Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Potensi Pasir Kuarsa Sebagai Bahan Baku Semikonduktor Daerah Kecamatan Dusun Selatan dan Dusun Utara, Kabupaten Barito Selatan, Provinsi Kalimantan Tengah Arif, Subhan; Razi, Faizal; Fadhli, T. Muharrizal
Jurnal Geosains dan Teknologi Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jgt.8.1.2025.34-41

Abstract

Kebutuhan akan pasir silika berkualitas tinggi untuk berbagai aplikasi industri, terutama sebagai bahan baku semikonduktor membutuhkan eksplorasi komoditi ini perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui geometri dan persebaran batupasir kuarsa serta kualitas pasir kuarsa di lokasi penelitian sebagai bahan baku semikonduktor. Metode yang digunakan adalah analisis geokimia X-ray fluorescence (XRF) untuk mengukur komposisi masing-masing sampel. Karakter pasir kuarsa berupa endapan dengan ukuran butir membundar tanggung, sortasi baik. Hasil analisis menunjukkan bahwa Sampel 1 dan Sampel 3 memiliki kandungan SiO2 yang tinggi (di atas 99%), namun masih mengandung pengotor di atas batas yang ditetapkan untuk bahan semikonduktor. Sampel 2 memiliki kandungan SiO2 terendah (92,17%) dan pengotor tertinggi. Analisis korelasi Pearson menunjukkan hubungan negatif yang kuat antara SiO₂ dengan pengotor, terutama Al2O3 dan TiO2. Disimpulkan bahwa ketiga sampel pasir silika tidak memenuhi standar kemurnian untuk bahan baku semikonduktor tanpa proses pemurnian lebih lanjut.
Analisis Spasial Zonasi Kerentanan Longsor pada  Ruas Jalan Nasional Banda Aceh –  Aceh Jaya T. Muharrizal Fadhli; Rahmatun Maula; Abdul Jalil; Tika Hapsari; Tarmizi
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Nasional Lintas Banda Aceh - Aceh Jaya merupakan penghubung utama ibukota Provinsi Aceh dengan kabupaten dibagian barat Aceh. Jalan sepanjang 246 km merupakan produk pasca Tsunami 2004 oleh USAID yang melintasi wilayah pegunungan Paro, Kulu, dan Geurutee. Peneliti mencatat telah terjadi 29 kali bencana longsor selama periode tahun 2020-2025. Penelitian ini dilakukan untuk memetakan zona kerentanan tinggi longsor di sepanjang ruas jalan sehingga kedepannya mampu membangun sistem rapid evaluation terhadap wilayah dengan kondisi kerentanan tinggi. Metode Analytical Hierarchy Process memiliki keunggulan terutama pada kajian tanah longsor karena mampu mengklasifikasikan zona kerawanan longsor secara rinci. Parameter utama yang digunakan pada penelitian ini yaitu parameter litologi, kemiringan lereng, relief relatif, tutupan lahan, kebasahan tanah dan curah hujan. Berdasarkan hasil analisis terdapat 10 zona yang memiliki kerentanan tinggi terhadap tanah longsor. Model ini divalidasi melalui pendekatan berbasis kejadian aktual yaitu 29 titik kejadian longsor periode tahun 2020-2025. Berdasarkan rasio titik longsor, 10 titik longsor (34,5%) berada pada zona kerentanan tinggi dan 15 titik (51,7%) berada pada zona kerentanan sedang. Pola distribusi kejadian longsor tersebut mengindikasikan tingkat akurasi model yang diperoleh dapat dikategorikan sebagai kualitas model baik.