Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EVALUASI AKTIVITAS PENYEMBUHAN LUKA BAKAR SALEP POLIHERBAL BERBASIS EKSTRAK ETANOL DAUN MANGGA DAN DAUN JATI PADA MENCIT Rulia Meilina; Sylvi Divana Fitra; Fitra Alvionida; Ellya Siswanti; Yustika Wirda Ningsih; Syafriadi Syafriadi; Ratna Willis
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5952

Abstract

Luka bakar merupakan salah satu bentuk kerusakan jaringan kulit yang disebabkan oleh paparan panas, bahan kimia, maupun radiasi. Penanganan luka bakar memerlukan sediaan topikal yang efektif dalam mempercepat regenerasi jaringan serta mencegah terjadinya infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas penyembuhan luka bakar dari salep poliherbal yang mengandung kombinasi ekstrak etanol daun mangga (Mangifera indica L.) dan daun jati (Tectona grandis L.f.) pada mencit putih (Mus musculus L.). Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan melibatkan 25 ekor mencit putih jantan yang dibagi ke dalam lima kelompok perlakuan. Masing-masing kelompok diberikan sediaan salep dengan variasi konsentrasi ekstrak, yaitu 15%:15%, 30%:15%, dan 45%:20%. Salep gentamisin digunakan sebagai kontrol positif, sedangkan basis salep tanpa ekstrak digunakan sebagai kontrol negatif. Proses penyembuhan luka bakar diamati selama 14 hari. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan uji ANOVA dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa salep kombinasi ekstrak etanol daun mangga dan daun jati memiliki aktivitas yang signifikan dalam mempercepat penyembuhan luka bakar, yang ditandai dengan penurunan luas luka serta percepatan fase regenerasi jaringan kulit. Formula dengan konsentrasi 45% ekstrak daun mangga dan 20% ekstrak daun jati (F3) menunjukkan efektivitas terbaik dibandingkan dengan formula lainnya maupun kontrol positif.