p-Index From 2021 - 2026
0.751
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Isolasi dan Karakterisasi Mikroorganisme Potensial dari Sumber Alami serta Evaluasi Aktivitas Fungsionalnya Syifa Dwi Spirulina; Syifa Nuraulia; Mila Azkia; Adhelya Rahmadhani Suryadi; Weni Sumirat; Tiara Amanda Lestari; Intan Kusumaningrum
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 6 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i6.24761

Abstract

Mikroorganisme berperan penting dalam berbagai aplikasi bioteknologi, terutama pada proses fermentasi dan produksi senyawa bernilai guna. Meskipun demikian, pemanfaatan mikroorganisme dari sumber lokal masih terbatas akibat kurangnya informasi mengenai karakteristik serta potensi fungsionalnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi, mengidentifikasi, dan menilai kemampuan mikroorganisme yang berasal dari sumber alami. Metode yang digunakan adalah pendekatan eksperimental dengan analisis deskriptif secara kuantitatif dan kualitatif. Sampel diperoleh dari sumber alami, kemudian diproses melalui teknik pengenceran bertingkat, inokulasi pada media selektif, serta pemurnian isolat. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan morfologi koloni, uji Gram, dan pengujian aktivitas biologis, yang selanjutnya dianalisis secara statistik sederhana dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 32 isolat awal diperoleh 14 isolat potensial berdasarkan karakteristik pertumbuhan. Mayoritas isolat termasuk dalam kelompok Gram positif dengan bentuk sel basil dan kokus. Pengujian aktivitas menunjukkan adanya perbedaan kemampuan antar isolat, dengan dua isolat unggul memiliki diameter zona hambat hingga 14,2 mm dan indeks aktivitas enzim mencapai 72%. Variasi ini mencerminkan perbedaan kemampuan adaptasi dan potensi biologis mikroorganisme. Penelitian ini masih terbatas pada identifikasi konvensional dan skala laboratorium, namun memberikan dasar awal dalam pemanfaatan mikroorganisme lokal untuk pengembangan bioteknologi.
Pengaruh Substitusi Tepung Sorgum (Fermentasi dan Non-Fermentasi) terhadap Roti Tawar Rima Yanti; Syifa Dwi Spirulina; Ratu Destri Fitria; Aji Jumiono
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i12.22228

Abstract

Ketergantungan pada gandum impor mendorong urgensi diversifikasi pangan melalui pemanfaatan sorgum (Sorghum bicolor L. Moench), serealia lokal yang kaya nutrisi dan bebas gluten (Almayda Andriana Firmansyah, 2023). Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan kualitas produk pangan (misalnya, roti tawar atau mi) melalui substitusi tepung sorgum dengan penambahan bahan fungsional tertentu, sehingga mengatasi masalah mutu produk akibat ketiadaan gluten (Mariera Lucy et al., 2017). Metode yang digunakan adalah Eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial, menguji kombinasi proporsi tepung sorgum (misalnya 84:16) dan aditif (misalnya konsentrasi ragi instan dan karagenan) (Baiq Candra Puspitasari et al., 2023). Parameter yang diamati meliputi sifat reologi adonan, volume spesifik, serta kandungan kimia (protein, serat, dan zat besi) dan sensoris. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan rasio tepung sorgum menurunkan volume spesifik, namun perlakuan enzim atau karagenan dapat memperbaiki sifat fisik dan reologi (Agus Sutriyono et al., 2016). Substitusi tepung sorgum signifikan meningkatkan kandungan serat kasar dan potensi zat besi, menjadikannya produk fungsional (Kartika Dewi Sukmawati et al., 2024). Formulasi optimal diperoleh pada perlakuan X, yang menghasilkan produk dengan tingkat penerimaan sensoris yang baik. Penelitian ini mengonfirmasi potensi sorgum sebagai pilar ketahanan pangan nusantara yang sehat.
Diversifikasi Produk Edamame (Glycine Max (L) Merrill) sebagai Minuman Fungsional Sehat Kaya Antioksidan Arti Hastuti; Syifa Dwi Spirulina; Siti Nurjanah; Annida Rihadatul; Rian Rizki Widiarto
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 1 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i1.22335

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk dapat menguji validitas dan reliabilitas instrumen uji hedonik dan uji sensori pada Produk Inovasi Edamine Drink, minuman boba berbahan dasar edamame yang kaya antioksidan dan nutrisi. Populasi penelitian adalah konsumen yang mencoba Edamine Drink, dengan sampel 32 responden yang dipilih menggunakan Rumus Slovin dengan margin of error 5%. Data yang digunakan meliputi data kualitatif dan kuantitatif yang berasal dari sumber primer dan sekunder. Instrumen uji hedonik dan sensori yang melibatkan indikator warna, aroma, rasa, tekstur, dan after test diujikan melalui kuesioner online pada 30 responden dari kalangan mahasiswa dan masyarakat. Validitas instrumen diuji menggunakan korelasi product moment dengan hasil seluruh indikator valid, sedangkan reliabilitas diuji dengan Cronbach Alpha yang menunjukkan nilai di atas 0,85 untuk uji hedonik dan 0,87 untuk uji sensori, sehingga instrumen dinyatakan reliabel. Dengan demikian, instrumen ini layak digunakan untuk mengukur preferensi konsumen terhadap minuman Edamine Drink sebagai alternatif minuman boba sehat yang rendah gula dan kaya manfaat. Penelitian ini memberikan dasar yang kuat dalam pengembangan produk minuman sehat berbasis edamame untuk memenuhi kebutuhan pasar yang semakin sadar akan kesehatan.
Asupan Protein dan Pertumbuhan Balita dalam Konteks Gizi Masyarakat Raden Siti Nurlaela; Siti Nur Halimah; Syifa Dwi Spirulina
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 3 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i3.23348

Abstract

Status gizi balita dipengaruhi oleh kecukupan asupan zat gizi, terutama protein yang berperan dalam pertumbuhan dan pembentukan jaringan tubuh. Namun, masih banyak balita yang belum memenuhi kebutuhan proteinnya sehingga berisiko mengalami gangguan pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan asupan protein terhadap status gizi balita berdasarkan indeks antropometri. Metode penelitian menggunakan pendekatan observasional dengan desain cross-sectional. Asupan protein dinilai melalui perhitungan kecukupan terhadap Angka Kecukupan Gizi (AKG), sedangkan status gizi ditentukan menggunakan indikator BB/TB dan nilai z-score WHO. Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa 62,3% balita memiliki asupan protein di bawah AKG dan berisiko wasting. Analisis sebelumnya juga menunjukkan korelasi positif antara kecukupan protein dengan BB/TB (r = 0,331; p = 0,015) serta risiko stunting meningkat hingga enam kali pada balita yang kekurangan protein hewani (OR = 6,06; p < 0,001). Kecukupan asupan protein, baik dari segi jumlah maupun kualitas, berpengaruh terhadap status gizi akut pada balita. Upaya peningkatan pemenuhan kebutuhan protein, khususnya dari pangan hewani, diperlukan untuk mendukung pertumbuhan optimal dan mencegah masalah gizi.