Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI MESJID YANG MAKMUR SEBAGAI SARANA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN Muhammad Rizky Akbar; Muhammad Reza Fadila; Muhammad Rizal Marwan; Fauziyyah Nur Gianti Leksono; Nabila Kusuma Winahyu; Sitrah Zaharani Widya Tuahuns; Waharjani
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 3 No. 5 (2026): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Mei 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v3i5.2048

Abstract

Mesjid merupakan institusi keagamaan yang memiliki peran strategis tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan masyarakat. Namun, dalam praktiknya, fungsi mesjid sering kali masih terbatas pada aktivitas ritual semata. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran mesjid yang makmur sebagai sarana pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan sosial, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur, melalui penelusuran berbagai sumber ilmiah yang relevan dengan fungsi masjid, keterlibatan masyarakat, dan pemberdayaan berbasis mesjid. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi (content analysis). Hasil kajian menunjukkan bahwa kemakmuran mesjid sangat dipengaruhi oleh keterlibatan aktif masyarakat, kepemimpinan takmir yang profesional, pengelolaan keuangan yang transparan, serta optimalisasi fungsi mesjid secara terpadu. Mesjid yang dikelola dengan baik mampu menjadi pusat pendidikan, sosial, ekonomi, dan kesehatan yang berkontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan. Dengan demikian, pemberdayaan masyarakat berbasis masjid yang makmur dapat menjadi alternatif solusi dalam mewujudkan kesejahteraan umat secara berkelanjutan
Remaja Ngawen Berani Lawan Bullying: Psikoedukasi untuk Kesehatan Mental dan Lingkungan Sekolah Aman Muhammad Reza Fadila; Muhammad Rizal Marwan; Givana Firyal Fauziyah; Afni Nurul Izzah Bur; Rudy Yuniawati
Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/kontribusi.v6i2.884

Abstract

Latar Belakang: Bullying merupakan permasalahan psikososial yang berdampak signifikan terhadap kesehatan mental remaja, termasuk peningkatan risiko depresi, kecemasan, dan penarikan diri sosial. Data menunjukkan tingginya prevalensi perundungan pada remaja di Indonesia, sehingga diperlukan upaya preventif berbasis komunitas. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap anti-bullying pada kader Posyandu Remaja wilayah kerja Puskesmas Ngawen 2, Gunungkidul. Metode: Intervensi dilakukan melalui psikoedukasi interaktif menggunakan desain one group pretest-posttest. Sebanyak 29 peserta mengikuti kegiatan, dan 20 peserta dianalisis secara statistik. Instrumen yang digunakan mengukur aspek kognitif dan non-kognitif (sikap). Hasil: Hasil uji Wilcoxon menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan pada aspek kognitif (p=1,000), yang mengindikasikan adanya ceiling effect akibat tingginya pengetahuan awal peserta. Namun, uji Paired Samples t-test menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek sikap (p=0,026), dengan rata-rata skor meningkat dari 48,85 menjadi 52,85. Kesimpulan: Temuan ini menunjukkan bahwa psikoedukasi efektif dalam memperkuat sikap anti-bullying dan kesiapan remaja sebagai agen perubahan di lingkungan sebaya. Program berbasis Posyandu Remaja berpotensi menjadi strategi preventif berkelanjutan dalam mendukung kesehatan mental remaja di tingkat komunitas.