Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Optimalisasi Pengoperasian Electronic Chart Display and Information System (ECDIS) Dalam Pembuatan Passage Planning Guna Menunjang Keselamatan di Atas Kapal Diva Amadha Anastacia; Firdaus Sitepu; Maulidiah Rahmawati; Sutoyo
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 3 No. I (2024): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1732

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan mengoptimalkan penggunaan Electronic Chart Display and Information System (ECDIS) dalam penyusunan passage planning guna menunjang keselamatan pelayaran secara komprehensif pada kapal MT Bagus Selatan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus tunggal. Data dikumpulkan selama 12 bulan masa praktik laut melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam terhadap 3 informan kunci, serta telaah dokumen navigasi. Validasi data dilakukan melalui triangulasi metode dan sumber. Findings: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ECDIS di lapangan masih terbatas pada fungsi pemantauan posisi dasar. Temuan utama mengungkap bahwa fitur keselamatan tingkat lanjut, seperti safety contour dan route check otomatis, sering kali diabaikan. Kegagalan operasional ini dipicu oleh kurangnya type-specific training dan kesenjangan pemahaman antarmuka, yang berujung pada tidak berfungsinya alarm anti-grounding secara proporsional. Implikasi: Perusahaan pelayaran wajib mengimplementasikan intervensi pelatihan spesifik berbasis pabrikan (type-specific) dan memperketat SOP navigasi. Kegagalan dalam menutup celah pelatihan ini dapat memicu kegagalan organisasional yang membuka ruang bagi kecelakaan navigasi yang fatal.
Analisis Kegunaan dan Perawatan Liferaft: (Studi Kasus: MV. Pacific Bulk) Anak Agung Bagus Deva Sastrawiguna; I'ie Suwondo; Trisnowati Rahayu; Firdaus Sitepu
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1788

Abstract

Keselamatan maritim sangat penting di tengah kecelakaan laut tinggi di Indonesia (342 korban jiwa pada 2021), dengan liferaft sebagai rakit penyelamat inflatable wajib berdasarkan SOLAS Chapter III untuk evakuasi kapal saat kebakaran, tenggelam, atau bencana, dilengkapi survival pack untuk bertahan 30 hari. Penelitian ini menganalisis kegunaan dan perawatan liferaft di MV Pacific Bulk. Metode deskriptif kualitatif diterapkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif selama 12 bulan, dan tinjauan dokumen. Populasi mencakup 20 awak kapal dari departemen deck dan engine; sampel purposive adalah Mualim III (safety officer).​ Instrumen terdiri dari pedoman wawancara semi-struktural (18 pertanyaan), checklist observasi, dan lembar dokumentasi logbook/sertifikat. Analisis data mengikuti model interaktif Miles et al.: reduksi, display, dan verifikasi melalui triangulasi. Hasil menunjukkan penempatan liferaft strategis untuk akses <2 menit, HRU fungsional rilis otomatis pada kedalaman 1,5-4 m, survival pack SOLAS A lengkap, perawatan berjenjang (harian-mingguan-bulanan-tahunan oleh kru dan CV Borneo Samudra Jaya), serta drill meningkatkan keterampilan kru. Kesimpulannya, liferaft MV Pacific Bulk memenuhi LSA Code, meminimalkan risiko kegagalan lewat pemeliharaan sistematis, meski terbatas sampel tunggal dan pendekatan kualitatif.
Optimalisasi Ballast Water Management Plan (BWMP) Dalam Upaya Pencegahan Pencemaran Air Laut: (Studi Kasus:MV. Ocean Perkasa) Nadya Nurul Azzah; Tri Haryanto; Henna Nurdiansari; Dety Sutralinda; Firdaus Sitepu
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1554

Abstract

Pengelolaan air ballast yang tidak optimal berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan laut akibat perpindahan organisme antar perairan. Oleh karena itu, penerapan Ballast Water Management Plan (BWMP) menjadi hal yang penting dalam mendukung kepatuhan terhadap ketentuan Ballast Water Management Convention (BWMC). Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa gangguan pada sistem Ballast Water Treatment System (BWTS), khususnya pada komponen pengolahan kimia dapat memengaruhi efektivitas pengelolaan air ballast. Pada penelitian ini memiliki keterbaruan pada foku s kajian optimalisasi penerapan BWMP melalui identifikasi akar permasalahan malfungsi sistem Total Residual Oxidant (TRO) akibat sumbatan pada T-strainer serta keterkaitannya dengan aspek operasional dan perawatan di atas kapal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan diagram fishbone. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak optimalnya penerapan BWMP dipengaruhi oleh faktor manusia, mesin, metode, material, lingkungan, dan manajemen operasional. Sumbatan pada T-strainer sistem TRO akibat endapan yang tidak dibersihkan secara rutin menyebabkan kinerja sistem BWTS menjadi tidak stabil dan memicu alarm maupun kondisi trip. Selain itu, keterbatasan pemahaman kru terhadap pelaksanaan ballast operation turut memengaruhi efektivitas pengelolaan air ballast. Dengan peningkatan perawatan sistem secara berkala dan penguatan pemahaman awak kapal, penerapan BWMP dapat berjalan lebih optimal dan mendukung upaya pencegahan pencemaran air laut.