Moh. Buny Andaru Bahy
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Internalizing Character Education Values through the Biography of KH Ahmad Dahlan in Islamic Primary Education Mochammad Nginwanun Likullil Mahamid; Febry Fabian Susanto; Najah Baroud; Moh. Buny Andaru Bahy
Journal of Contemporary Islamic Primary Education Vol 4 No 3 (2026): April: Quality of Basic Education in the Indonesian context
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcipe.v4i3.576

Abstract

This study aims to analyze the internalization of character education values through the biography of KH Ahmad Dahlan in learning processes at the Elementary School/Islamic Elementary School. This research employs a qualitative approach using a library research method, focusing on the analysis of the figure’s biography and its relevance to strengthening character education within the context of contemporary Islamic education. The findings indicate that KH Ahmad Dahlan’s biography embodies several key character values, including religiosity, social awareness, a spirit of reform (tajdid), and rational thinking. These values demonstrate strong relevance for internalization in Islamic elementary school learning processes through various strategies, such as storytelling methods, integration into the Islamic Religious Education curriculum, and habituation in daily school activities. Therefore, the biography of Islamic figures serves not only as a source of historical knowledge but also as an effective medium for shaping students’ character from an early age. This study contributes to the development of a contextual and applicable history-based character education model in Islamic primary education.
Narasi Palestina Pada Media Arab Pasca Perang Gaza: Analisis Wacana Kritis Model Theo Van Leeuwen Muhammad Bachrul Ulum; Moh. Buny Andaru Bahy; Ahmad Sirfi Fatoni
Nady Al-Adab : Jurnal Bahasa Arab Vol. 23 No. 2 (2026): Nady al-Adab
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jna.v23i2.51676

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkap seberapa besar pengurangan porsi narasi Palestina pada media Arab pasca Perang Gaza 2023, yakni pada portal Al-Arabiya yang berada di bawah MBC group Saudi Arabia, dan portal Al-Jazeera yang berpegang pada ideologi Anti Status-Quo otoritas kawasan di Qatar. Menurut data dari Google Trends, Atensi terhadap Palestina pasca Serangan 7 Oktober 2023 justru cenderung menurun, sedangkan Atensi terhadap Gaza justru melonjak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK ) Model Theo Van Leeuwen karena relevansinya dalam mendeteksi bagaimana aktor sosial dan peristiwa ditampilkan (inklusi) atau disembunyikan (eksklusi) dalam teks media yang menjadi tendensi ideologis di balik pemberitaan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah 8 teks berita dengan 4 tema krusial pada momentum penting pasca dimulainya Perang Gaza dengan periode pemberitaan mulai 1 Januari 2024 hingga 31 Desember 2024, pada portal al-Arabiyya dan al-Jazeera. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dari total 10 data eksklusi dan 37 data inklusi, penyembunyian (eksklusi) narasi Palestina lebih banyak dilakukan Al-Arabiya dengan total 7 Data sedangkan Al-Jazeera dengan total 3 data, menunjukkan adanya upaya pengaburan narasi Palestina yang lebih besar pada portal al-Arabiyya. sedangkan penampilan (inklusi) narasi Gaza pada Al-Arabiya penuh dengan Pengaburan, Pembingkaian, dan Pengalihan dengan total 23 Data inklusi bermuatan negatif, sementara Al-Jazeera menampilkan narasi Gaza (inklusi) secara lugas dan terbuka dengan total 14 Data. Kata Kunci: Eksklusi; Gaza; Inklusi; Media; Palestina.