This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Klasifikasi Bahan Pangan Lokal sebagai Dasar Pemahaman Gizi dan Diversifikasi Produk di Wilayah Gunung Batu, Bogor Arti Hastuti; Yussi Ramadhanti
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i12.22100

Abstract

Indonesia memiliki keragaman pangan lokal yang meliputi serealia, kacang-kacangan, umbi-umbian, sayur, dan buah yang berperan penting dalam pemenuhan gizi masyarakat. Namun, pemahaman mengenai klasifikasi bahan pangan dan cara penyimpanan yang sesuai masih terbatas, terutama di kalangan pelaku UMKM dan konsumen. Penelitian ini bertujuan mengkaji klasifikasi bahan pangan berdasarkan fungsi gizi dan suhu penyimpanan optimal sebagai dasar pemanfaatan pangan lokal. Metode penelitian menggunakan studi literatur dari buku dan jurnal ilmiah serta observasi sederhana pada pedagang sayur di wilayah Gunung Batu, Bogor. Data dianalisis secara deskriptif dan komparatif untuk membandingkan hasil observasi dengan teori. Hasil menunjukkan bahwa serealia dan kacang-kacangan stabil pada suhu ruang (20–25°C), umbi-umbian pada 10–20°C, sayur pada 5–10°C, dan buah pada 10–15°C. Pedagang belum menerapkan penyimpanan sesuai standar sehingga mutu dan nilai gizi menurun. Penelitian ini terbatas pada observasi kecil, namun hasilnya berkontribusi terhadap peningkatan literasi gizi dan pengembangan produk pangan lokal yang tahan simpan.
Pengaruh Subtitusi Tepung MOCAF terhadap Sifat Fisik dan Sensoris Produk Bolu Kukus Azzahra Kheiysa Raihana; Muhammad Ihqbal Hidayatullah; Yussi Ramadhanti; Aji Jumiono
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i12.22188

Abstract

Tepung MOCAF (Modified Cassava Flour) merupakan hasil fermentasi singkong yang berpotensi menjadi alternatif pengganti tepung terigu dalam produk pangan. Kajian ini bertujuan untuk menelaah pengaruh substitusi tepung MOCAF terhadap sifat fisik dan sensori produk bolu kukus berdasarkan hasil penelitian pada sebuah literatur. Analisis dilakukan melalui penelusuran dan perbandingan berbagai literatur yang membahas proporsi penggunaan MOCAF serta dampaknya terhadap karakteristik warna, aroma, rasa, tekstur, dan daya kembang. Hasil kajian menunjukkan bahwa substitusi tepung MOCAF hingga 40% tidak menurunkan mutu sensoris bolu kukus dan menghasilkan daya pengembangan yang relatif setara dengan tepung terigu. Beberapa penelitian lain bahkan menunjukkan peningkatan kadar serat dan kapasitas antioksidan seiring bertambahnya proporsi MOCAF. Secara keseluruhan, tepung MOCAF memiliki potensi besar sebagai bahan substitusi lokal untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor gandum tanpa menurunkan kualitas sensori produk.
Inovasi Produk Bakery Berbasis Serealia dan Umbi Lokal: Strategi Formulasi dan Pengendalian Proses untuk Mutu Sensoris, Daya Simpan, dan Indeks Glikemik Rendah Yussi Ramadhanti; Wilna Iznililah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 6 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i6.24613

Abstract

Produk bakery berbasis serealia banyak dikonsumsi karena praktis dan memiliki cita rasa yang disukai masyarakat. Namun, pengembangan bakery berbasis serealia non-terigu dan umbi lokal masih menghadapi kendala pada struktur adonan, mutu sensori, serta daya simpan, sehingga diperlukan strategi formulasi dan pengendalian proses yang lebih tepat. Penelitian ini bertujuan meninjau inovasi teknologi bakery berbasis serealia dan umbi lokal melalui modifikasi pati, penggunaan hidrokoloid, optimasi proofing, serta pengendalian cooling terhadap mutu sensori, daya simpan, dan potensi indeks glikemik rendah. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif melalui analisis naratif terhadap enam sumber ilmiah terpilih pada rentang tahun 2018–2025. Data dikumpulkan melalui metode dokumentasi dari artikel ilmiah nasional terakreditasi dan jurnal internasional bereputasi, kemudian dianalisis dengan pengelompokan temuan berdasarkan tema inovasi formulasi dan proses produksi. Hasil sintesis menunjukkan bahwa substitusi terigu dengan serealia non-terigu, legum, dan umbi lokal berpotensi meningkatkan nilai fungsional namun sering menurunkan volume serta memperkeras tekstur. Modifikasi pati dan hidrokoloid mampu memperbaiki struktur roti gluten-free, sedangkan proofing dan cooling berpengaruh pada kelembutan produk serta risiko pertumbuhan kapang. Research gap meliputi kurangnya kajian terintegrasi formulasi-proses dan minimnya evaluasi daya simpan produk fungsional.