Ramadhan Pulungan
Universitas Negeri Medan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan dan Pengembangan Human Capital di PT Pertamina(Persero): Solusi Strategis Berbasis Tranformasi Hilma Harmen; Nabila Hidayanti; Robema Natalia Nainggolan; Karisa Kusumadewi Saputri; Nazwa Arifa; Marsha Astrid Exelsia Hutasoit; Ramadhan Pulungan
YUME : Journal of Management Vol 9, No 1
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v9i1.10625

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Transformasi human capital di era digital menuntut perusahaan untuk mengembangkan model pelatihan dan pengembangan yang lebih adaptif, terintegrasi, dan berbasis teknologi. PT Pertamina (Persero) merupakan salah satu BUMN energi yang saat ini tengah memperkuat Human Capital 5.0 melalui pengembangan kompetensi berkelanjutan, digital learning, dan budaya learning organization. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pelatihan dan pengembangan human capital di Pertamina, mengidentifikasi tantangan dan permasalahan yang muncul, serta merumuskan solusi strategis yang relevan bagi peningkatan efektivitas program pengembangan SDM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi dokumen, analisis konten berita resmi perusahaan, serta validasi konsep berdasarkan literatur terbaru terkait human capital, transformasi digital, dan manajemen pembelajaran organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pertamina telah mengembangkan kurikulum kompetensi yang lebih sistematis, mengadopsi pembelajaran digital yang fleksibel, dan meningkatkan aktivitas berbagi pengetahuan antarpegawai. Namun demikian, masih terdapat kendala seperti ketidaksesuaian materi pelatihan dengan kebutuhan unit, tingkat literasi digital yang belum merata, serta evaluasi pascapelatihan yang belum sepenuhnya mampu mengukur dampak jangka panjang. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan transformasi human capital memerlukan integrasi yang lebih kuat antara teknologi, kebutuhan kompetensi strategis, serta budaya pembelajaran kolektif. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis mengenai pengembangan human capital di era disrupsi serta memberikan rekomendasi praktis bagi perusahaan dan pemangku kebijakan dalam memperkuat kualitas SDM di industri energi.
Analisis Strategi Pemasaran Usaha Tanaman Hias Dalam Perspektif Agribisnis Hendra Saputra; Ariel Immanuel Panjaitan; Karisa Kusumadewi Saputri; Marsha Astrid Exelsia Hutasoit; Nabila Hidayanti; Ramadhan Pulungan
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 1 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha tanaman hias merupakan salah satu bagian dari sektor agribisnis hortikultura yang memiliki potensi ekonomi yang cukup besar. Meningkatnya minat masyarakat terhadap tanaman hias sebagai elemen estetika lingkungan menjadikan usaha ini memiliki peluang yang baik untuk dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran usaha tanaman hias dalam perspektif agribisnis pada usaha Yani Yusuf Florist. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung di lokasi usaha serta wawancara dengan pemilik usaha sebagai sumber data primer, sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai literatur yang relevan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menggambarkan strategi pemasaran yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang digunakan masih bersifat konvensional dengan mengandalkan pemasaran langsung kepada konsumen yang datang ke lokasi usaha. Strategi tersebut dapat dianalisis melalui konsep bauran pemasaran yang meliputi produk, harga, tempat, dan promosi. Produk yang ditawarkan berupa berbagai jenis tanaman hias dengan kualitas yang baik, harga ditentukan berdasarkan jenis dan ukuran tanaman, pemasaran dilakukan secara langsung di lokasi usaha, serta promosi masih mengandalkan metode dari mulut ke mulut. Oleh karena itu, pemanfaatan teknologi digital seperti media sosial dan sistem pembayaran digital perlu dikembangkan untuk meningkatkan daya saing usaha serta memperluas jangkauan pasar.
Analisis Implementasi Corporate Social Responsibility dalam Perspektif Stakeholder Theory terhadap Tanggung Jawab Etis Perusahaan pada PT Indofood Sukses Makmur Tbk Riza Indriani; Ariel Panjaitan; Karisa Kusumadewi Saputri; Marsha Astrid Exelsia Hutasoit; Nabila Hidayanti; Ramadhan Pulungan
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi corporate social responsibility dalam perspektif stakeholder theory terhadap tanggung jawab etis perusahaan pada PT Indofood Sukses Makmur Tbk. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya tuntutan masyarakat agar perusahaan tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memperhatikan aspek sosial dan lingkungan dalam aktivitas bisnisnya.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi dokumentasi dan studi kepustakaan. Data diperoleh dari sustainability report perusahaan, jurnal ilmiah, artikel akademik, serta sumber terpercaya lainnya yang berkaitan dengan implementasi csr dan stakeholder perusahaan. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, interpretasi data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi csr pada PT Indofood Sukses Makmur Tbk dilakukan melalui berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, dan pengelolaan lingkungan. Dalam perspektif stakeholder theory, program csr tersebut menunjukkan upaya perusahaan dalam memenuhi kebutuhan stakeholder serta menjaga hubungan yang harmonis dengan masyarakat, konsumen, investor, pemerintah, dan lingkungan sekitar. Implementasi csr juga mencerminkan bentuk tanggung jawab etis perusahaan dalam menjalankan praktik bisnis yang lebih berkelanjutan.Namun demikian, implementasi csr masih menghadapi tantangan terkait transparansi, konsistensi program, dan persepsi masyarakat terhadap csr sebagai strategi pencitraan perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan perlu meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan program csr agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh stakeholder