Sulthan Ali Hakim
Universitas Negeri Malang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

INTERAKSI PERKEMBANGAN PSIKOLOGIS DAN LINGKUNGAN PEMBELAJARAN DALAM PEMBENTUKAN RASA PERCAYA DIRI PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Riska Cahya Arum Sari; Nadine Qothrunnada Dwihanti; Putri Ramadhani; Nadia Ayu Pramudita; Sulthan Ali Hakim; Surayanah
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i3.11078

Abstract

This study aims to analyze the interaction between psychological development and the learning environment in shaping the self-confidence of elementary school students. The study employs a qualitative approach with a descriptive design through a literature review. Research data were obtained from scientific literature sources consisting of national journals, scientific articles, and educational references relevant to psychological development, the learning environment, and the self-confidence of elementary school students. Data collection techniques were conducted through documentation and literature review based on criteria of topic relevance, year of publication, and source credibility. Data were analyzed using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that students’ psychological development, such as self-concept, motivation, emotional regulation, and social interaction skills, is closely related to the formation of self-confidence. Additionally, a positive learning environment plays a role in increasing students’ courage to participate in learning. The role of teachers, peer support, and the use of active and contextual learning strategies also contribute to building students’ self-confidence. Thus, the development of self-confidence in elementary school students is influenced by the interaction between internal and external factors that mutually support one another in the learning process. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis interaksi perkembangan psikologis dan lingkungan pembelajaran dalam pembentukan rasa percaya diri peserta didik sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif melalui studi literatur. Data penelitian diperoleh sumber literatur ilmiah yang terdiri atas jurnal nasional, artikel ilmiah, dan referensi pendidikan yang relevan dengan perkembangan psikologis, lingkungan pembelajaran, dan kepercayaan diri siswa sekolah dasar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan penelusuran literatur berdasarkan kriteria relevansi topik, tahun publikasi, serta kredibilitas sumber. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan psikologis siswa, seperti konsep diri, motivasi, regulasi emosi, dan kemampuan interaksi sosial, memiliki hubungan erat dengan pembentukan rasa percaya diri. Selain itu, lingkungan pembelajaran yang positif turut berperan dalam meningkatkan keberanian siswa untuk berpartisipasi dalam pembelajaran. Peran guru, dukungan teman sebaya, serta penggunaan strategi pembelajaran aktif dan kontekstual juga berkontribusi dalam membangun rasa percaya diri peserta didik. Dengan demikian, pembentukan rasa percaya diri siswa sekolah dasar dipengaruhi oleh interaksi antara faktor internal dan faktor eksternal yang saling mendukung dalam proses pembelajaran.
ANALISIS PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATERI IPAS SEIRING BERJALANNYA WAKTU Mahmada Assyifa; Martha Eka Ayu Pratiwi; Sulthan Ali Hakim; Surayanah Surayanah
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i2.9985

Abstract

This study aims to analyze the evolution of instructional media in the IPAS subject in line with technological advancements, along with its impact on students’ conceptual understanding. A qualitative approach was employed using a literature review of scientific articles published between 2020 and 2025, sourced from Google Scholar and Garuda. Data analysis was conducted using content analysis techniques to identify types of instructional media and their influence on the IPAS learning process. The findings reveal a transformation of instructional media from conventional forms to digital and advanced technology-based formats, such as interactive applications, video animations, and augmented reality. These developments have a positive impact on improving students’ conceptual understanding, motivation, and engagement, particularly with abstract IPAS content. Technology-based media have proven to be more effective because they provide concrete and interactive visualizations. However, their implementation is still hindered by limitations in infrastructure and teacher skills. Therefore, it is necessary to strengthen teachers’ competencies in developing and utilizing innovative learning media to make IPAS learning more effective and meaningful.
Analisis Hubungan Sosial Siswa Kelas VII Pada Tugas Perkembangan Remaja Kamila Salma Farikha; Qoulan Tsaqila Azhar; Sulthan Ali Hakim; Surayanah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.14224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan sosial siswa kelas VII pada tugas perkembangan remaja di MTsN 8 Blitar. Penelitian menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data diperoleh melalui angket online kepada 123 siswa kelas VII serta wawancara dengan wali kelas, guru BK, dan wakil kepala sekolah bidang kesiswaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki hubungan sosial yang baik, seperti mampu bekerja sama, menghargai pendapat teman, membantu teman, dan menjaga hubungan pertemanan. Namun, masih terdapat beberapa hambatan, seperti perilaku mengejek teman, kurang percaya diri, dan kesulitan beradaptasi. Faktor yang memengaruhi hubungan sosial siswa meliputi faktor internal dan eksternal, seperti kepercayaan diri, lingkungan keluarga, teman sebaya, sekolah, dan media sosial. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara sekolah, guru, dan orang tua dalam mendukung perkembangan sosial siswa agar berkembang secara optimal.