Nelva Rolina
Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Yogyakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Model Habituasi Etika Lingkungan Berbasis Budaya Jawa pada Anak Usia Dini Ike Anggorowati; Nelva Rolina; Prayitno Prayitno; Rusnoto Susanto
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8292

Abstract

Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penanaman karakter peduli lingkungan sejak usia dini, yang tidak cukup hanya pada aspek pengetahuan, tetapi juga perlu diwujudkan dalam perilaku sehari-hari. Nilai-nilai budaya Jawa seperti keselarasan dengan alam, tata krama (unggah-ungguh), serta prinsip hidup rukun dan seimbang menjadi dasar yang relevan dalam membangun etika lingkungan. Mencermati fenomena sosial dewasa ini telah mengalami degradasi moral dan penurunan identitas budaya yang disebabkan oleh derasnya arus digitalisasi pada anak usia dini menjadi fokus penelitian ini. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dan melakukan konstruksi perilaku sebagai upaya pembentukan kebiasaan etika lingkungan pada anak usia dini melalui pendekatan yang berlandaskan budaya Jawa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi dalam konteks pembelajaran pendidikan anak usia dini. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pembiasaan etika lingkungan dapat berkembang secara optimal melalui pengintegrasian nilai budaya Jawa dalam aktivitas rutin, keteladanan pendidik, pemanfaatan simbol dan cerita lokal, serta praktik nyata seperti menjaga kebersihan, merawat tanaman, dan menggunakan sumber daya secara bijak. Proses pembiasaan berkontribusi positif terhadap proses kognisi, afeksi, dan psikomotorik siswa melalui model keteladanan guru dengan sikap asah, asih, dan asuh. Kata kunci: pembiasaan etika lingkungan, budaya Jawa, anak usia dini, pendidikan karakter.
Media Loose Parts Cangkang Kerang dalam Menstimulus Kemampuan Berpikir Logis Anak Usia 5-6 Tahun Veronika Iryouw; Nelva Rolina; Prayitno Prayitno
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7118

Abstract

Berpikir logis merupakan aspek penting dalam perkembangan kognitif anak, namun pada usia 5–6 tahun, kemampuan ini umumnya masih tergolong rendah. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan berpikir logis anak melalui media cangkang kerang. Kegiatan penelitian dilakukan di PAUD Sesur dan PAUD Mahikay, dengan melibatkan 16 anak dan 4 guru sebagai subjek. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang dianalisis melalui proses reduksi, penyajian hingga penarikan kesimpulan. Aspek yang diteliti mencakup kemampuan mengelompokkan, membedakan warna, bentuk, dan jenis, menghitung, membentuk pola, menyusun berdasarkan ukuran, serta mengenal angka dan huruf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Loose Parts dari cangkang kerang efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis anak usia 5–6 tahun. Temuan baru mengungkapkan bahwa cangkang kerang raksasa dan patahan landak laut raksasa (insur), yang dikenal secara lokal di Biak, dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang aman, menarik, dan efektif di wilayah pesisir Papua.   
Pengaruh Media Clay dan Magic Sand terhadap Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Anak Usai 4-5 Tahun Seniwati Seniwati; Nelva Rolina
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1650

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk: 1) mengetahui adanya pengaruh penggunaan media clay terhadap kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia 4-5 tahun; 2) mengetahui adanya pengaruh penggunaan media magic sand terhadap kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia 4-5 tahun; dan 3) mengetahui adanya perbedaan yang signifikan dalam pengaruh penggunaan media clay dan media magic sand terhadap kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment, desain yang diterapkan adalah two group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 30 anak TK ABA Perumnas Condongcatur yang dibagi dalam dua kelompok perlakuan. Data dikumpulkan melalui observasi dan dianalisis menggunakan uji paired sample t-test dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh dalam penggunaan media clay terhadap kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia 4-5 tahun. (2) terdapat pengaruh dalam penggunaan media Magic sand terhadap kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia 4-5 tahun. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signnifikansi sebesar 0,000 < 0,05. (3) terdapat perbedaan signifikan antara kedua media, dengan rata-rata peningkatan skor lebih tinggi pada kelompok clay. Dengan demikian, media clay memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan magic sand.