Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Membangun Kedisiplinan dan Maharah BTQ: Integrasi Metode Talaqqi serta Teknik Menebalkan dengan Pengeuatan Belajar Mandiri Terpantau Buku Kendali Harian untuk Penguasaan Tajwid, Makhraj, dan Tulisan Hijaiyah Bersambung Sinar Aiza Putri; Fitri Yani; Sultan Faiz Fatih
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 6 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i6.24887

Abstract

Rendahnya literasi Al-Qur'an pada tingkat pendidikan dasar sering kali dipicu oleh ketidakfasihan dalam pelafalan, kesulitan menulis huruf hijaiyah bersambung, serta minimnya dukungan belajar di rumah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggabungan Metode Talaqqi Musyafahah, Teknik Menebalkan (Tracing), dan penggunaan Buku Kendali Harian dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ). Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi pustaka (library research), data dikumpulkan dari berbagai literatur primer dan sekunder untuk menyusun rancangan aksi pembelajaran yang integratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa Metode Talaqqi efektif dalam memperbaiki kualitas tajwid dan makharijul huruf melalui koreksi langsung. Sementara itu, Teknik Menebalkan mampu membangun muscle memory siswa dalam menulis huruf bersambung secara akurat. Penelitian ini juga menyimpulkan bahwa peran Buku Kendali Harian sangat krusial sebagai instrumen pemantau kedisiplinan belajar mandiri siswa di rumah. Sinergi antara ketepatan metode di kelas dan konsistensi pembiasaan di luar sekolah terbukti memberikan transformasi signifikan terhadap kompetensi baca-tulis serta karakter disiplin peserta didik.
PERAN ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI RAWAGEDE Fitri Yani; Abdul Kholik; Annissa Mawardini
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 3 No. 6 (2025): AL-KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v3i6.21435

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orang tua dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa kelas IV di SDN Rawagede. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemandirian belajar siswa sekolah dasar yang masih cenderung bergantung pada guru maupun orang tua. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari guru kelas IV, siswa, serta orang tua yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua sangat penting dalam membentuk kemandirian belajar siswa melalui pendampingan belajar di rumah, pemberian motivasi, komunikasi terbuka, dan penyediaan fasilitas belajar. Faktor yang memengaruhi keterlibatan orang tua meliputi pola asuh, ketersediaan waktu, kondisi ekonomi, serta lingkungan rumah. Adapun strategi yang digunakan antara lain pembuatan jadwal belajar, pembiasaan tanggung jawab, penerapan reward dan punishment, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi dengan guru. Kesimpulannya, keterlibatan orang tua terbukti menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa sejak dini, meskipun terdapat kendala pada aspek waktu dan kondisi sosial-ekonomi keluarga.
Analisis Kesalahan Kalimat Present Perfect Tense pada Lembar Kerja Mahasiswa Semester 1 Fitri Yani
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 2 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i2.22563

Abstract

Bahasa Inggris merupakan bahasa internasional yang berperan penting dalam komunikasi global, sehingga menjadi kemampuan dasar yang perlu dikuasai oleh pelajar dari Sekolah Dasar hingga perguruan tinggi. Sayangnya, tingkat kemampuan bahasa Inggris masyarakat Indonesia masih tergolong rendah, terutama dalam penguasaan Present Perfect Tense. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis kesalahan yang paling banyak terjadi pada mahasiswa semester awal dalam penggunaan Present Perfect Tense, sekaligus menganalisis faktor-faktor penyebabnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan kuesioner daring, uji grammar, dan kajian literatur sebagai instrumen penelitian, yang dibagikan kepada  17 mahasiswa program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Hasil analisis menunjukkan bahwa kategori kesalahan terbesar adalah misformation (69,3%), disusul oleh respon tidak relevan (16%), omission (13,3%), serta tidak ada respon (1,3%). Temuan tersebut mengindikasikan bahwa mahasiswa masih menghadapi hambatan dalam memahami kaidah dasar Present Perfect Tense, pemilihan bentuk kata kerja yang tepat, dan pemahaman instruksi soal. Hal ini menekankan kebutuhan akan pendekatan pengajaran yang lebih sistematis, pembangunan konsep melalui latihan berjenjang, perbandingan antara bahasa ibu dan bahasa sasaran, serta penyediaan umpan balik yang spesifik guna mengurangi pengulangan kesalahan dalam Present Perfect Tense.