Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki potensi strategis dalam membentuk kesadaran sosial peserta didik, namun implementasinya di sekolah dasar masih cenderung berorientasi pada penguasaan aspek kognitif dibandingkan internalisasi nilai-nilai sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pembelajaran PAI dalam pembentukan kesadaran sosial peserta didik di MI Assegaf Palembang melalui sintesis kritis terhadap literatur ilmiah mutakhir. Penelitian menggunakan pendekatan library research dengan analisis isi terhadap publikasi yang relevan mengenai pendidikan Islam, kesadaran sosial, dan pembelajaran PAI. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai keislaman seperti zakat, sedekah, ta‘āwun, dan ukhuwah memiliki potensi besar sebagai landasan pembentukan kesadaran sosial. Namun, implementasi pembelajaran masih didominasi pendekatan tekstual yang belum mampu menghubungkan ajaran agama dengan realitas sosial peserta didik secara optimal. Temuan ini menegaskan perlunya transformasi pembelajaran PAI menuju pendekatan yang lebih kontekstual, reflektif, dan berorientasi pada pengalaman sosial. Penguatan dimensi afektif dan praksis dalam pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan relevansi pendidikan Islam dalam membentuk karakter peserta didik yang peduli, inklusif, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sosialnya.
Copyrights © 2026