Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KOMPONEN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR Aisyah Zahira; Rahma Ashari Hamzah; Rizkyanti Putri; Nabila Hikaya; Nur Anugrah Safar; Ahmad Farid Wajdi
Reduplikasi: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 5, No 2 (2025): (Desember 2025)
Publisher : Pascasarjana, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/rjppbi.v5i2.3006

Abstract

Kajian ini menelusuri secara komprehensif komponen-komponen utama dalam sistem pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar, mencakup aspek tujuan, peserta didik, peran guru, materi, metode, media, serta evaluasi. Fokus utama penelitian ini adalah bagaimana keterpaduan setiap elemen tersebut dapat menciptakan proses pembelajaran yang efektif, bermakna, dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Berdasarkan hasil analisis literatur, diperoleh pemahaman bahwa keberhasilan pembelajaran ditentukan oleh hubungan sinergis antara guru yang kreatif dan inovatif sebagai fasilitator, materi pembelajaran yang relevan dengan konteks kehidupan siswa, serta penggunaan metode dan media yang bervariasi. Selain itu, sistem evaluasi yang berkesinambungan juga menjadi faktor penting dalam menilai perkembangan kemampuan siswa secara menyeluruh. Pembelajaran Bahasa Indonesia tidak hanya bertujuan untuk menguasai aspek kebahasaan, tetapi juga untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, literasi, dan kreativitas. Oleh karena itu, guru diharapkan menerapkan strategi pembelajaran yang berpusat pada siswa serta memanfaatkan teknologi digital guna menciptakan suasana belajar yang interaktif dan menarik. Dengan penerapan prinsip-prinsip tersebut, pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar dapat menjadi sarana efektif dalam membentuk peserta didik yang cerdas, adaptif, dan berdaya saing.
Development of a Classroom Reading Corner as an Effort to Increase Reading Interest Among Third-Grade Students at SD 55 Pamanjengan Musbaing Musbaing; Ahmad Farid Wajdi; Noviana Noviana; Erika Rahmadani
BERBAKTI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2: BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | September 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/berbakti.v4i2.5535

Abstract

An interest in reading is a key factor in supporting students’ academic achievement and fostering a culture of literacy in schools. However, the interest in reading among students at SDN 55 Pamanjengan remains relatively low, as evidenced by their tendency to spend their free time playing rather than reading. This study aims to describe the use of a reading corner as an effort to increase the reading interest of third-grade students at SDN 55 Pamanjengan. This study employs a descriptive qualitative approach, with data collected through observations and interviews involving the principal, teachers, and students. The program was implemented through the development of a reading corner, including the arrangement of bookshelves, the provision of age-appropriate reading materials, attractive room decorations, and guidance on literacy activities. The findings revealed that before the reading corner was established, the average level of students’ interest in reading was only 32.14%, which was categorized as low. After the program was implemented, the average reading interest increased to 78.57%, falling into the high category. This improvement was reflected in several indicators, including enjoyment of reading, use of the reading corner during free time, daily reading habits, interest in reading non-textbook materials, and enthusiasm for participating in literacy activities. The findings indicate that effective management of reading corners can create a conducive learning environment and significantly increase students’ interest in reading. Therefore, collaboration among schools, teachers, parents, and policymakers is necessary to support the sustainability of literacy programs in order to strengthen a culture of reading and improve the quality of students’ education.