p-Index From 2021 - 2026
0.778
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Karakteristik Fisik dan Kimia Serealia dalam Produk Bakery Salva Tiara; Wilna Iznilillah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 6 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i6.24560

Abstract

Serealia telah lama dikenal sebagai bahan utama dalam industri bakery karena perannya dalam membentuk struktur dan menentukan kualitas produk, namun pemanfaatan serealia alternatif serta pengaruh karakteristik fisik dan kimianya terhadap kualitas produk masih memerlukan kajian yang lebih komprehensif. Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis peran serealia serta mengkaji karakteristik fisik dan kimia yang memengaruhi kualitas produk bakery. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi kepustakaan, di mana data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku, dan publikasi terkait, kemudian dianalisis melalui proses identifikasi, klasifikasi, dan sintesis untuk memahami hubungan antara sifat bahan dan kualitas produk. Hasil kajian menunjukkan bahwa serealia berperan penting dalam pembentukan struktur, fermentasi, dan sifat reologi adonan yang menentukan tekstur, volume, dan stabilitas produk. Karakteristik fisik seperti ukuran partikel, daya serap air, warna, dan densitas memengaruhi homogenitas adonan, kemampuan mengembang, serta penampilan produk akhir. Karakteristik kimia yang meliputi protein, pati, lemak, dan serat berperan dalam pembentukan jaringan gluten, proses gelatinisasi, kelembutan, cita rasa, serta daya simpan produk. Interaksi antara sifat fisik dan kimia tersebut menghasilkan kualitas produk bakery yang berbeda, terutama ketika dilakukan substitusi bahan, yang dapat memengaruhi tekstur, warna, volume, dan penerimaan sensori. Kajian ini memiliki keterbatasan pada penggunaan data sekunder sehingga diperlukan penelitian eksperimental lanjutan untuk memperkuat temuan. Kesimpulan menunjukkan bahwa pemahaman karakteristik fisik dan kimia serealia sangat penting dalam pengembangan formulasi produk bakery yang optimal, serta memiliki implikasi dalam inovasi produk berbasis bahan lokal yang bernilai gizi dan berdaya saing tinggi.
Pengembangan Minuman Susu Serbuk Fungsional Berbahan Dasar Kacang Edamame (Glycine max (L.) Merr) dan Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea) Anya Faiha; Arti Hastuti; Azzahra Keysa; Mikail Rizki; Nurlaila Agustina; Salva Tiara; Yussi Ramadhanti
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 1 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i1.22115

Abstract

Pengembangan minuman fungsional berbasis bahan nabati terus meningkat, namun formulasi produk serbuk yang stabil dengan mutu sensoris yang disukai konsumen masih memerlukan kajian lebih lanjut. Edamame (Glycine max (L.) Merr) sebagai sumber protein dan antioksidan serta bunga telang (Clitoria ternatea) yang kaya flavonoid dan antosianin berpotensi diintegrasikan dalam minuman serbuk fungsional. Penelitian ini mengembangkan susu bubuk edamame dengan ekstrak bunga telang melalui empat tahap formulasi secara trial and error, diikuti analisis proksimat, karakterisasi FTIR, serta evaluasi sensoris dan hedonik pada 48 panelis. Hasil menunjukkan kadar air 5,70%, susut pengeringan 3,25%, sisa pijar 0,05%, serta identifikasi gugus O–H, C–H, dan amida I–II. Uji sensoris menunjukkan warna pekat (64,6%), aroma terdeteksi (41,7%), tekstur halus (50%), kelarutan sangat larut–larut (70,9%), dan tingkat penerimaan total mencapai 70%. Batasan penelitian mencakup jumlah panelis dan belum adanya uji ketahanan simpan. Secara keseluruhan, produk berpotensi dikembangkan sebagai minuman instan fungsional, dan penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan optimasi formula, uji stabilitas penyimpanan, serta evaluasi bioaktivitas guna memperkuat klaim fungsional.
Analisis Kasus Marshmallow Halal yang Mengandung Unsur Babi (Kajian Konsep Halal dan Tayyiban dalam Produk Pangan) Salva Tiara; Arti Hastuti
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i12.22135

Abstract

Konsep halal dan thayyib dalam islam merupakan prinsip utama yang membantu umat Muslim dalam memilih dan mengkonsumsi makanan. Halal berarti sesuai dengan syariat islam, sedangkan thayyib mencakup aspek kebersihan, kesehatan, dan keamanan produk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji produk marshmallow yang terbukti mengandung bahan babi serta menganalisis kegagalan sistem pengawasan dan sertifikat halal di indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kepustakaan dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka seperti buku dan jurnal. Data yang terkumpul kemudian digunakan untuk menganalisis makna halal dan thayyib dalam Al-Qur’an serta tafsir para ulama, serta mengevaluasi kelemahan dalam proses sertifikasi dan audit yang menyebabkan munculnya produk bermasalah dipasar. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya kelemahan dalam pengawasan pasca-sertifikasi, kelemahan dalam proses verifikasi bahan baku yang sama terhadap produk yang beredar, serta kurangnya koordinasi antar lembaga terkait dalam melakukan verifikasi bahan baku yang sama terhadap produk yang disertifikasi halal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai perlunya penguatan koordinasi antar lembaga sertifikasi, peningkatan edukasi konsumen, serta reformasi sistem jaminan produk halal agar benar-benar mencerminkan prinsip halal dan thayyib secara menyeluruh sehingga dapat menjaga kepercayaan masyarakat.
Pengolahan Talas Menjadi Tepung untuk Meningkatkan Mutu dan Daya Simpan Anya Arwa Faiha; Salva Tiara; Sulthan Fadhil Farihin; Aji Jumiono
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i12.22258

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi proses pengolahan umbi talas (Colocasia esculenta) menjadi Tepung. talas segar memiliki kadar air tinggi (sekitar 70–80%), sehingga mudah rusak, busuk, dan berjamur bila disimpan lama. yang menurunkan kadar air dan mengubah bentuk fisik menjadi lebih kering, ringan, dan Awet. Selain meningkatkan daya simpan, proses ini juga memudahkan transportasi, penyimpanan, dan pemanfaatan dalam berbagai produk olahan. Pengolahan talas dilakukan dengan beberapa tahap yaitu pengupasan, pengirisan, perendaman, pengeringan dengan oven pada suhu 60–70 oC, penggilingan, dan pengayakan. Berdasarkan hasil kajian dari berbagai jurnal nasional, proses pengeringan berpengaruh signifikan terhadap mutu fisik dan kimia tepung. Semakin tinggi suhu dan lama pengeringan, kadar air dan rendemen menurun, sedangkan warna dan derajat putih meningkat. Tepung talas yang dihasilkan memiliki kadar air berkisar 6,7–11%, rendemen 18–23%, dan derajat putih 64–75%. Selain itu, tepung talas memilih. Dengan demikian, pengolahan talas menjadi tepung dengan kondisi yang tepat dapat meningkatkan mutu dan memperpanjang daya simpan tepung talas secara signifikan.