Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Literatur Review: Implementasi Pembelajaran Sosiokultural Berbasis Budaya Lokal Makassar dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini Asa Utami Sallewatang; Nabila Mahdia; Miftahurrahma Kaharuddin; Hajerah Hajerah; Muhammad Akil Musi
Ihya Ulum: Early Childhood Education Journal Vol 4 No 1 (2026): Ihya Ulum: Early Childhood Education Journal
Publisher : PG PAUD Universitas Islam Makassar | LP2M-UIM | PPJ PAUD (Perhimpunan Pengelola Jurnal PAUD) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/ihyaulum.v4i1.838

Abstract

This study aims to analyze the implementation of sociocultural learning based on Makassar local culture in shaping early childhood character in the era of digital disruption. Using a literature review method with a qualitative descriptive approach, secondary data from 10 reputable scientific articles published between 2020 and 2026 were selected through four stages of systematic screening and analyzed using content analysis techniques. The findings indicate that the internalization of the philosophical values of Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakainge’, and Siri’ na Pacce effectively shapes children’s moral-affective character through teacher modeling, the modification of traditional games such as Ma’bom, oral literature such as pappaseng, and regional language stimulation. The novelty of this study lies in the integration of Lev Vygotsky’s sociocultural theory with the reconstruction of Makassar local wisdom values as cyber-mediated cultural tools. The contribution of this study is the provision of a conceptual roadmap for strengthening partnerships among the three centers of education through the formulation of local culture-based digital parenting to mitigate the risks of virtual isolation and cultural alienation among Generation Alpha. The policy implications urge early childhood education administrators to integrate cultural matrices into the teaching modules of the Kurikulum Merdeka and require parents to apply active mediation in children’s gadget use through screen-time boundaries within the family environment
Strategi Guru Dalam Mengatasi Keterlambatan Berbicara (Speech Delay) Pada Anak Usia Dini Asa Utami Sallewatang; Nabila Mahdia; Miftahurrahma Kaharuddin; Herman Herman; Muharram Muharram
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 13, No 1 (2026): JPP PAUD Untirta
Publisher : Early Childhood Teacher Education Department UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jpppaud.v13i1.37243

Abstract

Keterlambatan berbicara (speech delay) pada anak usia dini merupakan salah satu tantangan perkembangan yang berdampak pada kemampuan komunikasi, interaksi sosial, dan kesiapan belajar anak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi guru dalam mengatasi speech delay melalui Systematic Literature Review (SLR) terhadap 10 artikel relevan yang dipublikasikan dalam 10 tahun terakhir. Analisis tematik menunjukkan empat strategi utama yang efektif, yaitu: (1) metode mengulang kata untuk meningkatkan artikulasi dan kejelasan bicara; (2) metode bernyanyi yang memperkaya kosakata dan membantu anak menirukan bunyi melalui ritme dan repetisi; (3) metode bercerita yang memperkuat pemahaman bahasa, keberanian berbicara, serta kemampuan merespons; dan (4) strategi interaksi sosial yang mendorong komunikasi dua arah, menambah kosakata, dan membangun kepercayaan diri anak. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa strategi guru yang bersifat adaptif, menyenangkan, dan terintegrasi dalam kegiatan pembelajaran terbukti efektif dalam menstimulasi perkembangan bahasa anak speech delay sehingga dapat direkomendasikan sebagai praktik terbaik di lingkungan PAUD.