ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik digital guru dan keterampilan literasi siswa melalui pemanfaatan media digital dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Adapun mitra dalam program pengabdian kepada masyarakat ini adalah guru-guru SDN 2 Jatisela yang berjumlah 12 orang dan siswa kelas 5 yang berjumlah 32 orang. PKM ini dilaksanakan selama 3 hari pada tanggal 7-9 Mei 2026. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, implementasi, pendampingan, dan evaluasi. Pada tahap sosialisasi dilakukan melalui koordinasi dengan kepala sekolah dan guru SDN 2 Jatisela untuk menyamakan persepsi terkait tujuan, manfaat, dan mekanisme kegiatan. Tahap pelatihan menggunakan model workshop berbasis praktik (learning by doing). Sementara itu, pada tahap implementasi guru mengiimplementasi modul ajar digital di kelas. Tim mendampingi guru dalam penggunaan media digital saat pembelajaran menyimak, membaca, menulis, dan berbicara, pelaksanaan proyek literasi digital siswa. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test sederhana kompetensi digital guru, analisis peningkatan partisipasi siswa, dokumentasi karya siswa, dan kuesioner kepuasan mitra. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kompetensi guru dalam merancang dan mengimplementasikan pembelajaran berbasis digital dengan capaian sekitar 83,33% guru mampu menyusun dan menerapkan modul ajar digital. Selain itu, sekitar 87,5% siswa kelas tinggi berhasil menghasilkan karya literasi digital, seperti cerita digital dan presentasi sederhana. Pembelajaran menjadi lebih interaktif, kontekstual, dan berpusat pada siswa. Program ini juga berhasil mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas digital sekolah serta membangun repositori media pembelajaran. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia serta penguatan literasi digital di sekolah dasar.Kata kunci: Pembelajaran Digital; Literasi Digital; Bahasa Indonesia; Sekolah Dasar. ABSTRACTThis community service activity aims to enhance teachers’ digital pedagogical competencies and students’ literacy skills through the use of digital media in Indonesian language instruction. The partners in this community service program are 12 teachers from SDN 2 Jatisela and 32 fifth-grade students. This community service program was conducted over three days from May 7–9, 2026. The implementation method used a participatory approach through the stages of socialization, training, implementation, mentoring, and evaluation. The socialization stage was carried out through coordination with the principal and teachers of SDN 2 Jatisela to align perceptions regarding the objectives, benefits, and mechanisms of the activity. The training stage utilized a practice-based workshop model (learning by doing). Meanwhile, during the implementation stage, teachers applied digital learning modules in the classroom. The team provided guidance to teachers on the use of digital media during lessons on listening, reading, writing, and speaking, as well as the implementation of student digital literacy projects. The evaluation was conducted through simple pre- and post-tests of teachers’ digital competencies, an analysis of increases in student participation, documentation of student work, and a partner satisfaction questionnaire. The results of the activity showed a significant improvement in teachers’ competencies in designing and implementing digital-based learning, with approximately 83,33% of teachers able to develop and implement digital teaching modules. In addition, about 87,5% of upper-grade students successfully produced digital literacy works, such as digital stories and simple presentations. Learning became more interactive, contextual, and student-centered. The program also succeeded in optimizing the use of school digital facilities and building a learning media repository. Thus, this activity made a tangible contribution to improving the quality of Indonesian language learning and strengthening digital literacy in elementary schools. Keywords: Digital Learning; Digital Literacy; Indonesian Language; Elementary School.