Siti Mukhliso
Institut Ilmu Al-Qur'an Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KETAHANAN KELUARGA NABI DALAM PERSPEKTIF SOSIOLOGI PROFETIK: Analisis Struktur, Fungsi, dan Resiliensi Sosial Spiritual Siti Mukhliso; Hamdani Anwar; Wardah Nuroniyah
Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol 11 No 01 (2026): Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/at.v11i01.10206

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis ketahanan keluarga nabi dalam perspektif ‎sosiologi profetik dengan fokus pada struktur, fungsi, dan resiliensi sosial-spiritual. ‎Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tafsir tematik terhadap ‎ayat-ayat Al-Qur’an tentang keluarga Nabi Ibrahim, Yusuf, Muhammad, Nuh, dan ‎Luth. Analisis dilakukan menggunakan konsep humanisasi, liberasi, dan transendensi ‎dari Kuntowijoyo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketahanan keluarga para nabi ‎dibangun atas ikatan iman, pembagian peran, musyawarah, dan tanggung jawab ‎moral. Fungsi keluarga meliputi pendidikan, perlindungan, dukungan emosional, ‎ekonomi, dan internalisasi nilai. Resiliensi keluarga profetik terbentuk melalui doa, ‎tawakal, dialog, pengampunan, dan dukungan sosial. Keluarga Nabi Ibrahim ‎menonjol dalam tauhid dan pengorbanan, Nabi Yusuf dalam rekonsiliasi, Nabi ‎Muhammad dalam komunikasi dan keteladanan, sedangkan Nabi Nuh dan Nabi ‎Luth menegaskan bahwa ikatan iman lebih utama daripada hubungan biologis. ‎Penelitian ini menegaskan bahwa keluarga para nabi merupakan model ketahanan ‎keluarga Qur’ani yang relevan bagi keluarga Muslim kontemporer. Kebaruan ‎penelitian terletak pada penggunaan sosiologi profetik dan integrasi aspek struktur, ‎fungsi, serta resiliensi keluarga.‎