evaluate, and use health information in making decisions related to health maintenance, disease prevention, and the utilization of health services. Over the past decade, research on health literacy has grown rapidly and expanded to various dimensions, including digital health literacy and mental health literacy. The increasing number of publications indicates that health literacy has become a significant topic in global health research. This study aims to map the development trends, citation influence, and thematic structure of health literacy research during the period 2015–2025 using a bibliometric approach. This study employed a quantitative bibliometric method using data sourced from Google Scholar. Publication data were collected using the Publish or Perish software with the keyword “health literacy,” and then analyzed using VOSviewer to map keyword relationships through network, overlay, and density visualization. After the data selection and cleaning process, a total of 998 documents were included in the analysis. The findings show that publications on health literacy have experienced an increasing trend, with two major peaks occurring in 2018 and 2020. Network analysis identified four main research clusters covering conceptual and digital aspects, clinical contexts and chronic diseases, mental health literacy among adolescents, and the relationship between health literacy and health outcomes. These findings indicate that health literacy has evolved into a multidisciplinary research field increasingly integrated with issues of digital health, mental health, and health information management.