Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis Ketuntasan pada Pendidikan Al-Qur’an Nonformal: Studi Kasus di TPA Baiturrahim Tawakkal; Saidah; Fitri Kasmirawati; Nurbiati
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584) Vol. 6 No. 1: Al-Mikraj, Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v6i1.9866

Abstract

The diversity of Qur'an reading abilities among students at the Al-Qur'an Education Park (TPA) poses a challenge in implementing effective learning because each student has a different level of learning readiness. This condition requires the implementation of learning strategies that can accommodate differences in abilities so that the learning process takes place optimally. This study aims to analyze the implementation of differentiated learning at TPA Baiturrahim and identify learning strategies that support the improvement of Qur'an reading and memorization abilities among students. The study used a qualitative approach with a case study design. Data were collected through repeated observations conducted over a month, semi-structured interviews with two educators, namely Ustadz Faisal and Ustadzah Ika, and documentation in the form of memorization control books and learning documents. Data analysis used the Miles, Huberman, and Saldaña model through the stages of data condensation, data presentation, and drawing and verifying conclusions. The research results show that differentiated learning is implemented through grouping students based on their Quranic reading ability, using the talqin method according to the characteristics of the study group, implementing a repetition system until learning completion is achieved, utilizing memorization control books as a tool for monitoring student progress, and implementing joint recitations to reinforce memorization. This strategy allows each student to receive learning services tailored to their abilities without having to follow the same targets uniformly. This research demonstrates that the effectiveness of learning in TPA (Teaching and Recitation Center) is determined not only by the teaching method but also by adaptive learning management through the integration of ability-based grouping, continuous evaluation, a repetition system, and recitations. These findings contribute to the development of a differentiated learning model based on completion that can be an alternative for developing learning in non-formal Quranic education institutions.
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menumbuhkan Kesadaran Beribadah Peserta Didik Di UPT SMAN 18 Bulukumba Saidah Saidah; Nurul Hikmah; Fitri Kasmirawati; Nurbiati Nurbiati; Besse Wahida
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.555

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang diterapkan oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membangun kesadaran beribadah siswa di UPT SMAN 18 Bulukumba, sekaligus mengidentifikasi berbagai faktor yang mendukung dan menghambat proses tersebut. Penelitian ini diambil berdasarkan urgensi penguatan karakter religius remaja di era modern, yang kerap dihadapkan pada tantangan pergaulan dan dinamika sosial yang dinamis. Dalam konteks ini, guru PAI memegang andil krusial yang tidak terbatas pada transfer ilmu saja, melainkan juga bertindak sebagai pembimbing, motivator, serta figur teladan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Informasi dihimpun melalui sumber primer (wawancara dengan guru PAI dan siswa) serta sumber sekunder (arsip sekolah dan literatur terkait) dengan menerapkan metode observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Seluruh data yang terkumpul kemudian diolah melalui fase reduksi, penyajian data, hingga penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru PAI dalam menumbuhkan kesadaran beribadah peserta didik dilakukan melalui strategi pembiasaan, pendekatan persuasif, dan metode keteladanan. Strategi pembiasaan dilakukan melalui kegiatan ibadah rutin di sekolah, pendekatan persuasif dilakukan melalui nasihat dan pendekatan personal, sedangkan metode keteladanan dilakukan dengan memberikan contoh langsung dalam pelaksanaan ibadah. Faktor pendukung peran guru PAI dalam menumbuhkan kesadaran beribadah peserta didik yaitu adanya kesadaran peserta didik terhadap pentingnya ibadah, program pembiasaan ibadah di sekolah, dan keterlibatan guru dalam pembinaan ibadah. Adapun faktor penghambatnya yaitu pengaruh teman sebaya, keterbatasan fasilitas ibadah, dan kurangnya pengawasan peserta didik di luar lingkungan sekolah. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang berorientasi pada pembentukan karakter religius peserta didik. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah strategi pembelajaran PAI berbasis karakter sekaligus menjadi acuan evaluasi bagi sekolah dalam menyusun program keagamaan yang lebih aplikatif dan berdampak jangka panjang bagi siswa.