Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Kepuasan Kerja terhadap Organizational Citizenship Behavior pada Karyawan Perusahaan Pengelola Sawit Erdin Jhaya Saputra; Evi Kurniasari Purwaningrum; Silvia Eka Mariskha
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i2.1611

Abstract

Generasi Z kini menjadi kekuatan penting dalam dunia kerja Indonesia, mencangkup sekitar 22% populasi atau lebih dari 60 juta jiwa. Mereka dikenal adaptif terhadap teknologi dan kreatif secara digital, namun menuntut fleksibilitas, makna kerja, serta keseimbangan hidup tinggi. Karakteristik ini menghadirkan tantangan bagi manajemen sumber daya manusia dalam mengelola kepuasan kerja dan mendorong munculnya Organizational Citizenship Behavior (OCB), yaitu perilaku sukarela yang mendukung efektivitas organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja terhadap Organizational Citizenship Behavior pada karyawan perusahaan pengelola sawit di Muara Wahau. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi sederhana. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini yaitu job descriptive index scale dan the organizational citizenship behavior scale. Subjek dalam penelitian ini adalah karyawan perusahaan pengelola sawit, subjek sebanyak 100 orang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap organizational citizenship behavior dengan nilai koefisiensi sebesar 0,726 atau 72,6% yang menunjukan hubungan positif dan kuat antara kedua variabel tersebut. Sehingga karyawan perkebunan kelapa sawit perlu mempertahankan kepuasan kerja melalui sikap positif dan tanggung jawab terhadap tugas.
Hubungan Help-Seeking Behavior dengan Kesehatan Mental Mahasiswa Sri Rahayu; Diana Imawati; Silvia Eka Mariskha
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 4 No. 5 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Mei 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v4i5.1622

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara help-seeking behavior dan kesehatan mental pada mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan melibatkan 211 mahasiswa aktif di Kota Samarinda berusia 18–46 tahun yang berasal dari berbagai perguruan tinggi. Sampel penelitian diperoleh menggunakan teknik non-probability sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala help-seeking behavior dan skala kesehatan mental, kemudian dianalisis menggunakan bantuan SPSS 25.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat help-seeking behavior pada kategori sedang (39%) dan kesehatan mental pada kategori sedang (41%). Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara help-seeking behavior dan kesehatan mental mahasiswa (p = 0,599 > 0,05). Nilai koefisien determinasi (R² = 0,001) menunjukkan bahwa hubungan antara kedua variabel sangat lemah. Temuan ini mengindikasikan bahwa kesehatan mental mahasiswa kemungkinan lebih dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.