I Putu Yoga Purandina
Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengaruh Pembelajaran Berbasis Proyek Berbahan Limbah Plastik Terhadap Perkembangan Kreativitas Anak Usia Dini Komang Nila Sri Mertadi; Ni Wayan Risna Dewi; I Putu Yoga Purandina
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 24 No 1 (2026): SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v24i1.1080

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Minimnya peluang anak untuk bereksplorasi serta penerapan metode pembelajaran yang cenderung monoton menjadi pemicu utama rendahnya tingkat kreativitas anak usia dini dalam penelitian ini. Untuk menguji dampak intervensi tersebut, penelitian kuantitatif ini menerapkan desain eksperimen semu (quasi-experimental) tipe posttest-only control group. Dari total populasi 44 anak di kelompok B, subjek didistribusikan secara merata ke dalam dua kelompok, yakni kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang masing-masing beranggotakan 22 anak. Data yang dihimpun melalui observasi dan dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan uji Independent Sample t-Test via program SPSS versi 27. Temuan penelitian menunjukkan perolehan nilai signifikansi (2-tailed) senilai 0,001 < 0,05, yang mengindikasikan bahwa pemanfaatan limbah plastik dalam pembelajaran berbasis proyek membawa dampak signifikan terhadap perkembangan kreativitas anak. Hal ini diperkuat oleh capaian rata-rata skor kreativitas kelompok eksperimen (53,45) yang mengungguli kelompok kontrol (34,32). Dengan demikian, pendekatan berbasis proyek berbahan limbah plastik ini terbukti berdaya guna dalam menstimulasi keaktifan, daya cipta, serta kemampuan eksplorasi anak secara optimal.
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS CANVA SEBAGAI STIMULASI COMPUTATIONAL THINKING PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Ni Kadek Winda Adelia Pratiwi; I Komang Sesara Ariyana; I Putu Yoga Purandina
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.15139

Abstract

This study aims to analyze the need for developing Canva-based interactive learning media as a stimulation of Computational Thinking in children aged 5–6 years. The needs analysis was conducted using three main instruments: (1) an observation sheet of teaching process activities, (2) structured interview instruments with the school principal and Group B teachers, and (3) a student needs analysis involving 24 Group B children at TK Kumara Satya Dharma. Observation results indicate that the learning process remains conventional and teacher-centered, with limited use of innovative learning models and varied digital media. Interview findings reveal that the primary obstacle is children's low interest and active engagement, while Smart TV use is limited to twice a week. Student needs analysis results show a very high level of acceptance of digital-based media: 100% of children enjoy digital games, interactive activities, musical elements, and collaborative learning via a large screen. These findings affirm the urgency of developing Canva-based interactive learning media that integrates digitalization, gamification, and a Computational Thinking approach appropriate to the developmental stage of children aged 5-6 years.
Pengaruh Metode Pembelajaran Berbasis Alam Terhadap Karakter Kesadaran Lingkungan Pada Anak Usia Dini Kadek Mastini; I Putu Yoga Purandina; Komang Agus Budhi Arya Pramana
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.996

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran berbasis alam terhadap karakter kesadaran lingkungan pada anak usia dini. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian quasi eksperimen (Quasi Eksperimental Design) dengan pendekatan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 60 anak serta sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik random sampling dengan cara menggunakan lotre, yang terdiri dari 20 anak kelompok B1 sebagai kelompok eksperimen dan 20 anak kelompok B2 sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan teknik dokumentasi serta analisis datanya menggunakan uji statistik t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam kemampuan motorik halus antara anak yang dibelajarkan menggunakan metode pembelajaran berbasis alam dengan anak yang tidak dibelajarkan menggunakan metode pembelajaran berbasis alam. Hal tersebut dibuktikan melalui pengujian hipotesis dengan uji-t independent sample t-test yang menunjukkan hasil bahwa nilai Sig. (2-tailed) = 0,000 yang berarti bahwa nilai signifikansi yang diperoleh kurang dari 0,05 dimana 0,000 < 0,05. Sesuai dengan ketentuan uji-t maka H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pengaruh metode pembelajaran berbasis alam terhadap karakter kesadaran lingkungan pada anak usia dini TK Kartini Putra Desa sembiran.
Pengaruh Lagu Anak Digital Melalui Youtube Kids Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini Ni Luh suryani; I Putu Yoga Purandina; Kadek Ari Wisudayanti
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.1001

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lagu anak digital melalui YouTube Kids terhadap perkembangan bahasa anak usia dini kelompok B. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian quasi eksperimen (Quasi Eksperimental Design) dengan pendekatan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 64 anak serta sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik random sampling dengan cara menggunakan lotre, yang terdiri dari 16 anak kelompok B2 sebagai kelompok eksperimen dan 16 anak kelompok B1 sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan teknik dokumentasi serta analisis datanya menggunakan uji statistik t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam perkembangan bahasa antara anak yang dibelajarkan menggunakan lagu anak digital melalui YouTube Kids dengan anak yang tidak dibelajarkan menggunakan lagu anak digital melalui YouTube Kids. Hal tersebut dibuktikan melalui pengujian hipotesis dengan uji-t independent sample t-test yang menunjukkan hasil bahwa nilai Sig. (2-tailed) = 0,000 yang berarti bahwa nilai signifikansi yang diperoleh kurang dari 0,05 dimana 0,000 < 0,05. Sesuai dengan ketentuan uji-t maka H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh lagu anak digital melalui YouTube Kids terhadap perkembangan bahasa anak usia dini kelompok B di TK Widya Guna Madenan.
Pengaruh Media Storytelling Youtube Riri Cerita Anak Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini Luh Mulya Eni; I Putu Yoga Purandina; Ni Putu Widyasanti
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.1003

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui media storytelling YouTube riri cerita anak terhadap perkembangan bahasa anak usia 5-6 tahun. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian quasi eksperimen (Quasi Eksperimental Design) dengan pendekatan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 54 anak serta sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik random sampling dengan cara menggunakan lotre, yang terdiri dari 18 anak kelompok B1 sebagai kelompok eksperimen dan 18 anak kelompok B2 sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan teknik dokumentasi serta analisis datanya menggunakan uji statistik t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam kemampuan motorik halus antara anak yang dibelajarkan menggunakan media storytelling YouTube riri cerita anak dengan anak yang tidak dibelajarkan menggunakan media storytelling YouTube riri cerita anak. Hal tersebut dibuktikan melalui pengujian hipotesis dengan uji-t independent sample t-test yang menunjukkan hasil bahwa nilai Sig. (2-tailed) = 0,000 yang berarti bahwa nilai signifikansi yang diperoleh kurang dari 0,05 dimana 0,000 < 0,05. Sesuai dengan ketentuan uji-t maka H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh media storytelling YouTube riri cerita anak terhadap perkembangan bahasa anak usia 5-6 tahun di TK Silayukti Sambirenteng.
Pengembangan Permainan Menyusun Huruf Berbantuan Wordwall Tema Budaya Bali untuk Anak Usia Dini Luh Mei Sunariati; I Putu Yoga Purandina; Komang Trisna Mahartini
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.1209

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan rancang bangun, menganalisis validitas, dan menganalisis kepraktisan Permainan Menyusun Huruf Berbantuan Wordwall Tema Budaya Bali untuk Anak Usia Dini kelompok B di TK Negeri Pembina Tejakula. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) menggunakan model 4-D dari Thiagarajan, yang dilaksanakan sampai tahap pengembangan (develop) karena keterbatasan waktu. Subjek penelitian terdiri atas sembilan ahli sebagai validator media, materi, dan bahasa, serta lima orang guru dan lima belas anak kelompok B1 sebagai subjek uji kepraktisan. Data dikumpulkan melalui angket validasi dan angket kepraktisan, kemudian dianalisis menggunakan rumus Aiken's V dan analisis persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) rancang bangun produk dikembangkan melalui tahap pendefinisian dan perancangan, menghasilkan media interaktif berbasis Google Sites yang terintegrasi dengan platform Wordwall, memuat lima halaman utama, yaitu Beranda, Tujuan, Petunjuk Permainan, Game, dan Profil, serta permainan Anagram berisi lima belas soal bertema Budaya Bali; (2) validitas produk memperoleh indeks Aiken's V sebesar 0,929 pada aspek media, 0,958 pada aspek materi, dan 0,927 pada aspek bahasa, seluruhnya berkategori sangat tinggi; (3) kepraktisan produk memperoleh persentase 95,11% dari penilaian pendidik dan 93,46% dari penilaian peserta didik, keduanya berkategori sangat praktis. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Permainan Menyusun Huruf Berbantuan Wordwall Tema Budaya Bali layak dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran literasi awal berbasis budaya lokal bagi anak usia dini.
BILINGUAL BALINESE FABLE BOOK SHARING TO PROMOTE EARLY LITERACY AND LOCAL CHARACTER VALUES DEVELOPMENT IN EARLY CHILDHOOD EDUCATION I Putu Yoga Purandina; Luh Putu Artini; Ni Nyoman Padmadewi; Made Hery Santosa
English Review: Journal of English Education Vol. 14 No. 2 (2026)
Publisher : University of Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/englishreview.v14i2.328

Abstract

This study explores how sharing bilingual Balinese fable books in early childhood education settings can support early literacy and help develop important local character values in young children. The research was conducted in four PAUD (early childhood education) schools in the Kediri District of Tabanan, Bali, Indonesia. It involved eight teachers, eight children with their parents, and school principals. The researchers used classroom observations, in-depth interviews, and document analysis of the fable storybooks to collect data.The findings reveal that the book-sharing activity follows four clear stages: preparing the books, sharing them with children, telling the stories interactively, and engaging children in follow-up activities such as singing, playing, and colouring. Five Balinese fable storybooks were used in this program, including Siap Selem, I Lutung teken Kakua, Goat and Tiger, Honest Balinese Starling, and Angsa teken Empas. Through these stories, children were exposed to moral messages about honesty, kindness, responsibility, and creativity. Importantly, the study found that this activity helps instil eight character values in children: friendliness, peace-loving attitudes, hard work, creativity, honesty, respect for achievement, discipline, and tolerance. These values are essential for preserving Balinese cultural identity in the face of globalisation. The use of bilingual books—combining Balinese, Indonesian, and English—also helps children become familiar with multiple languages while staying connected to their local heritage. The study concludes that sharing bilingual Balinese fable books is an effective and meaningful way to promote early literacy and strengthen local character in early childhood education. The researchers recommend that more schools adopt this approach to help young children develop both language skills and strong moral foundations rooted in their own culture.