Muhammad Riza Fajrul Azhar
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

INTERNALISASI NILAI PENDIDIKAN RELIGIUS DALAM KEGIATAN KULTURAL TADARUS-DHUHA Muhamad Rafli; Muslimin Muslimin; Arya Lesmana Putera; Muhammad Riza Fajrul Azhar; Achmad Faisal; M Rizal
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 5 No 1 (2026): Al-Irsyad: Journal of Education Science
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v5i1.775

Abstract

Islamic education aims to shape students’ character and personality through the internalization of religious values in their daily lives. SMAN 10 implements a Tadarus-Dhuha program to foster students’ religiosity through a series of activities, including collective recitation of shalawat, Qur’anic reading (tadarus), religious talks (tausiah), and congregational Dhuha prayer. This study aims to examine how religious values are internalized through the Tadarus-Dhuha program and reflected in students’ character. This research employs a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, interviews, and documentation. Previous studies have discussed the role of habituation in Dhuha prayer and Qur’anic recitation in character building; however, studies focusing on the internalization of religious values through continuous cultural activities such as Tadarus-Dhuha remain limited. The findings reveal four main aspects: fostering love for the Prophet Muhammad through shalawat, developing the habit of performing Dhuha prayer, encouraging regular Qur’anic reading, and improving discipline in worship. These findings indicate that habituation and direct experience play a significant role in enhancing students’ religiosity. In conclusion, the Tadarus-Dhuha program is effective as a sustainable culture-based model for character education.
Peran Seni Hadroh dalam Menanamkan Nilai-Nilai Keislaman pada Peserta Didik Kelas XII di MA Patra Mandiri Palembang Entin Suwartin; Muhammad Riza Fajrul Azhar; Maryamah Maryamah; Choirun Niswah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16628

Abstract

Penanaman nilai-nilai keislaman pada peserta didik memerlukan pendekatan pembelajaran yang tidak hanya bersifat kognitif, tetapi juga mampu membangun pengalaman religius dan pembentukan karakter melalui aktivitas budaya yang bermakna. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran seni hadroh sebagai media internalisasi nilai-nilai keislaman pada peserta didik kelas XII di MA Patra Mandiri Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi terhadap guru pembina serta peserta didik yang terlibat dalam kegiatan hadroh. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi proses dan bentuk internalisasi nilai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seni hadroh berfungsi sebagai media pendidikan yang efektif dalam menanamkan nilai religius, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, serta kecintaan kepada Allah SWT, Rasulullah SAW, dan tradisi budaya Islam. Keterlibatan aktif peserta didik dalam kegiatan hadroh juga memperkuat kesadaran spiritual, identitas keislaman, dan pembentukan karakter. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi seni Islami dalam pendidikan dapat menjadi strategi pembelajaran yang kontekstual dan berkelanjutan untuk mendukung pengembangan karakter peserta didik.
Analisis Kritis Peran Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Pembentukan Kesadaran Sosial Siswa Mi Assegaf Palembang Anin Fikriyah; Septia Fahiroh; Muhammad Riza Fajrul Azhar; Mardiah Astuti; Hartatiana Hartatiana
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16631

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki potensi strategis dalam membentuk kesadaran sosial peserta didik, namun implementasinya di sekolah dasar masih cenderung berorientasi pada penguasaan aspek kognitif dibandingkan internalisasi nilai-nilai sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pembelajaran PAI dalam pembentukan kesadaran sosial peserta didik di MI Assegaf Palembang melalui sintesis kritis terhadap literatur ilmiah mutakhir. Penelitian menggunakan pendekatan library research dengan analisis isi terhadap publikasi yang relevan mengenai pendidikan Islam, kesadaran sosial, dan pembelajaran PAI. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai keislaman seperti zakat, sedekah, ta‘āwun, dan ukhuwah memiliki potensi besar sebagai landasan pembentukan kesadaran sosial. Namun, implementasi pembelajaran masih didominasi pendekatan tekstual yang belum mampu menghubungkan ajaran agama dengan realitas sosial peserta didik secara optimal. Temuan ini menegaskan perlunya transformasi pembelajaran PAI menuju pendekatan yang lebih kontekstual, reflektif, dan berorientasi pada pengalaman sosial. Penguatan dimensi afektif dan praksis dalam pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan relevansi pendidikan Islam dalam membentuk karakter peserta didik yang peduli, inklusif, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sosialnya.