Latar belakang: Pada anak usia dini, kemampuan motorik kasar melibatkan otot-otot besar secara terkoordinasi. Pengembangan kemampuan ini mendukung kesiapan fisik anak, interaksi sosial, kepercayaan diri, serta keterlibatan aktif dalam kegiatan pembelajaran. Perkembangan motorik kasar pada anak usia dini memerlukan stimulasi yang tepat. Dolanan nusantara berpotensi besar dalam mendukung stimulasi tersebut. Tujuan: Mengkaji peran dolanan nusantara sebagai media stimulasi motorik kasar pada anak usia dini Metode: Studi literatur menggunakan sumber jurnal nasional dan internasional (2020–2025) dan buku akademik (2017–2025) yang membahas dolanan nusantara, pendidikan anak usia dini dan perkembangan motorik kasar. Analisis dilakukan secara kualitatif melalui reduksi data, kategorisasi, sintesis, dan penarikan kesimpulan. Hasil: Dolanan nusantara kadende, bakiak, engklek, lompat tali, dan gobak sodor memberikan stimulasi gerak yang efektif dalam meningkatkan keseimbangan, koordinasi, kelincahan, kekuatan otot, serta keterampilan gerak dasar anak. Selain mendukung perkembangan fisik, dolanan nusantara juga berkontribusi terhadap kemampuan komunikasi, kerja sama, pengendalian emosi, dan pengenalan nilai budaya lokal. Kesimpulan: Dolanan nusantara dapat diintegrasikan dalam pembelajaran PAUD sebagai strategi stimulasi motorik kasar yang kontekstual, menyenangkan, dan mendukung perkembangan holistik anak.