Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Qris pada UMKM dalam Perspektif Ekonomi Syariah (Studi Kasus di Bank Sampah Hidayah Kota Bengkulu) Putri Maryani; Fadillah Nurul Fauziah; Uswatun Hasanah
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 11 No 3 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v11i3.31794

Abstract

The emergence of digital technology in payment systems has encouraged Micro, Small, and Medium Enterprises (UMKM) to switch to cashless payment options, including the introduction of the Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). However, many UMKM, such as Bank Sampah Hidayah located in Bengkulu City, have not yet fully leveraged the benefits of QRIS. This study aims to evaluate the implementation of QRIS in these UMKM through the perspective of Islamic economics. A qualitative approach was used, employing a case study methodology. Data was collected through primary and secondary data namely direct observation and discussions with staff and other parties involved in the daily operations of Bank Sampah Hidayah, as well as the collection of documents from various literature sources, including books, academic journals, and official documents related to QRIS, SMEs, and the principles of Islamic economics. The research findings indicate that QRIS enhances transaction efficiency, simplifies processes, and assists SMEs in maintaining clearer and more efficient financial operations. However, challenges exist, such as limited technological understanding and a societal preference for cash transactions. When evaluated from an Islamic economics perspective, QRIS adheres to the principles of justice and transparency and avoids practices involving riba and gharar, thereby functioning as a legitimate payment method that aligns with the principles of.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Pendampingan Pengembangan Produk Unggulan Bank Sampah Hidayah Kota Bengkulu Putri Maryani; Fadilah Nurul Fauziah; Dimaz Agung Bhagaskara; Arora Yuliani; Rael Mayunja; Arya Gunawan; Rifati; Triana Dian Permata; Muthi’ ‘Adilah Bahril; Yulia Suparti
PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, April 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/publica.v4i2.98

Abstract

Pemberdayaan ekonomi masyarakat merupakan salah satu strategi pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan kapasitas, keterampilan, dan pemanfaatan potensi lokal secara optimal. Bank Sampah Hidayah Kota Bengkulu merupakan lembaga berbasis masyarakat yang tidak hanya berfokus pada pengelolaan sampah, tetapi juga mengembangkan berbagai produk unggulan berbasis ekonomi sirkular dan sumber daya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pendampingan pengembangan produk unggulan serta dampaknya terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat di Bank Sampah Hidayah Kota Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan partisipasi langsung dalam kegiatan pendampingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan mampu meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengolah sampah organik menjadi eco enzyme, EM4, pupuk organik cair, dan pupuk perangsang buah, serta mengolah sampah anorganik menjadi berbagai produk kerajinan seperti keranjang dan tempat penyimpanan gelas air mineral. Selain itu, Bank Sampah Hidayah juga berhasil mengembangkan berbagai produk unggulan berbasis pangan dan herbal seperti madu trigona, jahe merah, kunyit hitam, kunyit putih, serai, minyak sacha inchi, Virgin Coconut Oil (VCO), kacang sacha inchi, beras organik, sirup markisa, minyak sumber waras, kerupuk tulang tenggiri, dan tepung ganyong. Program pendampingan tidak hanya meningkatkan kualitas produk, tetapi juga memperkuat aspek pengemasan, pelabelan, dan pemasaran digital. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengembangan produk unggulan berbasis ekonomi sirkular mampu menciptakan nilai tambah ekonomi, membuka peluang usaha baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mendukung keberlanjutan lingkungan.
Inovasi Produk dan Pemberdayaan Masyarakat sebagai Strategi Pengembangan Kewirausahaan Umkm Berbasis Lingkungan (Studi pada Bank Sampah Hidayah Kota Bengkulu) Putri Maryani; Fadilah Nurul Fauziah; Arora Yuliani; Triana Dian Permata; Dimaz Agung Bhagaskara; Muhammad Zaki Rael Mayunja; Arya Gunawan; Ripati Ripati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10809

Abstract

Kewirausahaan merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan usaha yang kreatif, inovatif, dan berkelanjutan. Permasalahan sampah yang terus meningkat di Indonesia mendorong munculnya model kewirausahaan berbasis lingkungan yang memadukan pengelolaan sampah dengan penciptaan nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar. Salah satu bentuk penerapan kewirausahaan berbasis masyarakat dapat ditemukan pada Bank Sampah Hidayah yang tidak hanya berfokus pada pengelolaan sampah, tetapi juga mengembangkan berbagai produk yang memiliki nilai ekonomi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran inovasi produk dan pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan kewirausahaan UMKM berbasis lingkungan, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang yang dihadapi dalam proses pengembangannya. Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi selama pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa Bank Sampah Hidayah berhasil mengembangkan berbagai produk seperti pupuk organik cair, pupuk perangsang buah, EM4, Eco Enzyme, sirup markisa, serbuk jahe, serbuk kunyit, bawang hitam, dan kerupuk tulang tenggiri. Selain itu, keterlibatan masyarakat, dukungan lembaga pembina, dan pendampingan mahasiswa KKNT turut berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas usaha kelompok, termasuk melalui digitalisasi transaksi dan penguatan label produk. Inovasi produk dan pemberdayaan masyarakat terbukti menjadi strategi yang efektif dalam menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang.