Asep Sunarko
Universitas Sains Al-Qur’an

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERAN PEMBIASAAN IBADAH SALAT DHUHA DAN SALAT DHUHUR BERJAMAAH DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SISWA DI MTsN 2 WONOSOBO Sela Asyifa Dalila; Asep Sunarko; Ahmad Zuhdi
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7917

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana salat dhuha dan salat dhuhur berjamaah dilaksanakan, mengetahui seberapa disiplin siswa dan menganalisis bagaimana kebiasaan ibadah tersebut berkontribusi pada peningkatan disiplin siswa MTsN 2 Wonosobo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pembiasaan ibadah salat dhuha dan salat dhuhur berjamaah telah dilaksanakan secara rutin sejak tahun 2015 sebagai bagian dari program pembinaan religius madrasah. Melalui kegiatan yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, siswa menjadi lebih terbiasa datang tepat waktu, mematuhi tata tertib, dan mengikuti kegiatan sesuai aturan yang berlaku. Keberhasilan pembiasaan tersebut didukung oleh peran guru, fasilitas yang memadai, serta budaya religius madrasah yang kondusif. Meskipun demikian, masih terdapat hambatan seperti rasa malas, keterlambatan, serta kurangnya kesadaran mandiri sebagian siswa dalam mengikuti kegiatan ibadah.
Self-Regulated Learning dalam Penguatan Hafalan Al-Qur’an Santri PPTQ Baitul Abidin Darussalam Wonosobo Lisa Meliana; Asep Sunarko; Ngatoillah Linnaja
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.8006

Abstract

Keberhasilan menghafal Al-Qur’an tidak bisa hanya mengandalkan bimbingan pengasuh dan ustadzah atau lingkungan pesantren yang baik. Pada akhirnya, kemampuan santri dalam mengatur proses hafalannya sendirilah yang paling menentukan. Di PPTQ Baitul Abidin Darussalam, kenyataan ini terlihat jelas — sebagian santri memiliki hafalan yang kuat dan konsisten, sementara yang lain mudah lupa dan kurang disiplin dalam muraja’ah, terutama mereka yang sekaligus menjalani kuliah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana self-regulated learning diterapkan oleh santri putri, apa saja yang mendukung dan menghambatnya, serta seberapa besar perannya dalam menguatkan hafalan Al-Qur’an di PPTQ Baitul Abidin Darussalam Ngebrak Wonosobo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa santri menerapkan SRL melalui tiga tahap: perencanaan target hafalan, pelaksanaan strategi menghafal, dan evaluasi melalui muraja’ah. Faktor pendukungnya meliputi lingkungan pesantren yang kondusif, sistem setoran yang terstruktur, serta motivasi dari pengasuh dan keluarga. Sedangkan faktor penghambatnya adalah sulitnya membagi waktu antara kuliah dan menghafal, minimnya muraja’ah, dan kelelahan. Santri yang mampu mengelola proses hafalannya secara mandiri melalui keseimbangan antara ziadah dan muraja’ah terbukti memiliki hafalan yang lebih kuat dan tahan lama.
Konsep Khalifah dan Amanah sebagai Landasan Teologis Gerakan Ekologi Islam di MAN 1 Wonosobo Slamet Wahyu Asih; Asep Sunarko; Ahmad Zuhdi
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7796

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep khalifah dan amanah sebagai landasan teologis gerakan ekologi Islam di MAN 1 Wonosobo. Penelitian dilatarbelakangi oleh meningkatnya persoalan lingkungan dalam beberapa tahun terakhir serta pentingnya penguatan kesadaran ekologis melalui pendekatan religius di lingkungan pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Green Islam di MAN 1 Wonosobo dilakukan melalui penanaman kesadaran religius tentang pentingnya menjaga lingkungan, pengintegrasian nilai ekologis dalam proses pembelajaran berbasis ajaran Islam, serta pembentukan perilaku peduli lingkungan melalui pembiasaan dan praktik langsung. Konsep khalifah dan amanah dijadikan dasar dalam membangun pemahaman siswa bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab manusia sebagai hamba dan wakil Allah di bumi. Implementasi nilai-nilai tersebut diwujudkan dalam budaya madrasah melalui kegiatan kebersihan, pengelolaan sampah, penghijauan, dan pengurangan penggunaan plastik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai-nilai Green Islam dalam Knowledge Building Community (KBC) di MAN 1 Wonosobo telah dilaksanakan secara konseptual dan praktis melalui perangkat pembelajaran dan budaya madrasah sehingga mampu membentuk pemahaman serta perilaku ekologis siswa. Dengan demikian, madrasah memiliki peran strategis dalam mengembangkan pendidikan Islam berbasis ekologi sebagai upaya menghadapi krisis lingkungan di era modern.
INOVASI PERMAINAN ENGKLEK DALAM MENINGKATKAN MAHARAH KALAM SISWA KELAS VIII DI SMP AL-MADINA WONOSOBO TAHUN AJARAN 2025/2026 Wulan Annisa Azura; Asep Sunarko; Ngatoillah Linnaja
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7891

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya maharah kalam siswa serta kurangnya penggunaan media pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan dalam pembelajaran bahasa Arab. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan inovasi permainan engklek dalam pembelajaran bahasa Arab, mengetahui perbedaan maharah kalam antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, serta mengetahui efektivitas permainan engklek dalam meningkatkan maharah kalam siswa kelas VIII SMP Al-Madina Wonosobo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian terdiri atas 28 siswa kelas VIII C sebagai kelas eksperimen dan 31 siswa kelas VIII E sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes lisan, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, homogenitas, uji N-Gain, dan uji Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan permainan engklek dilakukan dengan memodifikasi permainan tradisional menjadi media pembelajaran maharah kalam melalui pemberian pertanyaan lisan pada setiap tahap permainan. Hasil uji N-Gain menunjukkan peningkatan maharah kalam pada kelas eksperimen sebesar 0,3610 (kategori sedang), lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,1407 (kategori rendah). Dari hasil uji Independent Sample T-Test menunjukkan perbedaan maharah kalam siswa kelas VIII dengan nilai Thitung sebesar 4,184 lebih besar daripada Ttabel sebesar 2,002 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan demikian, permainan engklek efektif dalam meningkatkan maharah kalam siswa kelas VIII SMP Al-Madina Wonosobo.