I Komang Wahyu Wiguna
Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS STRATEGI SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA BERBASIS KONTEKSTUAL PADA MATERI PELUANG DI FASE C SEKOLAH DASAR Made Reni Widiartini; I Putu Suardipa; I Komang Wahyu Wiguna
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 24 No 1 (2026): SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v24i1.1088

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar menempatkan literasi matematika sebagai kompetensi inti, khususnya pada Fase C yang menekankan kemampuan bernalar kritis dalam menghadapi fenomena ketidakpastian melalui elemen Analisis Data dan Peluang. Namun, materi peluang sering dianggap abstrak dan sulit bagi siswa karena sifatnya yang berlawanan dengan intuisi keseharian. Penelitian ini merupakan sebuah Systematic Literature Review (SLR) yang bertujuan untuk menganalisis strategi siswa dalam menyelesaikan masalah matematika berbasis kontekstual pada materi peluang di Fase C sekolah dasar. Berdasarkan tinjauan terhadap berbagai literatur ilmiah, ditemukan bahwa strategi siswa berkembang secara dinamis dari pemahaman intuisi informal menuju aplikasi model matematika formal melalui mediasi masalah realistik.Hasil analisis menunjukkan pola strategi yang konsisten berdasarkan tahapan Polya, di mana mayoritas siswa menunjukkan performa tinggi dalam memahami masalah, namun mengalami penurunan signifikan pada tahap merencanakan (62,5%) dan melaksanakan rencana (45,83%), serta sangat rendah dalam tahap memeriksa kembali (12,5%). Diagnosis melalui Prosedur Newman mengungkap bahwa kesalahan transformasi dan keterampilan proses menjadi rintangan utama bagi siswa berkemampuan sedang dan rendah. Selain itu, ditemukan miskonsepsi yang persisten seperti pertimbangan subjektif dan negative recency yang menghambat penalaran probabilistik siswa. Sebagai solusi pedagogis, implementasi pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) dan Game-Based Learning (GBL) dengan media konkret (seperti ular tangga, dadu, dan koin) terbukti efektif dalam membangun intuisi peluang dan meningkatkan ketuntasan belajar siswa secara signifikan. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya penguatan materi prasyarat numerasi dan penggunaan konteks literasi finansial untuk menjadikan pembelajaran peluang lebih bermakna di tingkat dasar.
PENGEMBANGAN E-LKPD INTERAKTIF BERBANTUAN AUGMENTED REALITY (AR) PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS IV SEKOLAH DASAR Putu Sania Natalia; Komang Trisna Mahartini; I Komang Wahyu Wiguna
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 3 (2026): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i3.24740

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-LKPD interaktif berbantuan Augmented Reality (AR) pada mata pelajaran IPAS materi Indonesiaku Kaya Budaya untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar yang valid dan praktis digunakan dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian terdiri atas ahli media, ahli materi, ahli bahasa, guru, dan peserta didik kelas IV SD di Gugus VII Kecamatan Sukasada. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Instrumen penelitian berupa lembar validasi dan angket kepraktisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-LKPD interaktif berbantuan Augmented Realitymemperoleh persentase validitas sebesar 96% pada ahli media, 93% pada ahli materi, dan 89% pada ahli bahasa dengan kategori sangat valid. Selain itu, hasil uji kepraktisan oleh guru memperoleh persentase sebesar 97% dan oleh peserta didik sebesar 97% dengan kategori sangat praktis. E-LKPD yang dikembangkan memadukan materi keberagaman budaya dengan visualisasi objek tiga dimensi melalui teknologi Augmented Reality sehingga membantu peserta didik memahami materi secara lebih konkret, menarik, dan bermakna. Dengan demikian, E-LKPD interaktif berbantuan Augmented Reality layak digunakan sebagai bahan ajar digital pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar.