Melda Fadiyah Hidayat
Universitas Negeri Surabaya, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Keterbukaan Informasi Anggaran pada Website Pemerintah Kota Surabaya Faranova Aulia Rizkilah; Claudia Amelia Safitri; Eva Hany Fanida; Melda Fadiyah Hidayat
Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi (Mei)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jmae.v5i1.2408

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterbukaan informasi anggaran pada website Pemerintah Kota Surabaya sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi dokumentasi yang bersumber dari jurnal ilmiah, artikel ilmiah, serta website resmi Pemerintah Kota Surabaya dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Fokus penelitian diarahkan pada ketersediaan informasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Perubahan APBD (P-APBD), dan laporan realisasi anggaran yang dipublikasikan melalui website resmi pemerintah daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Surabaya telah menyediakan informasi anggaran secara terbuka melalui sistem e-budgeting dan portal transparansi anggaran sehingga masyarakat dapat mengakses dokumen perencanaan, pelaksanaan, hingga realisasi anggaran secara lebih mudah dan terstruktur. Keterbukaan informasi tersebut menunjukkan adanya penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah berbasis digital. Selain itu, penyediaan informasi anggaran melalui website pemerintah juga mendukung partisipasi masyarakat dalam melakukan pengawasan terhadap penggunaan anggaran publik. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa kendala seperti penyajian informasi yang belum sepenuhnya sederhana dan mudah dipahami oleh masyarakat umum. Oleh karena itu, peningkatan kualitas penyajian informasi dan pengembangan fitur website pemerintah daerah masih diperlukan agar keterbukaan informasi anggaran dapat berjalan lebih optimal.
Efisiensi Pengeluaran Modal Pemkot Surabaya pada APBD 2025: Studi Kasus Proyek Revitalisasi Jalan dan Taman Fannisa Nabila Shafira; Ziana Zain Ramadhani; Eva Hany Fanida; Melda Fadiyah Hidayat
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 6: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i6.16911

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana pemerintah Kota Surabaya mengelola uang rakyat dalam APBD 2025, terkhusus pada belanja modal untuk proyek revitalisasi Taman dan Jalan. Meski pelaksanaanya di lapangan sangat efisien (mencapai pada angka 96%), didalam penelitihan ini di temukan adanya ketimpangan alokasi. Uang negara masih banyak yang tersedot untuk biaya operasional (pegawai, administrasi, dll.) sebesar 68%, sedangkan yang di gunakan untuk pembangunan fisik hanya 32%. Penelitian ini memberikan rekomendasi agar pemerintahan daerah meningkatkan keseimbangan antar belanja modal dan belanja operasional guna memperkuat kualitas infrastruktur serta pelayanan publik secara berkala atau jangka panjang.
Implementasi Ekonomi Hijau dalam Meningkatkan Koordinasi Keuangan Pusat-Daerah: Studi Kasus Pemerintah Kota Surabaya Rayi Septiana Afifa; Ivana Jolie Firginia; Eva Hany Fanida; Melda Fadiyah Hidayat
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 7: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i7.17082

Abstract

The transition toward a green economy requires strong fiscal synchronization between central and local governments. This study aims to analyze fiscal coordination in supporting green economy policies in Surabaya City during the 2021–2024 period. Employing a descriptive quantitative approach with content analysis of Budget Realization Reports (LRA), this study evaluates the trends of Local Original Revenue (PAD) and Transfer Revenue within the framework of green budgeting. The results indicate that Surabaya City possesses high fiscal independence, with PAD realization consistently averaging above IDR 5 trillion per year, providing the flexibility to independently fund green innovations. Furthermore, the implementation of Law No. 1 of 2022 (HKPD) has proven to strengthen fiscal coordination, where green budgeting serves as a catalyst for Surabaya's economic growth of 5.87%. This study concludes that strengthening regional fiscal capacity is an absolute prerequisite for the sustainability of the low-carbon economic transition at the local level. These findings serve as a vital reference for other regions in optimizing financial instruments to achieve ecological targets.
Analisis Alokasi Anggaran Program Makan Bergizi Gratis dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Nasional Kaymeeloa Vipassana Ramadhani; Ilma Hanifa; Eva Hany Fanida; Melda Fadiyah Hidayat
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 7: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i7.17591

Abstract

Stunting dan permasalahan pemenuhan gizi masih menjadi tantangan berkelanjutan di Indonesia. Di sisi lain, konflik global yang berkepanjangan berpotensi memicu krisis pangan sehingga memperkuat urgensi pemerintah dalam mengambil langkah strategis. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menjadikan ketahanan pangan sebagai agenda nasional melalui implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan kedua, yaitu Zero Hunger. Namun, implementasi program tersebut menimbulkan perdebatan terkait prioritas fiskal akibat indikasi realokasi anggaran yang berpotensi memengaruhi sektor pendidikan dan kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas kebijakan ketahanan pangan dan implementasi Program Makan Bergizi Gratis. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk memahami secara mendalam pelaksanaan kebijakan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berperan dalam menekan angka stunting dan mengurangi beban konsumsi rumah tangga, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi. Akan tetapi program ini, masih menghadapi tantangan pada aspek prioritas anggaran dan keberlanjutan kebijakan. Oleh karena itu, evaluasi kebijakan diperlukan agar program berjalan efektif tanpa mengorbankan sektor pembangunan lainnya.