Lisa Meliana
Universitas Sains Al-Qur’an

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Nilai-Nilai Multikultural sebagai Pilar Keadilan dan Persatuan di Tengah Keberagaman Lisa Meliana; Amirotul Khalimah; Nurul Mubin
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6350

Abstract

Keberagaman budaya, agama, dan identitas sosial di Indonesia kerap memunculkan gesekan sosial yang secara empiris terlihat dari meningkatnya intoleransi dan polarisasi di ruang publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai multikultural sebagai pilar keadilan dan persatuan dalam konteks masyarakat majemuk. Menggunakan metode studi literatur atas jurnal, buku, dan laporan penelitian terkini, kajian ini mendeskripsikan bagaimana prinsip multikulturalisme diintegrasikan ke dalam praktik sosial, pendidikan, dan kebijakan publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai penghargaan terhadap perbedaan, kesetaraan, empati, dan dialog antarkelompok terbukti memperkuat kohesi sosial serta mencegah konflik berbasis identitas. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa internalisasi nilai multikultural merupakan strategi fundamental untuk membangun keadilan sosial dan memelihara persatuan bangsa. Implikasi kajian menekankan pentingnya penguatan pendidikan multikultural, peningkatan kapasitas kelembagaan, dan pembentukan ruang publik yang inklusif sebagai solusi berkelanjutan dalam menghadapi tantangan keberagaman.
Self-Regulated Learning dalam Penguatan Hafalan Al-Qur’an Santri PPTQ Baitul Abidin Darussalam Wonosobo Lisa Meliana; Asep Sunarko; Ngatoillah Linnaja
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.8006

Abstract

Keberhasilan menghafal Al-Qur’an tidak bisa hanya mengandalkan bimbingan pengasuh dan ustadzah atau lingkungan pesantren yang baik. Pada akhirnya, kemampuan santri dalam mengatur proses hafalannya sendirilah yang paling menentukan. Di PPTQ Baitul Abidin Darussalam, kenyataan ini terlihat jelas — sebagian santri memiliki hafalan yang kuat dan konsisten, sementara yang lain mudah lupa dan kurang disiplin dalam muraja’ah, terutama mereka yang sekaligus menjalani kuliah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana self-regulated learning diterapkan oleh santri putri, apa saja yang mendukung dan menghambatnya, serta seberapa besar perannya dalam menguatkan hafalan Al-Qur’an di PPTQ Baitul Abidin Darussalam Ngebrak Wonosobo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa santri menerapkan SRL melalui tiga tahap: perencanaan target hafalan, pelaksanaan strategi menghafal, dan evaluasi melalui muraja’ah. Faktor pendukungnya meliputi lingkungan pesantren yang kondusif, sistem setoran yang terstruktur, serta motivasi dari pengasuh dan keluarga. Sedangkan faktor penghambatnya adalah sulitnya membagi waktu antara kuliah dan menghafal, minimnya muraja’ah, dan kelelahan. Santri yang mampu mengelola proses hafalannya secara mandiri melalui keseimbangan antara ziadah dan muraja’ah terbukti memiliki hafalan yang lebih kuat dan tahan lama.