Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MARAKNYA JUDI ONLINE DI KALANGAN PELAJAR: TINJAUAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP PERILAKU MENYIMPANG REMAJA Siti Rahmah Maibang; Rafida Khairani; Sekar Loka Pratiwi; Julia Hafni Br Panjaitan; Dinda Cantika Sari; Hapni Laila Siregar
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i3.9981

Abstract

ABSTRACT The rapid development of digital technology in the modern era has brought numerous conveniences to human life, but it has also given rise to various new social problems, one of which is the phenomenon of online gambling among students. This study aims to determine the level of knowledge, perceptions, and attitudes of students toward the phenomenon of online gambling, as well as to examine the role of Islamic Religious Education (IRE) in preventing such behavior. This study employs a quantitative approach using a survey method. Data were collected via an online questionnaire distributed through Google Forms to 53 respondents using a Likert scale. The results indicate that the majority of respondents are aware of online gambling and recognize its negative impacts, such as addiction, impaired academic concentration, financial problems, and moral decay. Factors influencing students’ involvement in online gambling include peer influence, easy access to digital technology, and a lack of parental supervision. From the perspective of Islamic Religious Education, gambling is a prohibited act because it involves elements of maisir. Therefore, Islamic Religious Education plays a strategic role in instilling moral and spiritual values to strengthen students’ self-control in facing the challenges of the digital age. ABSTRAK Perkembangan teknologi digital yang pesat di era modern telah memberikan berbagai kemudahan dalam kehidupan manusia, namun juga memunculkan berbagai permasalahan sosial baru, salah satunya adalah fenomena judi online di kalangan pelajar dan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan, persepsi, serta sikap mahasiswa terhadap fenomena judi online, serta meninjau peran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mencegah perilaku tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan secara daring menggunakan Google Form kepada 53 responden dengan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden telah mengetahui tentang judi online serta menyadari dampak negatifnya, seperti kecanduan, gangguan konsentrasi belajar, masalah keuangan, dan kerusakan moral. Faktor yang mempengaruhi keterlibatan pelajar dalam judi online antara lain pengaruh teman sebaya, kemudahan akses teknologi digital, serta kurangnya pengawasan dari orang tua. Dalam perspektif Pendidikan Agama Islam, judi merupakan perbuatan yang diharamkan karena mengandung unsur maisir. Oleh karena itu, Pendidikan Agama Islam memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual guna memperkuat kontrol diri mahasiswa dalam menghadapi tantangan era digital.
ANALISIS EFEKTIVITAS MEDIA PRESENTASI DIGITAL INTERAKTIF PADA PEMAHAMAN KONSEP KIMIA MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Steven Sinaga; Syafriani Syafriani; Eka Ananda Syafira; Rafida Khairani; Dinda Cantika Sari; Putri Rizkia; Hendra Kurnia Pulungan
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i3.11786

Abstract

The abstract nature of chemical concepts and the limitations of conventional, rigid, one-way slide visualizations underlie this research. These operational issues in the field lead to low information retention, persistent misconceptions, and a decline in students' academic learning outcomes to below 60 percent. The primary focus of this scientific study is to analyze the effectiveness of using interactive digital presentation media on escalating understanding of substantive chemical concepts. This descriptive quantitative research using a survey approach was conducted through a five-level Likert-scale questionnaire. Sampling was conducted via purposive sampling technique, reaching 32 students in the Chemistry and Chemistry Education Study Programs at Medan State University. The actual data analysis procedure was executed in a structured manner using percentage score calculations of respondent responses and qualitative descriptions of open-ended questions. Empirical research findings reveal the positive influence of the use of animations, quizzes, and virtual laboratory portals such as PhET Interactive Simulations in stabilizing learning focus, intrinsic motivation, and facilitating the visualization of atomic bonds. Daily technical obstacles include internet network disruptions and excessive use of visualizations that risk increasing cognitive load. The main conclusion confirms that hybrid multimedia instruction has proven reliable in flexibly boosting students' cognitive resilience. ABSTRAK Sifat abstrak dari konsep-konsep kimia serta keterbatasan visualisasi salindia konvensional yang kaku dan searah melatarbelakangi kegiatan penelitian ini. Masalah operasional lapangan tersebut memicu rendahnya retensi informasi, miskonsepsi yang menetap, serta penurunan tingkat ketuntasan hasil belajar akademik mahasiswa di bawah 60 persen. Fokus utama kajian ilmiah ini adalah menganalisis tingkat efektivitas penggunaan media presentasi digital interaktif terhadap eskalasi pemahaman konsep kimia substantif. Langkah-langkah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei ini dijalankan melalui pengisian kuesioner berskala Likert lima tingkat. Penarikan sampel dilakukan via teknik purposive sampling yang menjangkau sejumlah 32 mahasiswa Program Studi Kimia dan Pendidikan Kimia di Universitas Negeri Medan. Prosedur analisis data aktual dieksekusi secara terstruktur memakai perhitungan skor persentase sebaran jawaban responden serta deskripsi kualitatif pertanyaan terbuka. Temuan riset secara empiris menyingkap pengaruh positif penggunaan animasi, kuis, dan portal laboratorium virtual seperti PhET Interactive Simulations dalam menstabilkan fokus belajar, motivasi intrinsik, serta mempermudah visualisasi ikatan atomik. Kendala teknis harian mencakup gangguan jaringan internet serta penggunaan visualisasi berlebih yang berisiko menaikkan cognitive load. Simpulan utama menegaskan bahwa hibridasi instruksional multimedia terbukti andal dalam mendongkrak ketahanan kognitif mahasiswa secara fleksibel.