p-Index From 2021 - 2026
0.835
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Membangun Kedisiplinan dan Maharah BTQ: Integrasi Metode Talaqqi serta Teknik Menebalkan dengan Pengeuatan Belajar Mandiri Terpantau Buku Kendali Harian untuk Penguasaan Tajwid, Makhraj, dan Tulisan Hijaiyah Bersambung Sinar Aiza Putri; Fitri Yani; Sultan Faiz Fatih
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 6 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i6.24887

Abstract

Rendahnya literasi Al-Qur'an pada tingkat pendidikan dasar sering kali dipicu oleh ketidakfasihan dalam pelafalan, kesulitan menulis huruf hijaiyah bersambung, serta minimnya dukungan belajar di rumah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggabungan Metode Talaqqi Musyafahah, Teknik Menebalkan (Tracing), dan penggunaan Buku Kendali Harian dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ). Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi pustaka (library research), data dikumpulkan dari berbagai literatur primer dan sekunder untuk menyusun rancangan aksi pembelajaran yang integratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa Metode Talaqqi efektif dalam memperbaiki kualitas tajwid dan makharijul huruf melalui koreksi langsung. Sementara itu, Teknik Menebalkan mampu membangun muscle memory siswa dalam menulis huruf bersambung secara akurat. Penelitian ini juga menyimpulkan bahwa peran Buku Kendali Harian sangat krusial sebagai instrumen pemantau kedisiplinan belajar mandiri siswa di rumah. Sinergi antara ketepatan metode di kelas dan konsistensi pembiasaan di luar sekolah terbukti memberikan transformasi signifikan terhadap kompetensi baca-tulis serta karakter disiplin peserta didik.
Mengatasi Kesulitan Belajar Matematika Siswa SD melalui Pembelajaran Kontekstual dan Pendekatan Berbasis Konsep Sarah Duriatul Hikmah; Sultan Faiz Fatih
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 6 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i6.24907

Abstract

Dalam pembelajaran di SD banyak masalah muncul dari berdampak langsung terhadap kualitas pemahaman dan kepercayaan diri siswa. Permasalahan utama yang ditemukan meliputi kebiasaan siswa menghafal rumus tanpa memahami konsep dasarnya, suasana pembelajaran yang kurang interaktif sehingga siswa cenderung bersikap pasif, serta rendahnya rasa percaya diri siswa dalam menghadapi soal atau ujian matematika. Artikel ini bertujuan menganalisis akar penyebab ketiga permasalahan tersebut dan merumuskan alternatif solusi yang tepat beserta strategi mitigasinya. Melalui pendekatan kontekstual, pembelajaran berbasis konsep, metode diskusi kelompok, serta pemberian latihan bertahap yang disertai umpan balik positif, diharapkan kualitas pembelajaran matematika di kelas dapat meningkat secara signifikan. Perencanaan aksi yang disusun mencakup tujuan yang terukur, bukti penilaian yang nyata, dan kegiatan belajar berpusat pada siswa (student-centered) dengan asesmen formatif yang berkelanjutan.
Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Bahasa Indonesia melalui Penerapan Metode Demonstrasi Inayatul Amelia; Sultan Faiz Fatih
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.25105

Abstract

Guru merupakan tenaga pendidik profesional yang memegang tanggung jawab utama dalam membina peserta didik pada jalur pendidikan formal. Dalam konteks ini, perencanaan pembelajaran menjadi instrumen krusial yang disusun oleh guru sebagai kerangka kerja sistematis untuk mencapai tujuan edukasi secara efektif. Rencana pembelajaran berfungsi sebagai panduan terstruktur bagi pendidik dalam mengelola interaksi belajar-mengajar agar tetap terarah. Salah satu komponen vitalnya adalah metode pembelajaran, yakni teknik yang dipilih guru untuk mentransfer materi kepada siswa demi tercapainya target kurikulum. Tanpa metode yang tepat, proses pendidikan tidak akan berjalan secara maksimal dan target pembelajaran sulit diraih secara optimal. Pelajaran Bahasa Indonesia memiliki urgensi tinggi karena perannya sebagai bahasa pemersatu dan sarana komunikasi formal kenegaraan. Namun, sering kali pelajaran ini dianggap menjemukan akibat penerapan metode yang cenderung pasif, bersifat monoton di dalam kelas, dan terlalu terpaku pada teks. Metode ceramah, yang selama ini mendominasi, biasanya membuat interaksi satu arah di mana guru menjadi pusat informasi sementara siswa hanya sebagai penyerap pasif. Artikel ini berupaya mengubah stigma negatif tersebut dengan memperkenalkan metode demonstrasi guna menciptakan suasana kelas yang lebih menarik. Implementasi metode ini diharapkan dapat menumbuhkan sikap saling menghargai dan menjaga situasi belajar yang kondusif melalui aturan yang disepakati bersama.
Sinergi Cornell Note System, Deep Breathing, dan Dopamin Detox sebagai Solusi Problematika Kognitif, Psikologis, dan Perilaku Siswa dalam Belajar Bahasa Inggris Sultan Faiz Fatih; Sinar Aiza Putri; Sundari Lestari
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.25036

Abstract

Penelitian kualitatif berbasis library research ini menganalisis efektivitas sinergi Cornell Note System, Deep Breathing (pernapasan diafragma pola 4-4-4), dan Dopamin Detox sebagai pendekatan holistik mengatasi tantangan multidimensional siswa kelas 5 SD dalam pembelajaran Bahasa Inggris, fokus materi Past Tense melalui teks recount. Latar belakang mengidentifikasi masalah kognitif (rendah keterlibatan emosi, kurang dopamin & asetilkolin saat materi membosankan, kesulitan organisasi V1-V2), psikologis (distorsi pikiran negatif, rendah self-esteem, kecemasan tampil), dan perilaku (adiksi media sosial banjir dopamin instan, distraksi fokus). Ketiga dimensi saling terkait, memerlukan solusi terintegrasi untuk pembelajaran mandiri sistematis. Hasil analisis (Tabel 2.1 Masalah & 2.3 Rencana Aksi) tunjukkan ekosistem komprehensif: Dopamin Detox pra-belajar, Deep Breathing stabilisasi emosi, Cornell kognitif (Observasi Klinis, Swap and Check, Synonym Pairing), efektif 35 menit/sesi dengan antisipasi (template, substitusi aktivitas). Kesimpulan: Sinergi transformasi retensi, ketahanan, disiplin; kerangka teoritis kuat untuk SD Indonesia meski kelemahan waktu/bosan dimitigasi. Saran: Guru prioritaskan kualitas (Talaqqi, tutor sebaya, rutinitas integrasi); orang tua dampingi 10-15 menit/Buku Kendali Harian; sekolah sediakan media/Cornell khusus & komunikasi; peneliti uji empiris/metode kreatif/BTQ pengaruh lingkungan.
Pembelajaran Bahasa Inggris Mahasiswa Gen Z di Era Transformasi Digital Sultan Faiz Fatih; Mega Febriani Sya
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 3 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i3.22562

Abstract

Transformasi digital telah membawa perubahan besar dalam cara mahasiswa Gen Z mempelajari bahasa Inggris di era modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana mahasiswa memaknai pengalaman belajar melalui berbagai platform digital serta memahami motivasi, strategi, tantangan, dan dampak penggunaan teknologi terhadap perkembangan kemampuan bahasa Inggris mereka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara terhadap dua mahasiswa Universitas Djuanda yang secara aktif memanfaatkan media digital dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform seperti YouTube, TikTok, Duolingo, Grammarly, Google Translate, dan podcast menjadi sumber belajar utama karena sifatnya yang fleksibel, multimodal, dan mudah diakses. Mahasiswa mengalami peningkatan kemampuan terutama pada aspek listening, vocabulary, dan speaking, meskipun masih menghadapi hambatan berupa distraksi digital, rendahnya konsistensi, serta kurangnya struktur pembelajaran. Dukungan dosen dan institusi membantu proses belajar, namun sistem pembelajaran digital kampus dinilai belum terintegrasi secara optimal. Penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran bahasa Inggris ke depan akan semakin bergerak ke arah digital dan berbasis kecerdasan buatan, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang adaptif dan sesuai karakteristik Gen Z.