Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Sosialisasi Pengelolaan Limbah Air Cucian Beras Untuk Pertanian Berkelanjutan di desa Suci Lutfi Pramukyana; Moh. Ardani; Dwika Nano Hariyanto; Abdul Jalil; Dinar Ayu P; Fitri Nur A
Jurnal Pengabdian Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Desa Suci masih minim pengetahuan tentang pengelolaan limbah rumah tangga. Terdapat beberapa limbah rumah tangga yang banyak dihasilkan salah satunya adalah air cuciaan beras. Limbah tersebut dapat dimanfaatkan menjadi pupuk organik ramah lingkungan dan hemat biaya sebagai pengganti pupuk kimia. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Suci dalam pengeloaan limbah air cucian beras menjadi pupuk organik cair ramah lingkungan. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini dimulai dengan survei, wawancara, sosialisasi dan demonstrasi pembuatan pupuk organik cair. Hasil yang didapatkan dari kegiatan pengabdian adalah meningkatnya pengetahuan dan kesadaran masysarakat Desa Suci tentang pengelolaan limbah organik serta berkembangnya keterampilan untuk mengelola limbah organik menjadi pupuk organik cair (POC) ramah lingkungan.
Penguatan Legalitas Usaha Pelaku UMKM Desa Sumberjati Lumajang Melalui Pengurusan NIB Abdul Jalil; Azzam Taufiqy Nur Santoso; Diah Ayu Lestari; Handa Aprisco; Dwika Nano Hariyanto; Bagus Tripama; Bejo Suroso
JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Vol 7, No 1 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jiwakerta.v7i1.22636969

Abstract

UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian desa, tetapi seringkali menghadapi kendala terkait legalitas usaha yang dapat membatasi potensi pertumbuhan dan pengembangan mereka salah satunya adalah legalitas usaha. Pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat legalitas usaha pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Sumberjati, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang melalui pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB).Metode Pengabdian yang digunakan adalah studi kasus dengan pengumpulan data melalui wawancara, Survey, dan Penyaringan data. Hasil Pengabdian menunjukkan bahwa pengurusan NIB memiliki peran signifikan dalam penguatan legalitas usaha UMKM di Desa Sumberjati. Pemberian NIB memungkinkan UMKM untuk memperoleh pengakuan resmi dari pemerintah, sehingga meningkatkan kepercayaan pelanggan dan mitra bisnis. Selain itu, NIB juga memberikan akses UMKM ke berbagai fasilitas dan bantuan dari pemerintah, seperti pelatihan dan pendampingan usaha. Pengabdian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami peran pengurusan NIB dalam penguatan legalitas usaha UMKM di tingkat desa serta berhasil menerbitkan NIB empat UMKM. Diharapkan hasil Pengabdian ini dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dan lembaga terkait untuk mengembangkan kebijakan yang mendukung pertumbuhan UMKM di wilayah tersebut.
Dampak Planter Terhadap Efisiensi Sumber Daya Dan Tenaga Kerja Pertanian Abdul Jalil; Agustina Damayanti; M Alief Ramadhan Putra Laksono; Alvan Maulana Azzayni; Dwika Nano Hariyanto
Callus: Journal of Agrotechnology Science Vol. 3 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/callus.v3i4.5463

Abstract

Penggunaan mesin penanam (planter) di sektor pertanian telah menjadi salah satu inovasi teknologi yang mampu meningkatkan efisiensi dalam pemanfaatan sumber daya dan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan mesin penanam terhadap produktivitas lahan, efisiensi tenaga kerja, dan biaya operasional pada sistem pertanian. Metode yang digunakan adalah literature review dengan sumber data dari database Google Scholar, DOAJ, dan GARUDA. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan mesin penanam meningkatkan produktivitas lahan dari 5,2 ton/ha menjadi 6,8 ton/ha (p<0,01), menurunkan kebutuhan tenaga kerja dari 32 menjadi 14 orang/ha (p<0,01), serta menekan biaya operasional dari Rp6,2 juta/ha menjadi Rp4,8 juta/ha (p<0,05). Efisiensi ini terjadi karena proses tanam lebih presisi, penggunaan input lebih hemat, dan pengurangan beban kerja manual. Temuan ini menegaskan bahwa mesin penanam dapat menjadi strategi mekanisasi untuk modernisasi pertanian, yang perlu didukung oleh kebijakan alsintan, pelatihan operator, dan pendampingan teknis berkelanjutan.
Analisis Komposisi dan Dominasi Gulma Berdasarkan Umur Tanaman Padi (Oryza sativa L.) Moh Ardani; Kanthi Hastuti Wulandari; Dwika Nano Hariyanto; Lutfi Pramukyana; Abdul Jalil
Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Eksakta Vol. 5 No. 2 (2026): Maret
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/trilogi.v5i2.1707

Abstract

Keberadaan gulma pada pertanaman padi dapat menurunkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman akibat persaingan dalam memanfaatkan cahaya, air, unsur hara, dan ruang tumbuh. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi komposisi gulma berdasarkan jenis, kelompok gulma, dan kelimpahan individu serta menentukan spesies gulma dominan pada setiap umur tanaman padi. Penelitian dilaksanakan pada Oktober–Desember 2025 di Desa Sumber Langon, Kabupaten Jember, menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan teknik kuadrat 1 m × 1 m pada umur 30, 60, dan 90 hari setelah tanam (HST). Data dianalisis menggunakan parameter kerapatan, frekuensi, dominasi, Indeks Nilai Penting (INP), dan Summed Dominance Ratio (SDR). Hasil penelitian menunjukkan terdapat 10 spesies gulma yang tergolong ke dalam tiga kelompok, yaitu rumput, teki, dan daun lebar. Kelompok gulma daun lebar memiliki jumlah spesies dan individu tertinggi dibandingkan kelompok gulma lainnya. Total individu gulma mengalami penurunan seiring bertambahnya umur tanaman padi, yaitu dari 283 individu pada 30 HST menjadi 139 individu pada 60 HST, dan kembali menurun menjadi 71 individu pada 90 HST. Pada umur 30 HST, gulma yang mendominasi adalah Alternanthera philoxeroides dengan nilai SDR 0,16, diikuti Cyperus rotundus sebesar 0,15 dan Lophatherum gracile sebesar 0,15. Pada umur 60 HST, dominasi tertinggi ditunjukkan oleh Cleome rutidosperma dengan nilai SDR 8,51. Sementara itu, pada umur 90 HST, Alternanthera philoxeroides kembali menjadi gulma dominan dengan nilai SDR 0,20. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pertambahan umur tanaman padi memengaruhi komposisi jenis, kelimpahan individu, serta tingkat dominasi gulma pada lahan sawah