Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Forgiveness terhadap Psychological Well-Being pada Mahasiswa Rantau Angkatan 2024 di Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda Hanah Putri Sanang; Yoga Achmad Ramadhan; Diana Imawati
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i1.1522

Abstract

Mahasiswa rantau sering menghadapi berbagai tantangan psikologis seperti kesulitan beradaptasi, tekanan, serta jarak dengan keluarga yang dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis mereka. Faktor yang diduga berperan dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis adalah forgiveness (pemaafan). Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh forgiveness terhadap psychological well-being pada mahasiswa rantau angkatan 2024 di UNTAG Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Subjek penelitian berjumlah 259 mahasiswa rantau yang diambil menggunakan teknik sampel jenuh. Penelitian dengan skala psychological well-being dan skala forgiveness yang dimodifikasi dari TRIM-18. Analisis data menggunakan uji korelasi nonparametrik Spearman Rank karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh yang signifikan forgiveness terhadap psychological well-being dengan nilai koefisien korelasi Spearman sebesar ρ = -0,311 dan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05). Hasil menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kontribusi forgiveness terhadap psychological well-being sebesar 9,67%, sementara 90,33% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa forgiveness berpengaruh terhadap psychological well-being mahasiswa rantau, meskipun bukan satu-satunya faktor yang menentukan kesejahteraan psikologis mereka.
Hubungan Help-Seeking Behavior dengan Kesehatan Mental Mahasiswa Sri Rahayu; Diana Imawati; Silvia Eka Mariskha
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 4 No. 5 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Mei 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v4i5.1622

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara help-seeking behavior dan kesehatan mental pada mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan melibatkan 211 mahasiswa aktif di Kota Samarinda berusia 18–46 tahun yang berasal dari berbagai perguruan tinggi. Sampel penelitian diperoleh menggunakan teknik non-probability sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala help-seeking behavior dan skala kesehatan mental, kemudian dianalisis menggunakan bantuan SPSS 25.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat help-seeking behavior pada kategori sedang (39%) dan kesehatan mental pada kategori sedang (41%). Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara help-seeking behavior dan kesehatan mental mahasiswa (p = 0,599 > 0,05). Nilai koefisien determinasi (R² = 0,001) menunjukkan bahwa hubungan antara kedua variabel sangat lemah. Temuan ini mengindikasikan bahwa kesehatan mental mahasiswa kemungkinan lebih dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Gambaran Regulasi Emosi pada Remaja Pengguna Game Real Time Strategy Muhammad Thesar Alfadillah; Diana Imawati; Siti Khumaidatul Umaroh
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i1.1536

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran regulasi emosi pada remaja pengguna game real time strategy di SMK Negeri 4 Samarinda. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Instrumen penelitian menggunakan skala regulasi emosi Emotion Regulation Questionnaire (ERQ) yang terdiri atas dua aspek, yaitu cognitive reappraisal dan expressive suppression. Subjek penelitian adalah siswa kelas X dan XI SMK Negeri 4 Samarinda. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan nilai mean empirik sebesar 38,14 dengan standar deviasi 6,91 yang berada pada kategori tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa remaja pengguna game real time strategy memiliki kemampuan regulasi emosi yang baik. Selain itu, aspek cognitive reappraisal berada pada kategori lebih tinggi dibandingkan expressive suppression.