Evy Paridawaty Sianturi
Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dari Self-Reliance Ke God-Reliance: Eksegesis Amsal 3:5-6 Terhadap Transformasi Paradigma Orang Percaya Evy Paridawaty Sianturi; Agus Arda Setiawan Telaumbanua
REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen Vol. 4 No. 1 (2026): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69748/jrm.v4i1.733

Abstract

Diskursus modern cenderung mengidealkan otonomi dan kemandirian diri (self-reliance) sebagai kebajikan utama, sehingga berpotensi meminggirkan dimensi transendensi dalam kehidupan etis dan religius. Kitab Amsal 3:5-6 menawarkan narasi tandingan dengan merekonstruksi orientasi hidup manusia dari ketergantungan pada akal budi sendiri menuju kepercayaan penuh kepada Tuhan. Artikel ini bertujuan mengeksplorasi pergeseran paradigmatik tersebut melalui eksegesis teks Ibrani serta relevansinya bagi kekristenan kontemporer. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan analisis gramatikal berdasarkan bahasa ibrani versi Westminster Leningrad Codex. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa struktur imperatif dan larangan dalam teks mengkritik absolutisasi rasio manusia sekaligus menempatkan pengakuan kepada Tuhan dalam totalitas hidup. Kesimpulannya, Amsal 3:5-6 mengartikulasikan epistemologi transformatif dari self-reliance menuju God-reliance yang holistik dan integratif serta relevan bagi spiritualitas serta pembentukan karakter Kristen masa kini.
Potret Loyalitas Musa Kepada Allah Dalam Ulangan 3:23-29 dan Refleksinya Bagi Hamba Tuhan Evy Paridawaty Sianturi; Agus Arda Setiawan Telaumbanua
Jurnal Lentera Nusantara Vol 5, No 2 (2026): Lentera Nusantara: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen - This issue is still o
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kanaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59177/jln.v5i2.548

Abstract

This study is motivated by the phenomenon of declining loyalty and integrity among servants of God in contemporary ministry, which has led to a moral and spiritual crisis. Therefore, this research aims to analyze the portrait of Moses’ loyalty in Deuteronomy 3:23-29 and to reflect on it as a normative model for God’s servants today. The method employed is qualitative, using an exegetical approach to the biblical text of Deuteronomy 3:23-29 combined with a literature review, with the Bible as the primary source supported by various theological works. The findings indicate that Moses’ loyalty is reflected through an intentional relationship with God expressed in prayer, contentment in God’s grace, and a willingness to remain obedient. In conclusion, based on Deuteronomy 3:23-29, the construction of Moses’ loyalty to God serves as a normative model for God’s servants in cultivating loyalty in ministry.AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena kemerosotan loyalitas dan integritas hamba Tuhan dalam pelayanan kontemporer yang berdampak pada krisis moral dan spiritual. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potret loyalitas Musa dalam Ulangan 3:23-29 serta merefleksikannya sebagai model normatif bagi hamba Tuhan masa kini. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan eksegesis teks Alkitab Ulangan 3:23-29 dan studi pustaka, dengan Alkitab sebagai sumber utama yang didukung oleh berbagai literatur teologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa loyalitas Musa tercermin melalui relasi intensional dengan Allah melalui doa, mencukupkan diri atas anugerah Allah, dan kesediaan tetap taat. Kesimpulannya, berlandaskan Ulangan 3:23-29 konstruksi loyalitas Musa kepada Allah menjadi model normatif bagi hamba Tuhan dalam membangun loyalitas didalam pelayanan.